TEGAL, Lingkar.news – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi melaksanakan Salat Iduladha bersama masyarakat terdampak bencana tanah gerak di Masjid Raya Huntara (Hunian Sementara) Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Rabu (27/5/2026).
Dalam Salat Id bersama warga huntara tersebut, Luthfi didampingi oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Ahmad Kholid, dan Forkopimda Kabupaten Tegal. Kiai Tokhib Abu Umar bertindak sebagai imam, dengan khatib Ustaz Ahmad Muhtarozi.
“Hari ini kami lihat semua wajahnya cerah, tidak ada yang kusut. Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 2026. Semoga seluruh ibadah kita diterima oleh Allah. Saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” kata Luthfi saat memberikan sambutan usai salat dan khutbah Iduladha.
Gubernur menyampaikan, masyarakat yang menunaikan salat Iduladha di Masjid Raya Huntara Tegal maupun di tempat lain, memiliki nilai yang sama dengan umat muslim yang wukuf di Arafah.
Luthfi memahami situasi sulit yang dirasakan masyarakat yang tinggal di huntara. Momentum Salat Id dengan warga huntara merupakan bentuk kebersamaan dan bentuk hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat yang terdampak bencana.
“Segala kekurangan dan apa yang diberikan saat ini adalah sesuatu yang tetap harus kita syukuri. Percayalah, Bapak-Ibu sekalian tidak akan ditinggalkan atau ditelantarkan oleh negara,” tandasnya.
Dalam momen tersebut, Gubernur Luthfi dan Bupati Tegal menyerahkan hewan kurban kepada masyarakat setempat. Hewan kurban berupa sapi angus seberat 906 kilogram (kg) itu berasal dari anggaran pribadi Gubernur Jateng.
Ketua Huntara Tegal sekaligus Ketua Panitia Kurban, Ruslani, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur atas hewan kurban seekor sapi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Namun hal yang paling membahagiakan masyarakat adalah kehadiran langsung Ahmad Luthfi dan Bupati Tegal untuk Salat Iduladha bersama warga huntara.
“Saya melihat wajah warga Huntara semua ceria dengan adanya pemberian sapi. Masyarakat sangat antusias dan senang, dari dulu kan nggak pernah Salat Idulfitri maupun Iduladha itu didatangi oleh pejabat, seperti gubernur dan bupati,” ujar mantan Kepala Desa Padasari tersebut.
Warga lain, Rifai, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Luthfi. Ia berharap, ke depan hunian tetap (huntap) bisa segera diwujudkan agar masyarakat tidak cemas memikirkan masa depan.
Jurnalis: Hms
Editor: Basuki












