• Top News
  • Kabar Desa
  • Peta Situs
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Jurnalisme
  • Redaksi
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
  • Register
LINGKAR.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
LINGKAR.news
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
No Result
View All Result
LINGKAR.news

Beranda | Sosial

Pelindungan PMI Berbasis Komunitas, Desa Sidaurip Jadi Contoh

by Anita Nawang
15-Jul-2026 17:34
in Sosial, News
Kolaborasi Pemerintah Desa Sidaurip dengan KP2MI untuk pelindungan PMI. (Red – Lingkar.news)

Kolaborasi Pemerintah Desa Sidaurip dengan KP2MI untuk pelindungan PMI. (Red – Lingkar.news)

255
VIEWS
WhatsappFacebookTwitter

JAKARTA, Lingkar.news – Upaya memperkuat pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tidak hanya dilakukan melalui kebijakan di tingkat nasional, tetapi juga diwujudkan hingga ke desa melalui pendekatan berbasis komunitas.

Desa Sidaurip Jadi Contoh Penguatan Pelindungan PMI Berbasis Komunitas

Implementasi Program Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Berbasis Komunitas (P2MI-BK) yang dilaksanakan bersama Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) menunjukkan berbagai praktik baik (best practice) yang berhasil membangun sistem pelindungan yang lebih dekat dengan masyarakat, melibatkan pemerintah desa, keluarga PMI, tokoh masyarakat, hingga para purna PMI, salah satunya adalah Desa Sidaurip.

Program tersebut telah menjangkau 52 desa di 10 kabupaten pada 7 provinsi, yaitu Lampung Timur, Majalengka, Kendal, Cilacap, Kebumen, Gresik, Donggala, Lombok Timur, Kupang, dan Flores Timur.

KP2MI memperkuat ekosistem migrasi aman dan mencegah TPPO melalui Shelter PMI, program SMK Go Global, serta kolaborasi dengan gereja dan masyarakat.

KP2MI Perkuat Ekosistem Migrasi Aman: Cegah TPPO lewat Shelter PMI dan SMK Go Global

17 Oktober 2026
Ketibaan 140 PMI deportasi di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan.

BP3MI Kaltara Fasilitasi Pemulangan 140 Pekerja Migran Indonesia Deportasi dari Malaysia

17 Oktober 2026

Pendekatan yang dikembangkan tidak hanya berfokus pada pencegahan migrasi nonprosedural, tetapi juga membangun tata kelola pelindungan, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan kapasitas masyarakat desa.

Salah satu praktik baik yang menonjol adalah keberhasilan mendorong lahirnya regulasi di tingkat desa.

Hingga saat ini, 52 desa telah membentuk Satgas Desa Migran Emas (Demimas) melalui Surat Keputusan Kepala Desa, sementara 44 desa telah memiliki Peraturan Desa (Perdes) tentang Pelindungan PMI dan delapan desa lainnya masih dalam proses advokasi.

Kehadiran regulasi tersebut menjadi fondasi penting agar pelindungan PMI memiliki kepastian, keberlanjutan, dan menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan desa.

Program ini juga memperlihatkan kekuatan kolaborasi lintas sektor melalui pembentukan Multi-Stakeholder Forum (MSF) di tingkat kabupaten maupun desa.

Forum tersebut mempertemukan pemerintah daerah, pemerintah desa, perguruan tinggi, organisasi masyarakat sipil, BP3MI, Disnaker, tokoh agama, hingga komunitas PMI untuk menyusun langkah bersama dalam pelindungan pekerja migran. Model ini membuktikan bahwa isu pelindungan PMI merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Desa Sidaurip Berhasil Dampingi Keluarga PMI

Penguatan kapasitas masyarakat menjadi praktik baik berikutnya. Lebih dari 2.000 peserta telah mengikuti berbagai pelatihan, mulai dari migrasi aman berbasis desa, pelatihan konselor sebaya dan pengasuhan anak PMI, hingga pelatihan keterampilan usaha mikro bagi purna PMI.

Pelatihan tersebut tidak berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi dilanjutkan dengan aktivasi layanan psikososial, pendampingan usaha, serta sosialisasi migrasi aman yang dilaksanakan secara mandiri oleh desa.

Praktik baik juga terlihat dari kiprah Satgas Demimas dalam menangani persoalan nyata di lapangan. Di Desa Sidaurip, Kabupaten Cilacap, misalnya, Satgas bersama pemerintah desa

berhasil melakukan pendampingan terhadap keluarga PMI yang kehilangan kontak selama enam tahun. Berawal dari pengaduan masyarakat, Satgas melakukan koordinasi dengan P4MI dan membantu proses penelusuran keberadaan PMI tersebut.

Pada saat yang sama, desa juga menginisiasi pemutakhiran data PMI sebagai basis deteksi dini migrasi nonprosedural, penanganan kasus, serta penyusunan program pemberdayaan yang lebih tepat sasaran.

Best practice lainnya adalah bagaimana hasil pelatihan mampu melahirkan aksi nyata di masyarakat. Di Desa Sidaurip, kader PKK dan Posyandu yang mengikuti pelatihan konselor sebaya mulai mendampingi anak-anak PMI melalui kegiatan belajar bersama.

Selain itu, kelompok usaha purna PMI yang sebelumnya tidak aktif berhasil direvitalisasi melalui pendampingan usaha mikro hingga kembali memproduksi makanan dan camilan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

Pendataan terhadap 458 PMI aktif di desa tersebut juga menjadi contoh bagaimana data desa dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pelindungan sekaligus pemberdayaan ekonomi keluarga PMI.

Direktur Jenderal Pemberdayaan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia menegaskan bahwa praktik-praktik baik tersebut menunjukkan pelindungan PMI akan lebih efektif ketika masyarakat menjadi bagian dari solusi.

“Pelindungan pekerja migran tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah pusat. Ketika desa memiliki regulasi, masyarakat terlibat, Satgas aktif, dan seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama, maka pelindungan menjadi lebih cepat, lebih dekat, dan lebih berkelanjutan. Model seperti inilah yang perlu terus direplikasi sebagai bagian dari penguatan tata kelola migrasi yang aman dan bermartabat,” ujarnya, 10 Juli 2026.

Ke depan, berbagai praktik baik tersebut akan terus diperkuat melalui pengembangan Perdes Pelindungan PMI di desa-desa lain, penguatan koordinasi Multi-Stakeholder Forum, pelibatan Satgas Demimas dalam penyusunan RKPDes, serta peningkatan partisipasi komunitas PMI dalam perencanaan pembangunan desa.

Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan bahwa pelindungan pekerja migran tidak berhenti pada saat keberangkatan atau kepulangan, tetapi menjadi bagian dari pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Amelia Erisanna

Editor: Asih

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: Desa SidauripGIZPekerja Migran IndonesiaPMISatgas Demimas
Previous Post

Desa Betak Tulungagung Jadi Contoh Pelindungan Pekerja Migran Berbasis Desa

Next Post

Kemenag Ajak Masyarakat Cek Arah Kiblat saat Istiwa A’zam 15-16 Juli 2026, Ini Caranya

Kategori Terkait

KP2MI memperkuat ekosistem migrasi aman dan mencegah TPPO melalui Shelter PMI, program SMK Go Global, serta kolaborasi dengan gereja dan masyarakat.
Berita KP2MI

KP2MI Perkuat Ekosistem Migrasi Aman: Cegah TPPO lewat Shelter PMI dan SMK Go Global

by Basuki Rahardjo
17 Oktober 2026

KP2MI memperkuat ekosistem migrasi aman dan mencegah TPPO melalui Shelter PMI, program SMK Go Global, serta kolaborasi dengan gereja dan...

Read moreDetails
Pemkab dan Imigrasi Blora fasilitasi paspor untuk dua siswa SMK Migas Cepu yang akan mewakili Indonesia berkompetisi di JA WE Challenge 2026 Singapura.

2 Siswa Cepu Wakili Indonesia Berkompetisi di Singapura, Pemkab dan Imigrasi Blora Fasilitasi Paspor

17 Oktober 2026
SMPN 2 Sulang dan Satresnarkoba Polres Rembang menggelar sosialisasi bahaya NAPZA bagi siswa, wujudkan sekolah aman bebas narkoba.

Bentengi Pelajar dari Narkoba, SMPN 2 Sulang Gandeng Polres Rembang Sosialisasikan Bahaya NAPZA

17 Oktober 2026
Sekjen PBB Antonio Guterres mengunjungi Indonesia untuk membahas multilateralisme dan menghormati kontribusi pasukan perdamaian Indonesia.

Sekjen PBB Antonio Guterres Kunjungi Indonesia, Bahas Multilateralisme dan Misi Perdamaian

17 Oktober 2026
ORADO Gresik menggelar ORADO Goes to Campus 2026 di UISI untuk mendorong pembentukan UKM Domino dan menjaring bibit atlet dari kalangan mahasiswa.

ORADO Sasar Mahasiswa UISI Gresik, Dorong Pembentukan UKM Domino dan Penjaringan Atlet

17 Oktober 2026
Load More

Berita Pilihan

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi yang diusut KPK.
Nasional

Prabowo Copot Suharyanto, Lantik Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB

by Basuki Rahardjo
15 Oktober 2026

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi...

KPK menahan lima tersangka dugaan korupsi Dana Siap Pakai kebencanaan, salah satunya Bima Setyawan, adik Kepala BNPB Suharyanto.

KPK Tahan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai Bencana, Termasuk Adik Kepala BNPB Suharyanto

14 Oktober 2026
Gedung BNPB

OTT ke-22 KPK Sasar BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oktober 2026
BGN menutup permanen dua SPPG di Kota Semarang dan Kabupaten Batang, layanan 4.965 penerima manfaat MBG dialihkan ke SPPG terdekat.

BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jateng, Layanan MBG 4.965 Penerima Dialihkan

13 Oktober 2026
Tampak IPAL SPPG Kendal yang bermasalah. Ditemukan kala Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari melakukan sidak, Senin (12/10/2026). (Elza Nur / Lingkar.news)

Ditemukan IPAL SPPG Bermasalah di Kendal, Begini Kondisinya

12 Oktober 2026

Trending Hari Ini

  • Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati HUT ke-25 Partai, DPC Demokrat Blora Gelar Aksi Donor Darah untuk Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Nonton Video Viral Lewat Yandex Browser Jepang atau Yandex Ru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Sulsel Serahkan Beasiswa Rp5 Miliar untuk 3.400 Siswa SLB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat: Polisi Bisa Segera Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras dengan 2 Langkah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Instagram Youtube TikTok
LINGKAR.news

Lingkar News adalah web resmi dari Lingkar Media Group Network Meliputi Lingkar TV Lingkar Jateng, Lingkar Jatim, Lingkar Jogja dan Lingkar Jabar

Media Network Kami :

  • Berita Jateng Hari Ini
  • Berita Jabar Hari Ini
  • Berita Jatim Hari Ini
  • Berita Jogja Hari Ini
  • Papua
  • Berita Banten Hari Ini
  • Tentang Kami
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Developer

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya