• Top News
  • Kabar Desa
  • Peta Situs
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Jurnalisme
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
  • Register
LINGKAR.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
LINGKAR.news
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
No Result
View All Result
LINGKAR.news

Beranda | Nasional

Bursa Ketum PBNU 2026-2031: Gus Yahya, Gus Kikin dan Gus Rozin Menguat di Muktamar

by Basuki Rahardjo
29-Agu-2026 15:42
in Nasional, News
Bursa Ketum PBNU 2026-2031 menghangat jelang Muktamar ke-35 NU, nama Gus Yahya, Gus Kikin, Gus Rozin, dan Gus Yusuf masuk dalam kontestasi.

Kolase tiga tokoh yang masuk bursa calon Ketua Umum PBNU, dari kiri: KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), dan KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin). (Instagram/Lingkar.news)

89
VIEWS
WhatsappFacebookTwitter

JOMBANG, Lingkar.news – Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin menghangat menjelang pemilihan dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Muktamar ke-35 NU yang berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 bukan hanya menjadi forum untuk memilih Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode 2026–2031. Forum lima tahunan tersebut juga menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi NU dalam lima tahun mendatang.

Sejumlah nama telah muncul dalam bursa calon Ketua Umum PBNU. Di antaranya petahana KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), serta KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf).

Gus Ipul menyebut tudingan aliran dana Rp480 miliar ke Muktamar NU sebagai fitnah dan menyiapkan somasi terhadap sedikitnya tiga pihak.

Gus Ipul Siapkan Somasi 3 Orang soal Tudingan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU

23 September 2026
PCNU Kudus menanggapi isu dugaan aliran uang kasus suap ATR/BPN ke Muktamar NU ke-35 dan mengaku tidak mengetahui adanya pembagian uang.

PCNU Kudus Beri Tanggapan Terkait Isu Dugaan Suap ATR/BPN Mengalir ke NU

18 September 2026

Sebelumnya, nama KH Zulfa Mustofa, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam, hingga sejumlah tokoh lainnya juga sempat masuk dalam bursa.

Dinamika pencalonan tersebut membuat perebutan kursi Ketum PBNU periode 2026–2031 menjadi salah satu perhatian utama peserta Muktamar ke-35 NU di Tambakberas.

Gus Yahya: Ingin Tuntaskan Agenda Kepemimpinan

Petahana Gus Yahya menjadi salah satu kandidat yang telah secara terbuka memastikan kembali maju. Ia menyatakan pencalonannya didorong keinginan untuk menyelesaikan sejumlah agenda yang telah dibangun selama periode kepemimpinannya.

“Saya memang hendak mencalonkan lagi karena, pertama, saya ingin menyelesaikan agenda-agenda yang sejak awal sudah saya bangun,” kata Gus Yahya.

Gus Yahya juga menyoroti perlunya melanjutkan transformasi digital dalam tata kelola organisasi NU. Selama periode kepemimpinannya, ia membawa gagasan mengenai penguatan kemandirian organisasi serta memperluas peran NU dalam berbagai isu global.

Gagasan “Merawat Jagat, Membangun Peradaban” menjadi salah satu kerangka yang dibawa Gus Yahya dalam kepemimpinannya. Ia juga menekankan posisi NU dalam diplomasi internasional dan penyelesaian konflik.

Sebagai petahana, Gus Yahya memiliki modal pengalaman memimpin PBNU selama satu periode. Ia kini kembali menawarkan keberlanjutan program sebagai salah satu alasan untuk melanjutkan kepemimpinan. Pernyataannya untuk maju kembali telah disampaikan sejak 22 Juli 2026.

Gus Kikin: Bawa Qanun Asasi dan Ekonomi NU

Nama lain yang semakin menguat adalah KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin. Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng tersebut menyatakan kesiapan maju dalam pemilihan Ketua Umum PBNU.

“Kalau pemilihan, kesiapan, sudah pasti siap,” kata Gus Kikin.

Gus Kikin membawa dua agenda utama apabila mendapat amanah memimpin PBNU, yakni mengembalikan Qanun Asasi NU dan memperkuat ekonomi NU.

Menurutnya, besarnya jumlah warga NU merupakan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan apabila dikelola secara baik dan terorganisasi.

“Jumlah warganya yang begitu besar itu pasar ekonomi. Itu kalau ditata dengan baik insyaallah jadi satu nilai bagi ekonomi NU,” ujarnya.

Gus Kikin menyebut pencalonannya merupakan amanah dari PWNU Jawa Timur serta dukungan sejumlah PWNU dan PCNU lainnya. NU Online juga melaporkan bahwa kesiapan Gus Kikin maju didasarkan pada keputusan rapat pleno gabungan PWNU dan PCNU se-Jawa Timur.

Sebagai pengasuh Tebuireng dan Ketua PWNU Jawa Timur, Gus Kikin memiliki basis dukungan yang menjadi salah satu faktor penting dalam dinamika pemilihan Ketum PBNU.

Gus Rozin Tawarkan NU sebagai Ruang Khidmah

Di tengah persaingan sejumlah kandidat, nama KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin juga mencuat. Ketua PWNU Jawa Tengah tersebut telah menyatakan kesiapan berkontestasi dalam pemilihan Ketua Umum PBNU.

Gus Rozin membawa gagasan “menjadi baik bersama NU” sebagai filosofi dalam mengelola organisasi.

“NU ini adalah organisasi yang baik. Justru kitalah yang ingin menjadi baik melalui NU,” tegas Gus Rozin di Jombang.

Menurutnya, NU harus ditempatkan sebagai ruang khidmah atau pengabdian, bukan sekadar struktur kekuasaan. Ia juga menilai pembenahan jamaah perlu menjadi fondasi sebelum membangun jam’iyah atau organisasi NU yang semakin kuat.

Gus Rozin memiliki latar belakang pendidikan yang luas, termasuk pengalaman studi di Monash University Australia serta mendalami filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara. Gagasan pendidikan dan keterbukaan terhadap perkembangan keilmuan menjadi salah satu perhatian yang dibawanya.

Gus Yusuf Juga Masuk Bursa

Selain tiga nama tersebut, KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf juga masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU. Pengasuh Asrama Perguruan Islam (API) Pondok Pesantren Salaf Tegalrejo, Magelang, itu disebut sebagai salah satu tokoh yang menyatakan kesiapan maju.

Gus Yusuf tercatat bersama sejumlah nama lain dalam daftar kandidat yang mulai muncul menjelang Muktamar ke-35 NU.

Kemunculan sejumlah kandidat menunjukkan bahwa kontestasi Ketum PBNU tidak hanya berkutat pada satu atau dua nama. Peserta Muktamar akan menentukan arah kepemimpinan organisasi melalui mekanisme yang berlaku dalam forum tertinggi NU tersebut.

Bukan Sekadar Perebutan Jabatan

Persaingan menuju kursi Ketum PBNU menjadi menarik karena masing-masing kandidat membawa latar belakang dan gagasan yang berbeda.

Gus Yahya menawarkan keberlanjutan program dan penguatan kemandirian organisasi. Gus Kikin membawa agenda penguatan kembali Qanun Asasi sekaligus ekonomi NU. Sementara Gus Rozin menekankan NU sebagai ruang pengabdian dan pentingnya pembenahan jamaah.

Di sisi lain, munculnya Gus Yusuf dan sejumlah kandidat lainnya menunjukkan bahwa peta dukungan masih dinamis hingga proses Muktamar berjalan.

Karena itu, perebutan posisi Ketua Umum PBNU periode 2026–2031 tidak semata-mata soal siapa yang memperoleh dukungan terbanyak. Pilihan peserta Muktamar juga akan menentukan gagasan, prioritas program, dan corak kepemimpinan NU dalam lima tahun ke depan.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: calon Ketum PBNUGus KikinGus RozinGus YahyaGus YusufKetua Umum PBNUMuktamar ke-35 NUMuktamar NU 2026Nahdlatul UlamaPBNU
Previous Post

Belasan Tahun Tinggal di Pinggir Rel, Warga Relokasi Senen Kini Sambut Prabowo di Hunian Baru

Next Post

Akhiri Masa Jabatan 2 Periode, Kepala Desa Cisampih Sukses Pertahankan Predikat Desa Mandiri

Kategori Terkait

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (kiri) berjalan menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Hukum Dan Kriminal

Bupati Klaten Resmi Ditahan KPK, Langsung Diborgol!

by Anita Nawang
16 Oktober 2026

JAKARTA, Lingkar.news — Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan maraton pasca-operasi...

Read moreDetails
KPK mengungkap dugaan aliran dana siap pakai BNPB senilai Rp148 miliar ke perusahaan terafiliasi adik eks Kepala BNPB Suharyanto.

KPK Ungkap Dana Siap Pakai Rp148 Miliar Mengalir ke Perusahaan Afiliasi Adik Eks Kepala BNPB

16 Oktober 2026
Polri menyiapkan 70 ribu Polisi Khusus Kehutanan untuk memperkuat perlindungan hutan dan mencegah karhutla.

Polri Siapkan 70 Ribu Polisi Khusus Kehutanan, 586 Personel Rampungkan Pelatihan

16 Oktober 2026
Pemkab Blora mendorong kolaborasi BUMDes dan koperasi untuk memperkuat ekonomi desa melalui dana ketahanan pangan dan usaha produktif.

Dinas PMD Blora Dorong Sinergi BUMDes dan Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Desa

16 Oktober 2026
TNI menyatakan tunduk pada putusan MK soal peradilan militer. Kemenkum mulai mengkaji revisi UU Nomor 31 Tahun 1997 dengan tenggat dua tahun.

TNI Patuh Putusan MK soal Peradilan Militer, Kemenkum Mulai Kaji Revisi UU

16 Oktober 2026
Load More

Berita Pilihan

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi yang diusut KPK.
Nasional

Prabowo Copot Suharyanto, Lantik Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB

by Basuki Rahardjo
15 Oktober 2026

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi...

KPK menahan lima tersangka dugaan korupsi Dana Siap Pakai kebencanaan, salah satunya Bima Setyawan, adik Kepala BNPB Suharyanto.

KPK Tahan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai Bencana, Termasuk Adik Kepala BNPB Suharyanto

14 Oktober 2026
Gedung BNPB

OTT ke-22 KPK Sasar BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oktober 2026
BGN menutup permanen dua SPPG di Kota Semarang dan Kabupaten Batang, layanan 4.965 penerima manfaat MBG dialihkan ke SPPG terdekat.

BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jateng, Layanan MBG 4.965 Penerima Dialihkan

13 Oktober 2026
Tampak IPAL SPPG Kendal yang bermasalah. Ditemukan kala Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari melakukan sidak, Senin (12/10/2026). (Elza Nur / Lingkar.news)

Ditemukan IPAL SPPG Bermasalah di Kendal, Begini Kondisinya

12 Oktober 2026

Trending Hari Ini

  • SMPN 2 Sulang melantik 30 Agen Kece dan menggelar deklarasi antiperundungan untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.

    Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman, SMPN 2 Sulang Lantik 30 Agen Kece dan Deklarasi Antiperundungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Nonton Video Viral Lewat Yandex Browser Jepang atau Yandex Ru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satgas ODC Tangkap Narapidana Anggota KKB di Dekai Yahukimo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MK Minta Pemerintah dan DPR Segera Revisi Aturan Hak Keuangan Pejabat Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Instagram Youtube TikTok
LINGKAR.news

Lingkar News adalah web resmi dari Lingkar Media Group Network Meliputi Lingkar TV Lingkar Jateng, Lingkar Jatim, Lingkar Jogja dan Lingkar Jabar

Media Network Kami :

  • Berita Jateng Hari Ini
  • Berita Jabar Hari Ini
  • Berita Jatim Hari Ini
  • Berita Jogja Hari Ini
  • Papua
  • Berita Banten Hari Ini
  • Tentang Kami
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Developer

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya