KOTA JAKARTA SELATAN, LINGKAR.NEWS – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) resmi mengumumkan penyelenggaraan Lomba Desa Ekspor Tahun 2026 guna memacu daya saing produk unggulan desa di pasar global.
Program ini disosialisasikan kepada seluruh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) se-Indonesia melalui surat undangan resmi nomor 136/PEI.04.04/X/2026 tertanggal 27 Oktober 2026.
Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Desa dan Daerah Tertinggal, Dr. H. Yusra, M.Pd., menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan memberikan apresiasi sekaligus motivasi bagi desa untuk meningkatkan kapasitas produksi dan tata kelola usaha.
Sosialisasi teknis mengenai lomba tersebut dijadwalkan berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB dengan ID rapat 402 407 6505 dan kata sandi PROMOSI.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong desa dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui peningkatan daya saing produk unggulan desa yang berorientasi ekspor," ujar Yusra dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan, melalui ajang ini, pemerintah berharap semakin banyak desa di Indonesia yang mampu naik kelas dengan standar produk yang memenuhi kualifikasi pasar internasional.
Pihak kementerian telah menunjuk Rizqy Noor Fauziah sebagai narahubung resmi bagi para pendamping desa yang memerlukan informasi lebih lanjut terkait mekanisme lomba melalui nomor WhatsApp 0857-1088-4645.
Langkah ini diharapkan menjadi katalisator bagi penguatan jejaring kemitraan ekonomi desa di tingkat nasional maupun mancanegara.
Penulis : Agung Margandhi / TAPM Kabupaten Sleman – Lokasi : (Desa Kalibata, Jakarta Selatan)












