KUDUS, Lingkar.news – Olahraga panahan bukan kegiatan sekolah yang umum. Namun, di SD 1 Burikan, Kabupaten Kudus panahan justru menjadi ekstrakurikuler (ekskul) unggulan.
Kepala SD 1 Burikan Ariyani Wijayanti, menjelaskan ekstrakulikuler panahan dibentuk sekitar dua tahun lalu dan menjadi satu-satunya SD negeri di Kudus yang memiliki ekskul panahan.
“Awalnya kami diberi kesempatan untuk mengirim satu guru untuk dilatih panahan oleh Djarum Foundation. Lalu setelah dibina kami diajak untuk mengikuti event lomba panahan. Kemudian, untuk persiapan lomba itu, kami mulai bentuk ekstrakulikuler panahan supaya bisa latihan secara rutin,” paparnya, Kamis, 10 Juli 2025.
Perkuat Fondasi Agama Anak, Qiraati Jadi Ekskul Unggulan SD 2 Demaan Kudus
Meski baru dibentuk, ekskul panahan ini sudah banyak mencetak prestasi. Diantaranya juara umum Milklife Archery Challenge hingga masuk 10 besar Popda cabang lomba panahan.
“Setelah jadi juara umum itu kami mulai beli alat panahan yang sesuai standar nasional. Karena untuk lomba panahan itu biasanya ada dua jenis yaitu alat panah sesuai standar nasional dan alat panah pipa pvc,” bebernya.
Menurutnya siswa sangat antusias mengikuti ekskul panahan. Oleh karena itu ia berharap kegiatan ini semakin berkembang dan bisa menambah alat panahan.
“Ekskul panahan memang butuh modal besar dan halaman yang memadai. Jadi ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami karena bisa memfasilitasi anak-anak,” ungkapnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor: Ulfa Puspa













