REMBANG, Lingkar.news – SMP Negeri 2 Rembang menghadirkan inovasi dalam membangun Musala Darul Ilmi tanpa membebani orang tua siswa melalui iuran komite. Pembangunan sarana ibadah tersebut terwujud berkat kolaborasi jaringan alumni dan dukungan para dermawan.
Musala Darul Ilmi diresmikan langsung oleh Bupati Rembang H. Harno S.E. pada Jumat (10/7/2026). Ia mengapresiasi langkah sekolah yang dinilai mampu menghadirkan fasilitas representatif bagi sekitar 900 siswa melalui skema gotong royong.
Menurut Harno, kerja sama antara sekolah, komite, alumni, dan pihak ketiga menjadi contoh inovasi dalam mengatasi keterbatasan anggaran tanpa menambah beban masyarakat.
“Ini sebuah inovasi yang luar biasa. Pihak sekolah dan komite mampu menggandeng pihak ketiga atau alumni dalam melengkapi sarana sekolah tanpa harus menarik iuran komite,” ujar Harno.
Bupati Rembang juga berharap pola kolaborasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kabupaten Rembang dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan.
“Terima kasih Pak Kepala Sekolah. Semoga skema gotong royong seperti ini bisa menjadi contoh dan ditiru oleh sekolah-sekolah lainnya di Kabupaten Rembang,” katanya.

Kepala SMP Negeri 2 Rembang Wiyono, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada para alumni, guru dan tenaga kependidikan (GTK), serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Musala Darul Ilmi.
Ia berharap fasilitas ibadah tersebut dapat menjadi ruang pembentukan karakter religius siswa, sehingga mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang kuat.
Wiyono juga menyampaikan doa agar kontribusi seluruh pihak dalam pembangunan musala menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Peresmian Musala Darul Ilmi berlangsung khidmat dan ditutup dengan tausiyah oleh ulama kharismatik KH Sarofuddin Ismail Qoimas. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pentingnya memakmurkan tempat ibadah serta menjaga nilai-nilai kebersamaan.
Jurnalis: Hms
Editor: Basuki













