BLORA, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mendorong sinergi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi desa untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan dana ketahanan pangan secara produktif.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Blora, Yayuk Widrati, menjelaskan minimal 20 persen anggaran ketahanan pangan dalam APBDes Perubahan dialokasikan sebagai penyertaan modal BUMDes.
“Dana ini dapat diakses pada tahap kedua penyaluran Dana Desa setelah APBDes disahkan,” ujar Yayuk.
Salah satu contohnya di Kecamatan Banjarejo, ketika BUMDes mengembangkan peternakan ayam petelur. Usaha ini membantu meningkatkan pendapatan warga, membuka lapangan kerja, serta memasok telur untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Yayuk mendorong BUMDes dan koperasi untuk saling melengkapi dalam memperluas akses modal terjangkau dan mengurangi ketergantungan pada rentenir.
(Adv/Lingkar.news)













