Yogyakarta, Lingkar.news – Bek asing anyar PSIM Yogyakarta, Ondrej Rudzan, tengah berjuang keras menjalani proses adaptasi dengan cuaca tropis di Indonesia setelah resmi didatangkan pada bursa transfer musim 2026/2027. Informasi adaptasi pemain asal Republik Ceko ini dibagikan oleh pihak klub pada Kamis (10/09/2026).
Ondrej menjelaskan bahwa suhu udara yang panas saat berlaga di sore hari memberikan ujian fisik yang cukup berat bagi dirinya. Kendati demikian, ia enggan menjadikan faktor cuaca tersebut sebagai alasan atas kurangnya performa maksimal di lapangan hijau. Pemain bertahan ini merasa gaya permainannya cukup membantu mempercepat proses aklimatisasi terhadap cuaca panas di wilayah Yogyakarta dan Bantul.
Pemain berkebangsaan Republik Ceko ini menilai bahwa tantangan cuaca merupakan hal yang adil bagi semua pemain, namun ia optimis kebugaran fisik tim akan jauh lebih diuntungkan saat melakoni pertandingan pada malam hari, sekaligus menegaskan komitmennya untuk segera membenahi kekurangan demi mengamankan poin penuh.
“Mengenai cuaca, memang tidak mudah, tetapi kondisinya sama bagi semua pemain,” ungkap Ondrej.
“Jadwal berikutnya kami akan berlaga pukul 19.00, sehingga cuacanya akan terasa jauh lebih nyaman bagi tim maupun bagi saya pribadi,” jelas Ondrej.
Pada pertandingan pekan perdana sebelumnya, PSIM Yogyakarta harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh Persita Tangerang. Evaluasi mendalam pun langsung dilakukan menjelang laga krusial berikutnya. Laskar Mataram dijadwalkan bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu (13/09/2026) pukul 19.00 WIB.
“Oleh karena itu, kami harus membenahi karena pertandingan berikutnya akan serupa, dan kami tidak ingin kalah,” tegas Ondrej.
Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis













