PATI, Lingkar.news – Alih-alih bekerja ke luar daerah, Bupati Pati Sudewo mengajak warganya untuk membangun desanya masing-masing. Hal itu ia sampaikan mengingat banyaknya warga Kabupaten Pati yang pergi ke luar daerah bahkan luar negeri untuk mencari pekerjaan.
“Pemudik yang baru datang ke Kabupaten Pati, sekiranya bisa bekerja di desanya masing-masing, bisa bekerja di Kabupaten Pati,” ucap Sudewo baru-baru ini
Sudewo mengajak masyarakat untuk bekerja atau menciptakan lapangan kerja di tanah kelahiran sendiri. Dengan cara itu, masyarakat turut berkontribusi dalam membangun Kabupaten Pati.
“Alangkah lebih baik tetap tinggal di Kabupaten Pati, tidak perlu kembali ke tempat perantauannya lagi. Tetapi kalau memang di tempat perantauan sudah ada pekerjaan yang mapan, silahkan kembali,” paparnya.
Dengan syarat, lanjut dia, tidak membawa teman ataupun sanak saudara ke luar kota. Terlebih jika mereka tidak mempunyai skill yang bisa diandalkan untuk bekerja di luar kota.
“Tapi tidak usah membawa temannya, tidak usah membawa keluarganya. Biar teman dan keluarganya tetap di Pati, membangun desanya, membangun Kabupaten Pati,” tandasnya.
Bupati Sudewo juga mengajak para pemudik untuk mengunjungi wisata yang ada di Bumi Mina Tani. Selain mengunjungi destinasi wisata, ia juga menganjurkan pemudik untuk menikmati berbagai kuliner khas Kabupaten Pati.
“Semasa pemudik ada di wilayah Kabupaten Pati, nikmati suasana liburan ini. Di tempat-tempat wisata Kabupaten Pati, di kuliner-kuliner Kabupaten Pati jaga situasi aman, rukun tentram,” ucapnya.
Terpisah, Kepala Bidang Destinasi Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati, Dwi Prasetyo telah menyediakan puluhan destinasi wisata untuk para pemudik yang datang ke Pati.
“22 Desa Wisata tetap mempersiapkan di momen libur Idul fitri, karena seperti tahun-tahun kemarin kita harus menyiapkan objek wisata yang berada di Kabupaten Pati untuk pengunjung, pemudik, keluarga yang pulang dari merantau,” kata dia.
Menurutnya, beberapa destinasi wisata unggulan yang bisa dikunjungi para pemudik diantaranya wisata mangrove yang ada di Tluwuk, pantai di Kertomulyo, Gua Wareh dan Larangan di Kayen serta destinasi wisata lainnya.
“Pegunungan berada di Golapongge, di Bageng juga dataran tinggi, susur sungai mulai dari Tunggulsari, Sambiroto, Kertomulyo dan Tluwuk. Terus Gua, ada Gua Larangan, Goa Wareh,” pungkasnya
Lebih lanjut, dirinya memprediksi bahwa jumlah wisatawan di Kabupaten Pati saat momen lebaran akan mengalami kenaikan. Meskipun, tidak sebanyak di tempat wisata yang ada di Kabupaten Rembang. “Biasanya pada tahun yang lalu 2024 biasa-biasa saja pengunjungnya, tidak spektakuler yang wisata di sebelah kita seperti di Rembang, Pantai Karang Jahe,” tandasnya. (tyo / Lingkar.news)













