JAKARTA, Lingkar.news – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung, mengatakan siap menaikkan insentif guru PAUD yang ada di Jakarta sebanyak dua kali lipat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.
“Insentif guru PAUD termasuk dasawisma, Posyandu, jumantik ‘kan memang kecil, dan untuk guru PAUD itu hanya 550 ribu,” kata Pramono usai bersilaturahmi dengan Muslimat NU Jakarta di kantor pusat Muslimat NU Jakarta, Kamis, 3 Oktober 2024.
Menurut dua, insentif guru PAUD harus diperlakukan sama dengan yang lainnya, yakni dikalikan dua demi bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.
Pramono mengatakan PAUD adalah tempat untuk memberikan pembelajaran pertama bagi anak-anak sehingga kesejahteraan guru diperlukan.
Gaet Anak Muda, Pramono Janjikan Job Fair 3 Bulan Sekali di Tiap Kecamatan
Dalam pertemuan tersebut, Pramono juga mengaku mendapat masukan untuk memberdayakan Muslimat NU tidak hanya Dewan Masjid, marbot maupun guru mengaji. Sebab hampir semua yang menjadi guru PAUD adalah berlatar belakang Nadhlatul Ulama (NU).
“Muslimat juga harus diberdayakan untuk membangun Jakarta,” ungkapnya.
KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga paslon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada Minggu, 22 September 2024.
Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2 dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.
KPU DKI Jakarta juga telah menetapkan debat cagub-cawagub Pilkada Jakarta 2024 berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu, 6 Oktober 2024 pukul 19.00 WIB. Durasi debat dijadwalkan berlangsung sekitar 150 menit. (Lingkar Network | Anta – Lingkar.news)












