LOMBOK TENGAH, LINGKAR.NEWS – Anggota Komisi IX DPR RI, H. Muhammad Muazim Akbar, S.IP., bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Desa Leneng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (16/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Futsal Calsio tersebut bertujuan untuk memperkuat edukasi mengenai pentingnya membangun keluarga sehat dan berkualitas sebagai fondasi utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Dalam paparannya, Muazim Akbar menekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kualitas keluarga di tingkat akar rumput. Ia menegaskan bahwa program Bangga Kencana kini tidak lagi sekadar berfokus pada pembatasan jumlah anak, melainkan pada perencanaan matang terkait pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan gizi anak. Menurutnya, keluarga berkualitas adalah kunci utama dalam menekan angka stunting dan menciptakan generasi yang cerdas serta berkarakter.
“Keluarga berkualitas adalah kunci Indonesia maju. Cegah pernikahan dini, cegah stunting, siapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Yang ditekankan sekarang bukan hanya jumlah anak, tapi perencanaannya. Apakah kita mampu memberikan pendidikan dan makanan bergizi bagi anak-anak kita? Itu yang jadi pertimbangan utama,” ujar Muazim Akbar di hadapan para peserta sosialisasi.
Selain aspek gizi, Muazim juga menyoroti urgensi pencegahan pernikahan dini yang masih menjadi persoalan krusial di wilayah Nusa Tenggara Barat, khususnya di Lombok Tengah. Ia mengimbau masyarakat agar mematuhi batas usia ideal pernikahan, yakni minimal 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki. Hal ini sejalan dengan pernyataan Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Dr. Lalu Makripuddin, M.Si., yang hadir dalam kesempatan tersebut. Makripuddin menjelaskan bahwa pernikahan usia muda memiliki risiko tinggi terhadap komplikasi kehamilan dan menjadi salah satu faktor dominan penyebab lahirnya generasi stunting.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala DP3AP2KB Kabupaten Lombok Tengah, Kusriadi, S.KM., M.Si., serta Camat Praya, Lalu Balya Wiranegara, S.STP., M.AP. Dalam sambutannya, Lalu Balya mengapresiasi kehadiran Muazim Akbar yang dinilai sangat responsif dalam menyerap aspirasi masyarakat terkait isu kependudukan. Selain edukasi Bangga Kencana, BKKBN juga memperkenalkan sejumlah program inovatif seperti Tamasya, Genting, dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) sebagai langkah konkret percepatan peningkatan kualitas keluarga di daerah.
Penulis : Riyan / Relawan – Lokasi : (Desa Leneng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah)












