• Top News
  • Kabar Desa
  • Peta Situs
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Jurnalisme
  • Redaksi
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
  • Register
LINGKAR.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
LINGKAR.news
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
No Result
View All Result
LINGKAR.news

Beranda | Papua

Inspirasi dari Teluk Tanah Merah Papua, Sopia Serontou Sang Pejuang Bahari

by Redaksi
12-Mar-2024 15:19
in Papua, Inspiratif, News
Inspirasi dari Teluk Tanah Merah Papua, Sopia Serontou Sang Pejuang Bahari
392
VIEWS
WhatsappFacebookTwitter

Sentani, LINGKAR – Sopia Melisa Serontou, namanya mungkin tidak terkenal seperti Profesor Yohana Yembise yang pernah menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada kepemimpinan Presiden Joko widodo periode 2014-2019. Namanya juga pasti tidak setenar Nowela Elisabeth Auparay yang menjadi juara pada ajang pencarian bakat tarik suara nasional Indonesian Idol.

Namun, kiprah perempuan kelahiran 5 Mei 1984 dari Kampung Tablasupa, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, itu sangat memberikan inspirasi bagi generasi muda ‘kaum hawa’ di kampungnya. Melalui Papua Diving Academy yang dirintis sejak 23 Februari 2019 , ia mampu membawa perubahan cara pandang warga kampungnya dalam mencari ikan.

Sopia, sapaan akrabnya, bersama puluhan anggota Papua Diving Academy yang rata-rata adalah pemuda-pemudi Kampung Tablasupa maupun kampung sekitar,sejak lima tahun terakhir berupaya menyelamatkan ekosistem laut yang hancur akibat ‘bom ikan’ yang digunakakan masyarakat sekitar dalam menangkap ikan.

Kemendagri Susun Database OAP Guna Optimalkan Penyaluran Dana Otsus Papua

Kemendagri Susun Database OAP Guna Optimalkan Penyaluran Dana Otsus Papua

25 Mei 2026
Pemprov Papua canangkan Distrik Muara Tami sebagai lumbung pangan melalui penanaman jagung hibrida 5 hektare di Skouw Mabo, Jayapura, untuk perkuat ketahanan pangan.

Pemprov Papua Canangkan Distrik Muara Tami sebagai Lumbung Pangan

14 Februari 2026

Dengan kerja sama antara Papua Diving Academy dengan Non Gevertmental Organization (NGO) asal Belanda Hapin mereka mencoba membuat rumah baru bagi ikan dengan menanam terumbu karang buatan dari besi ke titik-titik tertentu yang rusak akibat ‘bom ikan’.

Penanaman terumbu karang buatan yang disebar di lokasi Pantai Kiti Kiyepa, Kampung Tablasupa, Distrik Depapre, sebanyak 20 rumah buatan untuk berkembang biaknya berbagai jenis ikan di wilayah itu. “Memang biayanya mahal untuk membuat satu terumbu karang, sehingga pembuatannya bertahap,” kata Sopia yang juga mantan Ketua Colsultan Desa Wisata Papua itu.

Selain penanaman terumbu  karang, Sopia dan anggotanya juga membersihkan sampah-sampah plastik di sepanjang Pantai Wisata Amai hingga ke Kiti Kiyepa.  Sampah plastik tidak hanya di darat, tetapi di laut juga banyak sehingga  sangat mengganggu keindahan pantai yang telah diwariskan nenek moyang.  Oleh karena itu,  wisatawan yang datang ke daerah ini juga bisa menjaga kebersihan pantai.

Kesempatan bagi pemuda

Papua Diving Academy dibentuk selain untuk menyalurkan hobi dan berbagi pengalaman menyelam kepada masyarakat luas juga untuk memberikan ‘kesempatan kedua’ bagi pemuda-pemudi di kampung yang putus sekolah untuk belajar berorganisasi. Para pemuda-pemudi ini dibekali lebih dulu cara menyelam yang baik dan benar untuk kemudian mereka menjadi instruktur menyelam kepada setiap tamu yang ingin menikmati keindahan bawah laut.

“Hampir sebagian besar pemuda di kampung yang putus sekolah bergabung dengan kami,” kata Sopia.

Sopia ingin menegaskan bahwa sebenarnya putus sekolah itu bukan akhir dari semuanya, tetapi merupakan awal dari apa yang ingin dilakukan ke depan dalam memenuhi kebutuhan hidup. Ia tidak ingin generasi penerus bangsa itu terpengaruh minuman beralkohol dan narkoba yang dapat menyesatkan mereka di hari esok. 

Banyak tokoh masyarakat, adat, pemerintah mengapresiasi perjuangan Papua Diving Academy yang telah  membantu menyelamatkan bahari di kawasan Teluk Tanah Merah.

 Sosialisasi kepada kelompok-kelompok nelayan untuk tidak menggunakan ‘bom ikan’ dalam menangkap ikan karena akan merusak terumbuh karang, sangat penting artinya. Jika terumbu karang rusak maka ikan akan pergi dan nelayan akan susah memperoleh ikan di kawasan dangkal.

Gerakan yang dilakukan Sopia bersama Papua Diving Academy telah membawa dampak luar biasa bagi perkembangan bahari di kawasan Teluk Tanah Merah dan cara berpikir pemuda-pemudi setempat. “Ini merupakan kemajuan dan cara berpikir yang bagus oleh seorang perempuan,” kata Kepala Distrik Depapre, Dolat Abisay.

Menurut Dolat, apa telah dikerjakan Sopia Melisa Serontou bagi kawasan bahari Teluk Tanah Merah patut menjadi contoh untuk perempuan Papua melakukan hal yang sama dengan caranya masing-masing. Pemuda kampung yang putus sekolah bisa dilibatkan dalam kegiatan dengan memperoleh
pengalaman luar biasa,

Dukungan pemerintah daerah  dalam memberdayakan dan mengembangkan potensi bahari di kawasan Teluk Tanah Merah perlu ditingkatkan.  Papua Diving Academy diharapkan bisa menjadi sarana pemuda kampung dalam berkarya.

Distrik Depapre memiliki delapan kampung yakni Kampung Doromena, Entiyebo, Kendate, Tablasupa, Waiya, Wambena, Yapase dan Yewena dan semuanya memiliki potensi alam yang sangat luar biasa. Potensi alam, baik itu bahari maupun hutan dengan spot wisata air terjun, serta populasi burung cenderawasih, hanya ada di wilayah ini.

Potensi alam dan pariwisata  di kawasan Teluk Tanah Merah cukup gencar dipromosikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.

 Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jayapura Gustaf Griapon berharap potensi bahari dan pariwisata Teluk Tanah Merah terus dijaga.  Papua Diving Academy  juga harus terus eksis untuk memperkenalkan keindahan bawah laut di kawasan tersebut kepada masyarakat luas baik dalam negeri maupun luar negeri.

Alam Papua begitu indah. Masyarakat adat perlu menjaganya dari kerusakan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Keindahan alam itu tidak ada di daerah lain, maka kelestariannya perlu dijaga dengan aturan adat maupun aturan pemerintah yang jelas. Hal ini tentu bukan tugas mudah, namun dengan dukungan semua pihak, terutama adat itu sendiri, maka alam yang indah dan lestari, dapat terwujud. (RARA – LINGAKAR)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: JayapuraPapua
Previous Post

Hore, Jam Kerja ASN Pemkab Tangerang Berkurang Saat Ramadhan

Next Post

Cegah Tawuran Pelajar, Disdik DKI Rangkul Semua Unsur Kewilayahan

Kategori Terkait

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (kiri) berjalan menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Hukum Dan Kriminal

Bupati Klaten Resmi Ditahan KPK, Langsung Diborgol!

by Anita Nawang
16 Oktober 2026

JAKARTA, Lingkar.news — Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan maraton pasca-operasi...

Read moreDetails
KPK mengungkap dugaan aliran dana siap pakai BNPB senilai Rp148 miliar ke perusahaan terafiliasi adik eks Kepala BNPB Suharyanto.

KPK Ungkap Dana Siap Pakai Rp148 Miliar Mengalir ke Perusahaan Afiliasi Adik Eks Kepala BNPB

16 Oktober 2026
Polri menyiapkan 70 ribu Polisi Khusus Kehutanan untuk memperkuat perlindungan hutan dan mencegah karhutla.

Polri Siapkan 70 Ribu Polisi Khusus Kehutanan, 586 Personel Rampungkan Pelatihan

16 Oktober 2026
Pemkab Blora mendorong kolaborasi BUMDes dan koperasi untuk memperkuat ekonomi desa melalui dana ketahanan pangan dan usaha produktif.

Dinas PMD Blora Dorong Sinergi BUMDes dan Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Desa

16 Oktober 2026
TNI menyatakan tunduk pada putusan MK soal peradilan militer. Kemenkum mulai mengkaji revisi UU Nomor 31 Tahun 1997 dengan tenggat dua tahun.

TNI Patuh Putusan MK soal Peradilan Militer, Kemenkum Mulai Kaji Revisi UU

16 Oktober 2026
Load More

Berita Pilihan

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi yang diusut KPK.
Nasional

Prabowo Copot Suharyanto, Lantik Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB

by Basuki Rahardjo
15 Oktober 2026

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi...

KPK menahan lima tersangka dugaan korupsi Dana Siap Pakai kebencanaan, salah satunya Bima Setyawan, adik Kepala BNPB Suharyanto.

KPK Tahan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai Bencana, Termasuk Adik Kepala BNPB Suharyanto

14 Oktober 2026
Gedung BNPB

OTT ke-22 KPK Sasar BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oktober 2026
BGN menutup permanen dua SPPG di Kota Semarang dan Kabupaten Batang, layanan 4.965 penerima manfaat MBG dialihkan ke SPPG terdekat.

BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jateng, Layanan MBG 4.965 Penerima Dialihkan

13 Oktober 2026
Tampak IPAL SPPG Kendal yang bermasalah. Ditemukan kala Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari melakukan sidak, Senin (12/10/2026). (Elza Nur / Lingkar.news)

Ditemukan IPAL SPPG Bermasalah di Kendal, Begini Kondisinya

12 Oktober 2026

Trending Hari Ini

  • SMPN 2 Sulang melantik 30 Agen Kece dan menggelar deklarasi antiperundungan untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.

    Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman, SMPN 2 Sulang Lantik 30 Agen Kece dan Deklarasi Antiperundungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Nonton Video Viral Lewat Yandex Browser Jepang atau Yandex Ru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satgas ODC Tangkap Narapidana Anggota KKB di Dekai Yahukimo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polresta Bandung Selidiki 13 Kios Ambruk di Pasar Bersih Soreang, 1 Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Instagram Youtube TikTok
LINGKAR.news

Lingkar News adalah web resmi dari Lingkar Media Group Network Meliputi Lingkar TV Lingkar Jateng, Lingkar Jatim, Lingkar Jogja dan Lingkar Jabar

Media Network Kami :

  • Berita Jateng Hari Ini
  • Berita Jabar Hari Ini
  • Berita Jatim Hari Ini
  • Berita Jogja Hari Ini
  • Papua
  • Berita Banten Hari Ini
  • Tentang Kami
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Developer

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya