DEMAK, Lingkar.news – Museum Masjid Agung Demak menjadi salah satu destinasi wisata edukasi bagi masyarakat umum maupun pelajar untuk mengetahui perjalanan penyebaran agama Islam di Kota Wali.
Museum yang berada di kawasan Masjid Agung Demak ini menyimpan puluhan benda-benda bersejarah peninggalan Wali Songo seperti Sunan Kalijaga dan Raden Fattah. Koleksi tersebut tersimpan rapi dan terawat hingga sekarang.
Museum Masjid Agung Demak juga kerap menjadi tujuan karya wisata sebagai pembelajaran langsung terkait sejarah penyebaran agama Islam dan Masjid Agung Demak.
Seperti halnya siswa-siswi dari SDN 4 Kembangarum, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak yang melaksanakan kegiatan outing class di Museum Masjid Agung Demak.
Museum Masjid Agung Demak Simpan Al-Qur’an Tulisan Tangan Sunan Bonang
Saat berkunjung ke museum tersebut siswa-siswi diajak berkeliling oleh penjaga museum untuk dikenalkan serta diceritakan benda-benda bersejarah yang disimpan disana.
Mereka antusias mendengarkan cerita dari petugas, bahkan mereka juga aktif bertanya tentang bagaimana sejarah dari benda-benda peninggalan Sunan Kalijaga yang tersimpan di Museum Masjid Agung Demak itu.
Khoiriyah, seorang guru pendamping SDN 4 Kembangarum menjelaskan bahwa tujuan kunjungan ke Museum Masjid Agung Demak untuk mengenalkan sejarah kepada murid-muridnya.
“Untuk mengedukasi anak-anak biar mereka tahu sejarah-sejarah peninggalan Sunan Kalijaga dan Sultan Fattah. Intinya belajar sejarah,” ujar Khoiriyah disela-sela menemani murid-muridnya belajar sejarah di Museum Masjid Agung Demak, Senin, 7 Oktober 2024.
Kegiatan outing class SDN 4 Kembangarum itu sebagai salah satu pembelajaran di luar ruangan sekaligus untuk mengisi waktu jeda setelah melaksanakan tes semester.
“Ini diikuti oleh sekitar 75 siswa siswi dari kelas 1 sampai kelas 4,” ucapnya.
Kegiatan outing claas ini juga bertujuan untuk mengenalkan potensi wisata lokal yang ada di Kota Wali.
“Sebelum ke sini (museum) ke Degega, itu untuk mengenalkan kalau Demak punya wisata Degega. Di sana outbond renang. Nanti setelah dari sini dilanjut ziarah ke Makam Sultan Fattah,” tutupnya. (Lingkar Network | M. Burhanuddin Aslam – Lingkar.news)











