PATI, Lingkar.news –Rendahnya keterisian kuota siswa sekolah dasar (SD) di Sekolah Rakyat Tlogowungu, Kabupaten Pati, memicu perhatian serius dari parlemen.
Ketua Komisi D DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo merekomendasikan jajaran eksekutif untuk menggandeng pemerintah desa demi memperluas jangkauan informasi ke masyarakat bawah.
Ia menilai belum maksimalnya penyebaran informasi menjadi salah satu penyebab utama kuota belum terpenuhi.
“Kami akan berkomunikasi dengan dinas terkait dan mencarikan solusi. Kemungkinan masih kurang informasi sampai ke bawah, karena belum tentu masyarakat kurang mampu memiliki media sosial,” ujar Teguh, Rabu (8/7/2026).
Maka, perlu ada sosialisasi melalui kepala desa, camat, dan perangkat lainnya agar informasi bisa diterima masyarakat yang berhak.
Data Keterisian Kuota Sekolah Rakyat Tlogowungu
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsosp3AKB) Kabupaten Pati, Aviani Tritanti Venusia, mengungkapkan kuota jenjang SD di Sekolah Rakyat Tlogowungu baru terisi 32 siswa dari total kuota 90 siswa. (adv)
Jurnalis: Fahtur
Editor: Asih













