KENDAL, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal terus berupaya mencari solusi jangka panjang untuk menangani banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir, salah satunya Desa Kartika Jaya, Kecamatan Patebon.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyatakan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) dan pemerintah pusat untuk menangani rob yang menggenangi sejumlah wilayah pesisir di kabupaten setempat.
“Terkait dengan penanganan rob, karena kami tidak bisa melakukan penanganan sendiri, kami akan selalu koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan juga pemerintah pusat,” kata Bupati Kendal yang akrab disapa Tika usai menyalurkan bantuan beras kepada warga terdampak rob di Desa Kartika Jaya pada Selasa, 1 Juli 2025.
Dalam kegiatan tersebut, Tika menyerahkan bantuan beras masing-masing 10 kilogram kepada 239 warga. Menurutnya, bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Tika juga menjelaskan bahwa awalnya jumlah penerima bantuan yang diusulkan oleh Kepala Desa Kartika Jaya hanya 100 orang. Namun, jumlahnya ditingkatkan menjadi 239 penerima.
“Awalnya usulan Pak Kades itu cuma 100, namun saya pikir itu terlalu sedikit, akhirnya ditambah lagi jadi total 239 penerima,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kartika Jaya, Budi Hartono, mengungkapkan bahwa rob sudah melanda desanya sejak Januari 2025 dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 60 sentimeter. Bahkan, banjir rob sampai masuk ke dalam rumah warga.
“Paling besar kemarin tanggal 21 Mei 2025, kalau saat ini naik tapi hanya sedikit. Dan waktu air naiknya itu tidak menentu, kadang itu siang hari kadang juga malam hari,” jelasnya.
Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemkab Kendal dan berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan warga beban warga yang terdampak rob.
Jurnalis: Arvian Maulana
Editor: Rosyid












