DEMAK, Lingkar.news – Sekelompok ibu-ibu yang tergabung dalam komunitas Bank Sampah Krajan Makmur, Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak menginisiasi program pemberdayaan ekonomi produktif melalui Pasar Ngabei.
Pasar Ngabei tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui berjualan makanan maupun jajanan tradisional, melainkan juga mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga lingkungan.
Hal itu sebagaimana slogan Belanja Asik Tanpa Sampah Plastik. Komunitas Bank Sampah Krajan Makmur memberlakukan alat transaksi berupa koin kertas. Pengunjung yang ingin belanja di Pasar Ngabei harus menukarkan uang belanja dengan koin yang disediakan.
Pasar Ngabei yang berlokasi di Dukuh Krajan RT 03 RW O4 Desa Jogoloyo Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak telah dibuka secara resmi dan direncanakan buka sebulan sekali pada pekan pertama.
Selain menyuguhkan suasana pasar zaman dahulu, Pasar Ngabei juga bisa menjadi lokasi mencari hiburan sekaligus edukasi wisata bagi pengunjung atau wisatawan yang datang.
Masnu’ah, salah satu penggagas program Pasar Ngabei berharap dengan hadirnya Pasar Ngabei ini dapat menjadi daya tarik wisata yang dapat menarik pengunjung atau wisatawan lokal maupun luar daerah.
“Kedepan harapannya Pasar Ngabei ini bisa menjadi lebih besar, lebih berkembang dan bisa menarik wisatawan dari luar kota,” ungkapnya.
Pihaknya akan memanfaatkan media sosial untuk mengenalkan Pasar Ngabei kepada masyarakat, sekaligus mempromosikan program dan potensinya.
“Kita akan promosikan melalui media sosial dan tadi sudah ada dukungan dari Pemdes nantinya akan dikasih tempat yang lebih strategis, fasilitas yang lebih memadai. Sehingga program-program atau tawaran-tawaran yang menjadi program kerja Pasar Ngabei yang menjual itu bisa berjalan semuanya,” bebernya.
Sensasi Petik Jambu Kristal di Jerukgulung Demak, Gratis Mencicipi Sepuasnya
Pasar Ngabei juga memfasilitasi ruang edukasi lingkungan untuk anak-anak sampai dewasa, dari sekolah-sekolah dan lintas komunitas melalui paket-paket yang ditawarkan yakni senam sehat, edukasi lingkungan dan edukasi dolanan tradisional.
“Selain menjual jajanan seperti hari ini, paket edukasi yang ditawarkan ada tiga program. Pertama senam sehat, yang dimana per orang daftar Rp10 ribu dan bonusnya mendapat koin senilai Rp5 ribu, tetap mengikuti senam dan koinnya bisa buat jajan di Pasar Ngabei,”
Kedua, paket edukasi lingkungan. Setiap anak maupun orang dewasa akan belajar membuat pupuk organik, menanam, dan sebagainya.
“Sudah ada salah satu lembaga pendidikan yang mana pada bulan November nanti akan mengambil paket edukasi lingkungan untuk membawa anak-anak TK belajar, nanam, dan berhak dibawa pulang dan lain-lain,” terangnya.
“Program ketiga, edukasi dolanan tradisional. Kami bekerjasama dengan teman-teman Dolanan Lali Gajet (Dolajet) yang ditawarkan setiap anak atau orang dewasa bisa bermain permainan tradisional dan memilih praktik membuat permainan tradisional. Seperti wayang dari daun ketela, dari blarak dan lain sebagainya,” terangnya. (Lingkar Network | M. Burhanuddin Aslam – Lingkar.news)













