BLORA, Lingkar.news – Pawai Pembangunan Kabupaten Blora 2026 berlangsung meriah dengan menampilkan beragam potensi budaya dan kreativitas masyarakat.
Tak hanya melibatkan puluhan kontingen pelajar, pawai juga dimeriahkan 300 peserta barongan dari Bandung serta sekitar 40 peserta liang-liong dan barongsai dari Surabaya.
Pawai Pembangunan yang digelar pada Sabtu (29/8/2026) tersebut mengusung tema “Pesona Budaya Nusantara: Semangat Kemerdekaan untuk Blora Maju dan Berkelanjutan”.
Sebanyak 46 kontingen pelajar dari berbagai jenjang pendidikan dan enam tim eksibisi mengikuti kegiatan yang menyusuri Jalan Pemuda hingga finis di depan Gedung DPRD Blora.
Pawai diawali seremoni pelepasan balon oleh Wakil Bupati Blora Sri Setyorini bersama jajaran Forkopimda. Setelah itu, Wabup mengibaskan bendera start sebagai tanda dimulainya pawai yang dilanjutkan dengan penampilan pasukan pembawa bendera dan seluruh kontingen peserta.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, Pariwisata (Dinporabudpar) Blora Iwan Setiyarso mengatakan, peserta pawai berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD hingga perguruan tinggi.
“Kegiatan hari ini diikuti sekitar 46 peserta yang terdiri dari 17 kelompok kategori PAUD dan TK, 14 kelompok SD, 8 kelompok kategori SMP sederajat, 7 kelompok kategori SMA, SMK dan perguruan tinggi, serta didukung dengan 6 tim eksibisi yang sudah siap,” ujar Iwan.
Enam tim eksibisi yang turut memeriahkan Pawai Pembangunan Blora terdiri atas PDBI (Persatuan Drum Band Indonesia) Blora, Dinas Pendidikan dan Pendidik PAUD Kabupaten Blora dengan Tari Anoman Obong, IGRA Kabupaten Blora dengan Warna Warni Nusantara, Barongan Singo Sari Budoyo, Liongsai Barongsai Hok Tik Bio, serta Barongan FK PKBM dan SKB.
Kehadiran tim eksibisi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama pawai. Berbagai atraksi seni dan budaya memberikan warna tersendiri sekaligus menghibur masyarakat yang memadati sepanjang jalur pawai.
Wabup Rini menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Blora.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh media, peserta, aparat keamanan, petugas kesehatan, para pendukung acara, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi untuk suksesnya rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Blora,” ungkapnya.
Kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran tim eksibisi dari luar daerah. Salah satunya rombongan barongan asal Bandung yang membawa sekitar 300 peserta.
“Tadi Pak Subagyo yang hadir tadi ini ke Blora, ini dari Bandung. Beliau membawa tim barongan sebanyak 300 peserta barongan,” terang Rini.
Selain rombongan barongan dari Bandung, Pawai Pembangunan Blora juga dimeriahkan tim liang-liong dan Barongsai Hok Tik Bio dari Surabaya.
“Sedangkan Pak Suboko, dari Surabaya, membawa tim juga liang-liong beserta Barongsai nanti lebih kurang sebanyak 40 peserta,” paparnya.
Menurut Rini, kehadiran kelompok seni dari luar daerah menunjukkan bahwa Pawai Pembangunan Blora tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat lokal untuk menampilkan kreativitas, tetapi juga menjadi ajang bertemunya berbagai kekayaan budaya Nusantara.
“Jadi terima kasih kepada berbagai pihak yang pada hari ini bersama-sama memberikan semangat untuk warga dan pemerintah di Blora dalam rangka menyemarakkan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia,” tambahnya.
Sri Setyorini menegaskan, Pawai Pembangunan tidak sekadar menjadi arak-arakan atau tontonan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi, promosi potensi daerah, sekaligus refleksi terhadap perjalanan pembangunan yang telah dilakukan bersama.
“Pawai pembangunan hari ini bukan sekadar arak-arakan dan tontonan semata. Pawai pembangunan merupakan media edukasi, promosi, dan refleksi atas perjalanan pembangunan yang telah kita lakukan bersama,” jelasnya.
Berbagai potensi daerah, kreativitas masyarakat, kemajuan pembangunan, kekayaan budaya, hingga semangat gotong royong ditampilkan dalam Pawai Pembangunan Blora 2026.
Seluruh peserta pawai juga mendapatkan apresiasi berupa piagam yang diserahkan dalam kegiatan tersebut.
“Saya merasa bangga dan mengapresiasi antusiasme seluruh peserta. Tercatat sebanyak 46 peserta mengikuti pawai, yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA/sederajat hingga perguruan tinggi. Selain itu, terdapat pula 6 peserta yang turut berpartisipasi dalam rangkaian ekshibisi, yang semakin menambah semarak dan daya tarik kegiatan ini,” ungkap Rini.
Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum Pawai Pembangunan sebagai sarana memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga semangat untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Blora.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat tekad untuk terus Sesarengan mBangun Blora Maju dan Berkelanjutan,” pungkasnya.
Jurnalis: Subekan
Editor: Basuki












