DADAPAYU, LINGKAR.NEWS – Pemerintah Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, mulai mempercepat tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan (RKPKal) Tahun 2027. Dalam rapat koordinasi yang digelar Jumat (28/8/2026), tim penyusun didorong untuk tidak sekadar menyusun daftar kegiatan, melainkan menentukan skala prioritas pembangunan yang mampu menjawab persoalan mendasar masyarakat di tengah keterbatasan fiskal.
Rapat koordinasi yang melibatkan Pemerintah Kalurahan, Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal), serta pendamping desa ini bertujuan menyiapkan materi Musyawarah Kalurahan (Muskal) terkait review RPJMKal 2022–2027 dan penyusunan RKPKal 2027. Fokus utama pembahasan mencakup sinkronisasi kebijakan nasional, program prioritas Gubernur DIY, hingga RPJMD Kabupaten Gunungkidul.
Lurah Dadapayu, Nanang Arianja, S.Pd., menyatakan bahwa persiapan materi yang matang sangat krusial agar pembahasan dalam Muskal nantinya lebih terarah. Senada dengan hal tersebut, Carik Dadapayu, Prihantoro, SH, menambahkan bahwa perubahan RPJMKal menjadi sebuah keharusan menyusul adanya penyesuaian masa jabatan Lurah menjadi delapan tahun.
Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Gunungkidul, Slamet, S.Pd., SH, menekankan pentingnya mengubah paradigma perencanaan pembangunan. Menurutnya, perencanaan harus berangkat dari identifikasi masalah, bukan sekadar daftar usulan.
“Kita tidak sedang sekadar membicarakan daftar kegiatan. Yang jauh lebih penting adalah membicarakan masalah apa yang harus diselesaikan, siapa yang harus dilindungi, dan perubahan apa yang ingin diwujudkan. Keterbatasan anggaran bukan berarti kita berhenti membangun, justru harus mendorong kita lebih cermat dalam menentukan prioritas,” tegas Slamet dalam arahannya.
Slamet juga mengingatkan agar setiap usulan kegiatan diuji berdasarkan tingkat urgensi, manfaat, sasaran, serta keberlanjutannya. Hal ini penting agar anggaran yang terbatas tidak tersebar ke terlalu banyak kegiatan yang justru membuat manfaatnya tidak terasa secara nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Bamuskal Dadapayu, Wagiman, mendesak agar seluruh tahapan perencanaan segera dikejar mengingat adanya keterlambatan waktu. Pihaknya menekankan perlunya pembagian tugas yang efektif di internal Bamuskal agar materi perencanaan dapat segera disempurnakan.
“Kita harus segera menyelesaikan tahapan ini karena waktunya sudah ketinggalan cukup jauh. Kegiatan yang direncanakan juga harus disesuaikan dengan pagu yang tersedia saat ini, sehingga apa yang ditetapkan benar-benar dapat dilaksanakan,” ujar Wagiman.
Adapun dalam proyeksi anggaran, tim penyusun mencermati pagu sementara yang mencakup Dana Desa, BHPR, dan ADD. Dengan kondisi fiskal yang terbatas, Pemerintah Kalurahan Dadapayu berkomitmen untuk memastikan setiap rupiah yang dialokasikan memberikan dampak maksimal bagi kesejahteraan warga.
Penulis : Slamet Nursanto / TAPM Kabupaten Gunungkidul – Lokasi : (Kalurahan Dadapayu, Semanu, Gunungkidul)












