DEMAK, Lingkar.news – Sebagai salah satu destinasi pariwisata yang kaya dengan berbagai potensi lokal, Desa Wisata Citra Pesona yang dikelola Desa Mranak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak tidak hanya menyuguhkan tempat rekreasi keluarga, tetapi juga memberikan edukasi bagi pengunjungnya.
Desa wisata Mranak memiliki berbagai potensi lokal mulai dari wisata batik, agro, kuliner, seni budaya, wisata kreatif, dan religi.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdakwis) Desa Wisata Citra Pesona Mranak, Eko Ngudi Utomo, menerangkan salah satu daya tarik di desa wisata yang ia kelola yakni wisata petik jambu delima.
“Untuk potensi lokal Desa Wisata Citra Pesona Mranak itu utamanya adalah petik jambu delima. Jadi nanti kami akan tunjukkan di suatu perkebunan jambu, nanti tamu atau wisatawan bisa memetik jambu sendiri, langsung dimakan boleh ataupun dibawa pulang dan disesuaikan per kilonya,” terang Eko.
Dinparta Demak Kenalkan Lebih Banyak Potensi Daerah Lewat Paket Wisata
Selain wisata agro, Desa Wisata Mranak juga menyuguhkan edukasi seni dan kreatif lewat kegiatan membatik dan melukis. Pengunjung bisa merasakan dan praktik langsung bagaimana membuat batik dan melukis dengan baik.
“Di sini ada batik tulis asli, cap, collet, kemudian juga ada kesenian lukis,” ujarnya.
Tak hanya didukung dengan berbagai jenis wisatanya, di Desa Mranak juga didukung dengan berbagai produk usaha mikro kecil menengah asli buatan warga setempat.
“Kami juga punya usaha UMKM, ada pembuatan jamu kunir asem, beras kencur, jamu coro, dan nantinya wisatawan diajak membuat jamu ataupun produk itu juga bisa dijadikan oleh-oleh,” terangnya.
Kreatif, Pokdarwis Desa Wisata Bedono Demak Olah Mangrove Jadi Produk Pangan
Eko mengungkapkan bahwa Desa Wisata Citra Pesona Mranak memang dikemas sebagai pariwisata yang tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga mendidik.
“Jadi desa wisata kami bukan merupakan tempat hiburan, tapi merukan desa wisata bersifat edukasi. Kami memberikan sebuah pendidikan tentang bagaimana cara membuat jamu, roti, kemudian bagaimana melukis, membatik dan potensi lain di desa kami. Jadi desa wisata kami itu untuk edukasi dan UMKM,” jelasnya.
Dia menyebut sasaran pengunjung di Desa Mranak yakni pelajar usia PAUD hingga SMP
“Bagi anak-anak pelajar, karena di sini namanya edukasi jadi sasaranya itu untuk adek-adek PAUD, SD dan SMP,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala Desa Mranak, Purwidi, mengatakan bahwa Desa Mranak telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pariwisata pada akhir tahun 2023.
“Desember kemarin baru mendapatkan SK Desa Wisata. Kategorinya berkembang. Memang di sini sebagai pertanian padi dan ada perkebunan jambu dan juga nanti ada inovasinya perikanan, berkeliling desa yang mengalir,” ujarnya. (Lingkar Network | M. Burhanuddin Aslam – Lingkar.news)











