• Top News
  • Kabar Desa
  • Peta Situs
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Jurnalisme
  • Redaksi
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
  • Register
LINGKAR.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
LINGKAR.news
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
No Result
View All Result
LINGKAR.news

Beranda | Nasional

Menkeu Purbaya Bandingkan Kondisi Ekonomi Era SBY, Jokowi, dan Prabowo

by Ulfa Puspa
13-Sep-2025 10:24
in Nasional, Finansial, Highlight
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) didampingi Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu (kiri) dan Suahasil Nazara (kedua kiri) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 10 September 2025. (Antara/Lingkar.news)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) didampingi Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu (kiri) dan Suahasil Nazara (kedua kiri) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 10 September 2025. (Antara/Lingkar.news)

572
VIEWS
WhatsappFacebookTwitter

JAKARTA, Lingkar.news – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat bersama Komisi XI RI membandingkan kondisi ekonomi era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo.

Purbaya membeberkan kinerja ekonomi kedua pimpinan tersebut untuk mengurai dan menentukan langkah kebijakan ekonomi yang akan diterapkan pada masa kepemimpinannya.

Pada kesempatan itu Menkeu Purbaya menyinggung kebijakan fiskal dan moneter yang diterapkan pada kepemimpinan SBY dan Jokowi.

Bea Cukai menggagalkan penyelundupan ekspor ilegal 25,88 kg emas senilai Rp61,95 miliar di lima bandara internasional sepanjang Oktober 2026.

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 25,88 Kg Emas Senilai Rp61,95 Miliar di 5 Bandara

26 Oktober 2026
Menkeu Suahasil Nazara menegaskan gaji ASN, TNI, dan Polri tetap ditransfer langsung ke rekening masing-masing, bukan melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menkeu Tegaskan Gaji ASN Tetap Ditransfer Langsung ke Rekening, Bukan Lewat KDMP

23 Oktober 2026

Pertama, Purbaya membandingkan pertumbuhan ekonomi nasional era SBY yang menyentuh 6% sedangkan Jokowi rata-rata hanya 5% atau lebih rendah.

“Kalau anda lihat di pertumbuhan uangnya base of money theory moneter itu zaman Pak SBY rata-rata tumbuh 17% lebih, akibatnya uang di sistem cukup dan kredit tumbuh hingga 22%,” terang Purbaya, Rabu, 10 September 2025.

Menkeu Purbaya Berencana Tarik Dana Pemerintah Rp 200 Triliun di BI

Menurut analisanya, meski di zaman SBY pembangunan infrastruktur tidak besar-besaran seperti saat ini, Menkeu menilai sektor swasta lebih hidup dan memiliki kontribusi dalam mendorong perekonomian.

“Walau tidak melakukan pembangunan habis-habisan namun private sector yang hidup menjalankan ekonomi. Ini berhubungan dengan rasio tax, kalau rasio tax jalan dia akan lebih banyak bayar pajak dibanding pemerintah. Tax ratio kita lebih tinggi 0,55 dibanding era Pak Jokowi,” bebernya.

Sedangkan di era Presiden Jokowi, Purbaya menjabarkan pertumbuhan ekonomi rata-tata 5% atau di bawah capaian presiden sebelumnya.

Menurut bendahara negara yang baru dilantik pada Senin, 8 September 2025 itu, kondisi ekonomi tersebut dipengaruhi rendahnya pertumbuhan uang yang beredar. Ia menyebut hanya 7% bahkan sempat 0% selama dua tahun sebelum terjadi krisis.

Alhasil, karena jumlah uang yang beredar rendah, maka ekonomi nasional pun seret. Dia menyebut mesin ekonomi pincang karena pihak swasta yang biasanya menggerakkan 90% perekonomian melambat, sementara pemerintah menjadi mesin penggerak utama.

“Uang tumbuh janya 7%, bahkan dalam dua tahun sebelum krisis uang tumbuhnya 0%. Memang ekonomi sedang dicekik, cuma saya tidak tahu waktu itu karena waktu itu saya di maritim,” terangnya.

Dia menyebut ketika diminta bantu Presiden Jokowi kala itu pun kaget karena mesin ekonomi yang berjalan tidak seimbang.

Kondisi ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo dinilai Purbaya bisa serupa atau lebih buruj dari kedua pemimpin sebelumnya jika kebijakan fiskal dan moneternya sama.

“Jadi tugas saya di sini adalah menghidupkan dua mesin moneter dan mesin fiskal,” ucapnya.

Untuk menjalankan rencana tersebut, salah satu cara yang ditempuh Purbaya yakni mencairkan dana pemerintah Rp200 triliun ke lima bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Di sisi lain, ia juga akan memastikan belanja pemerintah diperbaiki lagi.

Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Ulfa Puspa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: KemenkeuMenkeuPurbaya Yudhi Sadewa
Previous Post

Entaskan Kemiskinan, Gubernur Jateng Salurkan Bantuan Perbaikan RTLH Rp 3 Miliar

Next Post

Heboh Tanggul Beton di Cilincing, KCN: Proyek Pelabuhan Milik Pemerintah

Kategori Terkait

KPK Terbitkan Sprindik Baru, Geledah Kantor Bea Cukai Kudus
News

KPK Terbitkan Sprindik Baru, Geledah Kantor Bea Cukai Kudus

by Nisa Hafidzotus S
28 Oktober 2026

KUDUS, Lingkar.news – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Kudus, Rabu (28/10/2026)....

Read moreDetails
Ilustrasi-Sejumlah kendaraan menembus hujan yang lebat. Info cuaca Jateng dua hari ke depan bisa cek di sini.

Info Cuaca Jateng Terkini: 27-29 Potensi Hujan Lebat!

27 Oktober 2026
Dua putra Menhaj Mochamad Irfan Yusuf, Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fawwaz, mundur dari jabatan tenaga ahli Kemenhaj setelah penunjukannya menuai polemik.

Tuai Polemik, Dua Putra Menhaj Irfan Yusuf Mundur dari Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026
Koordinator GERMAP, Cahaya Basuki alias Yayak Gundul. (Lingkar.news Network)

GERMAP Bakal Maraton ke 4 Instansi, Kawal Transparansi Anggaran Publik di Pati

26 Oktober 2026
Kemendes PDT menyiapkan 71 desa percontohan Kuantum Desa dari 211 desa yang mengalami lompatan status pembangunan untuk mempercepat kemandirian desa.

Percepat Kemandirian, Kemendes PDT Siapkan 71 Desa Percontohan Model Kuantum Desa

26 Oktober 2026
Load More

Berita Pilihan

KPK Terbitkan Sprindik Baru, Geledah Kantor Bea Cukai Kudus
News

KPK Terbitkan Sprindik Baru, Geledah Kantor Bea Cukai Kudus

by Nisa Hafidzotus S
28 Oktober 2026

KUDUS, Lingkar.news – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC)...

Ilustrasi-Sejumlah kendaraan menembus hujan yang lebat. Info cuaca Jateng dua hari ke depan bisa cek di sini.

Info Cuaca Jateng Terkini: 27-29 Potensi Hujan Lebat!

27 Oktober 2026
Koordinator GERMAP, Cahaya Basuki alias Yayak Gundul. (Lingkar.news Network)

GERMAP Bakal Maraton ke 4 Instansi, Kawal Transparansi Anggaran Publik di Pati

26 Oktober 2026
Wakil Ketua KPK Johanis Tanak mengusulkan RUU Perampasan Aset mengatur perampasan harta pejabat yang tidak dilaporkan atau tidak sesuai LHKPN.

KPK Usul Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN Bisa Dirampas Negara

26 Oktober 2026
Menkeu Suahasil Nazara menegaskan gaji ASN, TNI, dan Polri tetap ditransfer langsung ke rekening masing-masing, bukan melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menkeu Tegaskan Gaji ASN Tetap Ditransfer Langsung ke Rekening, Bukan Lewat KDMP

23 Oktober 2026

Trending Hari Ini

  • Pembahasan materi dan diskusi tentang tata kelola keuangan BUMDes..

    Perkuat Tata Kelola Keuangan, Kapanewon Nglipar Fasilitasi Pengelola BUMKal Gunakan Aplikasi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dijuluki ‘Kuba-nya Indonesia’, Cerutu Jember Tembus Pasar Ekspor 45 Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Nonton Video Viral Lewat Yandex Browser Jepang atau Yandex Ru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MK Minta Pemerintah dan DPR Segera Revisi Aturan Hak Keuangan Pejabat Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Instagram Youtube TikTok
LINGKAR.news

Lingkar News adalah web resmi dari Lingkar Media Group Network Meliputi Lingkar TV Lingkar Jateng, Lingkar Jatim, Lingkar Jogja dan Lingkar Jabar

Media Network Kami :

  • Berita Jateng Hari Ini
  • Berita Jabar Hari Ini
  • Berita Jatim Hari Ini
  • Berita Jogja Hari Ini
  • Papua
  • Berita Banten Hari Ini
  • Tentang Kami
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Developer

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya