JAKARTA, Lingkar.news – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menaikkan dana operasional atau honor kader Dasawisma (Dawis) menjadi Rp 750 ribu per bulan untuk menepati janji kampanye dalam Pilkada 2024 lalu.
Dana operasional yang didapatkan kader Dasawisma sebelumnya sebesar Rp 500 ribu, namun mulai Juli ini Dawis akan mendapatkan dana operasional sebesar Rp 750 ribu per bulan.
“Ada kenaikan Rp 250 ribu setiap bulannya. Jadi, yang namanya laki-laki itu janjinya yang dikejar,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Cideng, Jakarta Pusat, Selasa,1 Juli 2025.
Pramono menjelaskan, saat ini jumlah kader Dasawisma di DKI Jakarta tercatat sebanyak 76.114 orang.
Dengan jumlah Dasawisma yang cukup besar itu, lanjut Pramono, maka anggarannya yang dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta juga mengalami kenaikan dari sebelumnya Ro 456 miliar menjadi Rp 685 miliar.
Kendati demikian, Pramono menilai Dasawisma layak mendapatkan kenaikan dana operasional karena Dasawisma merupakan salah satu ujung tombak bagi Pemprov DKI di tingkat bawah.
“Apa tugas Dasawisma ini? Salah satunya adalah dia memberikan catatan jumlah anggota keluarga, balita, ibu hamil, keadaan rumah tangga di bawah, dan sebagainya yang termasuk status kesehatan, pendidikan, ekonomi dan sebagainya,” kata Pramono.
Tak hanya itu, kata Pramono, bahkan Dasawisma juga bertugas untuk hal yang berkaitan dengan lingkungan. Misalnya kebersihan, keamanan lingkungan, taman kota, bak sampah, dan lain-lainnya.
Sebelumnya, saat masih menjadi Calon Gubernur Jakarta, Pramono sempat menjanjikan kenaikan uang operasional Dasawisma (Dawis) jika terpilih pada Pilkada 2024.
Hal tersebut disampaikan saat berdialog dengan ibu-ibu di Ponpes Al-Wathoniyah, Cakung, Jakarta Timur, yang mengeluhkan dana operasional Dasawisma.
Jurnalis: Ant/Ceppy Febrinika Bachtiar
Editor: Rosyid











