JAKARTA, Lingkar.news – Truk bermuatan 37 ton terperosok ke selokan di kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (20/2/2026) pagi. Hingga tengah malam, truk masih belum berhasil dievakuasi.
Pantauan pukul 23.57 WIB, truk berwarna hijau tersebut masih miring ke kiri dan menutupi sebagian badan jalan, menyebabkan kemacetan parah sejak pagi. Beberapa warga ikut membantu mengatur lalu lintas.
“Dari subuh sudah jeblos. Tadi pagi macetnya parah, karena jalannya jadi sempit,” kata Adi, warga sekitar.
Evakuasi Truk Hadapi Kendala
Aipda Zulkarnain dari Unit Lalu Lintas Polsek Kembangan menjelaskan proses evakuasi terhambat oleh muatan berat truk dan faktor keselamatan di lokasi.
“Dari pagi sudah kita upayakan pakai derek besar Dishub, tapi tidak mampu. Crane juga sempat mau bantu, tapi ada kabel listrik di atas, takut tersengat listrik, itu bahaya,” jelasnya.
Menurut Zulkarnaen, muatan puluhan ton keramik dalam truk itu menyulitkan proses evakuasi.
“Muatan sekitar 37 ton, itu belum termasuk berat kendaraannya. Jadi memang memberatkan untuk evakuasi,” katanya.
Saat ini petugas tengah menunggu bantuan forklift berkapasitas sekitar 25 ton yang didatangkan dari wilayah Cengkareng untuk membantu proses evakuasi.
“Kita tunggu forklift dari Cengkareng. Mudah-mudahan bisa segera berhasil dievakuasi malam ini,” tambahnya.
Penyebab Insiden dan Dampak Lalu Lintas
Insiden terjadi karena sopir truk diduga salah mengambil jalur setelah mengikuti arahan pengendara motor yang tidak mengetahui kondisi jalan.
“Sopir mau ke arah Cengkareng, tapi salah jalan karena ikut arahan seseorang. Dia mau ambil kiri karena ada mobil dari depan mau keluar, akhirnya jeblos,” tutur Zulkarnaen.
Adapun lokasi itu merupakan bekas galian, sehingga kondisi tanah rapuh menahan beban truk.
“Kalau tidak cepat dievakuasi, kasihan masyarakat. Dampaknya tadi pagi sudah luar biasa. Semoga malam ini bisa kita selesaikan,” imbuhnya.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki












