SERANG, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten mencatat pencapaian positif pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan berhasil menjangkau 90 persen target penerima manfaat.
Wakil Bupati Serang Najib Hamas menyampaikan bahwa cakupan layanan gizi ini telah menyasar secara luas berbagai elemen masyarakat yang menjadi prioritas program pemerintah pusat.
“Penerima manfaat saat ini sudah luar biasa banyak. Cakupannya sudah mencapai 90 persen yang meliputi seluruh anak sekolah, balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak usia sekolah namun tidak bersekolah. Semuanya sudah terjangkau,” kata Najib, Kamis (21/5/2026).
Untuk menjangkau sisa target 10 hingga 15 persen penerima manfaat, Pemkab Serang terus menggenjot kesiapan infrastruktur pendukung. Saat ini, sebanyak 200 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi penuh, sementara 97 unit lainnya sedang dalam proses pembangunan.
Najib memastikan penambahan fasilitas ini diiringi dengan pengawasan ketat terhadap standar kualitas dan keamanan. Pihaknya mewajibkan setiap dapur untuk mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang sesuai prosedur operasional standar (SOP).
“Dinas Kesehatan siap mempercepat bantuan layanan sertifikasi ini. Standarisasi higienitas dan IPAL ini sangat wajib guna menjaga kualitas makanan yang diberikan sekaligus memastikan kelestarian lingkungan dari limbah produksi,” tegasnya.
Selain menyukseskan pemenuhan gizi masyarakat, kolaborasi Pemkab Serang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga lewat program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Serang siap memfasilitasi kebutuhan lokasi usaha koperasi dengan menginventarisasi lahan milik pemerintah daerah maupun BUMN agar dapat dimanfaatkan melalui skema pinjam pakai.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki













