SEMARANG, Lingkar.news – Arus wisatawan ke Kota Semarang melonjak signifikan selama libur Natal dan tahun baru (Nataru). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang mencatat jumlah wisatawan domestik mencapai sekitar 267 ribu orang, sementara wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 1.195 orang.
Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan data sementara hasil pemantauan selama periode libur Natal, yakni sejak 23 hingga 27 Desember 2025.
“Untuk wisatawan nusantara sekitar 267 ribu lebih, sedangkan wisatawan mancanegara tercatat 1.195 kunjungan. Ini merupakan hasil pantauan selama libur tanggal 23 sampai 27 Desember,” ujarnya, Kamis, 1 Januari 2026.
Lonjakan kunjungan wisatawan tersebut turut berdampak pada tingkat hunian hotel di Kota Semarang. Okupansi tertinggi terjadi pada 25, 26, dan 27 Desember 2025, dengan rata-rata tingkat hunian melampaui 90 persen.
“Tingkat okupansi hotel cukup tinggi, khususnya pada 25 hingga 27 Desember, rata-rata di atas 90 persen. Saat ini kondisinya sudah kembali normal,” terangnya.
Dari sisi destinasi, kawasan Kota Lama masih menjadi magnet utama bagi wisatawan selama libur akhir tahun. Selain Kota Lama, sejumlah destinasi lain juga masuk dalam lima besar tujuan wisata favorit, termasuk kawasan perbukitan dan wisata pantai.
“Kota Lama tetap menjadi destinasi favorit. Selanjutnya disusul destinasi wisata lain, termasuk kawasan pantai yang mulai ramai dikunjungi,” katanya.
Meski demikian, jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Kota Lama belum dapat dihitung secara rinci per hari lantaran kawasan tersebut bersifat terbuka.
Disbudpar masih menggunakan estimasi berdasarkan pemantauan lapangan dan akan menyampaikan laporan lengkap setelah seluruh rangkaian libur tahun baru berakhir.
Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Rosyid












