BLORA, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melalui Dinas Pendidikan resmi menggelar Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) SMP Tingkat Kabupaten Blora Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.
Ajang tahunan ini menjadi wadah pembinaan karakter sekaligus seleksi menuju tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Bupati Blora Arief Rohman secara resmi membuka kegiatan yang diikuti oleh 840 siswa dari 106 SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Blora tersebut. Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Arief menegaskan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan akademik dan penguatan keimanan di era digital.
“Anak-anak Blora harus menjadi generasi yang melek teknologi, tetapi tidak kehilangan jati diri. Cerdas secara akademik, tetapi juga kuat iman dan akhlaknya,” tegas Gus Arief.
Sinergi dengan Program Sekolah Sisan Ngaji (SSN)
Bupati menyampaikan bahwa semangat penyelenggaraan MAPSI sangat sejalan dengan Program Sekolah Sisan Ngaji (SSN) yang terus digalakkan Pemkab Blora. Melalui kolaborasi ini, pendidikan di Blora diarahkan tidak hanya pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga pembentukan etika, karakter, dan kepedulian sosial.
Keberhasilan program unggulan ini bahkan menarik perhatian di tingkat regional. Saat ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora tengah mengajukan draf nota kesepahaman (MoU) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora.
Langkah ini dilakukan untuk memperluas penerapan Program SSN ke jenjang SMA dan Madrasah Aliyah (MA). Jika disetujui, Kabupaten Blora bakal menjadi pilot project (daerah percontohan) penerapan SSN tingkat SMA di Jawa Tengah.
“Alhamdulillah, Program Sekolah Sisan Ngaji mendapat respons positif. Ke depan, kerja sama ini diperluas ke jenjang SMA dan MA agar penguatan karakter berbasis keagamaan menjangkau lebih banyak siswa,” tambah Bupati.

Ajang Seleksi Menuju MAPSI Tingkat Jawa Tengah
Sementara itu, Ketua Penyelenggara MAPSI SMP Kabupaten Blora 2026, Sunaryo, menjelaskan bahwa ajang ini mempertandingkan 13 cabang lomba—baik perorangan maupun beregu—mulai dari Cerdas Cermat Islam (CCI), pidato, tilawatil Qur’an, tahfiz, kaligrafi, hingga rebana.
Para peraih juara pertama dari masing-masing cabang otomatis akan menjadi kontingen resmi Kabupaten Blora pada MAPSI Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Semarang pada 13–15 November 2026 mendatang.
Melalui penyelenggaraan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora berkomitmen untuk terus membina potensi peserta didik sekaligus mempertahankan tradisi prestasi Blora di tingkat provinsi.
(Adv/Lingkar.news)












