JAKARTA, Lingkar.news – Mantan Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) dua periode, Alex Noerdin, meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta, Rabu (25/2/2026), pukul 13.30 WIB.
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh juru bicara keluarga besar, Okta Alfarisi. Ia menyampaikan bahwa almarhum mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Jenazah sedang proses dibawa pulang ke Palembang. Rumah duka di Jalan Merdeka, Palembang,” ujarnya saat dikonfirmasi di Palembang, Rabu (25/2/2026).
Dirawat Intensif Sebelum Meninggal
Sebelum wafat, Alex Noerdin dikabarkan menjalani perawatan medis secara intensif akibat kondisi kesehatan yang menurun dalam beberapa hari terakhir.
Ia kemudian dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut hingga akhirnya meninggal dunia pada usia 75 tahun.
Kepergian sosok yang dikenal sebagai transformator pembangunan Sumatra Selatan ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat, khususnya di Bumi Sriwijaya.
Jejak Kepemimpinan Alex Noerdin di Sumsel
Selama menjabat sebagai Gubernur Sumsel periode 2008–2018, Alex Noerdin dinilai berhasil membawa perubahan signifikan terhadap wajah Palembang dan sekitarnya.
- Pengembangan Jakabaring Sport City
Salah satu proyek monumental pada masa kepemimpinannya adalah pengembangan Jakabaring Sport City. Kawasan olahraga terpadu ini menjadi tuan rumah SEA Games 2011 serta Asian Games 2018, yang turut mengangkat nama Sumsel di tingkat internasional. - Pembangunan LRT Pertama di Indonesia
Di sektor transportasi, ia mendorong pembangunan LRT Palembang, yang menjadi LRT pertama di Indonesia. Hingga kini, moda transportasi tersebut menjadi ikon Kota Palembang sekaligus sarana transportasi publik andalan masyarakat. - Program Sekolah dan Berobat Gratis
Alex Noerdin juga dikenal dengan kebijakan sosialnya, yakni program sekolah gratis dan berobat gratis. Kebijakan tersebut sempat menjadi percontohan di tingkat nasional dalam upaya meningkatkan akses layanan dasar bagi masyarakat.
“Program yang kita ingat saat beliau menjabat yakni sekolah dan berobat gratis bagi masyarakat,” kata Iqbal Ramadhan (27), warga Palembang.
Sementara itu, Rama Sutra (24), warga Palembang lainnya, mendoakan agar almarhum husnulkhatimah serta diampuni segala kesalahannya.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki











