BANTUL, LINGKAR.NEWS – Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Bantul bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) melaksanakan monitoring pelaksanaan program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Caturharjo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, pada Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk meninjau langsung realisasi pemanfaatan alokasi Dana Ketahanan Pangan sebesar 20 persen dari Dana Desa dengan total anggaran mencapai Rp311 juta.
Monitoring tersebut difokuskan pada evaluasi tiga unit usaha strategis yang dikelola BUMDes Caturharjo. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, unit usaha ternak kambing yang dijalankan melalui sistem kemitraan dengan kelompok masyarakat telah berjalan sukses dan membukukan keuntungan sebesar Rp5.000.000.
Sementara itu, unit usaha jual beli pakan ternak saat ini masih dalam tahap persiapan operasional, dan unit usaha ternak bebek masih dalam tahap perencanaan.
Ir. Agus Dwi Praptono, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (TAPM) Kabupaten Bantul, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengawal penggunaan Dana Desa.
Menurutnya, pengawasan ketat diperlukan untuk memastikan setiap rupiah yang dialokasikan memberikan dampak nyata bagi perekonomian desa.
"Monitoring ini menjadi bagian dari komitmen Dinas PMD dan Tim Tenaga Ahli P3MD untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas penggunaan Dana Desa dalam memperkuat ketahanan pangan dan menggerakkan perekonomian di Kalurahan Caturharjo," ujar Agus Dwi Praptono saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan.
Pihak Dinas PMD berharap agar unit usaha yang belum berjalan dapat segera direalisasikan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi desa serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat setempat melalui pengelolaan BUMDes yang profesional.
Penulis : Ir. Agus Dp / Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Bantul – Lokasi : (Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul)












