SEMARANG, Lingkar.news – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menyebutkan setidaknya ada sembilan kabupaten/kota di Jateng yang mengajukan pembentukan kawasan industri.
Menurut Luthfi, kawasan industri saat ini memang masih menjadi penopang penting dalam menumbuhkan perekonomian daerah.
“Kawasan industri menjadi primadona untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi baru. Ada sembilan kabupaten/kota yang nanti akan mengajukan menjadi kawasan industri,” katanya di Semarang, Sabtu (21/2/2026).
9 Daerah yang Ajukan Kawasan Industri
Sembilan daerah tersebut meliputi Kabupaten Rembang, Kabupaten Demak, Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, Kabupaten Brebes, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, dan Kabupaten Kebumen.
Gubernur menjelaskan pengembangan kawasan industri nantinya akan disesuaikan dengan potensi masing-masing wilayah.
“Dengan hadirnya kawasan industri, pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru akan terbentuk secara lebih merata,” ujar Luthfi
Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Selain kawasan industri, Luthfi menekankan penguatan sektor UMKM yang jumlahnya hampir empat juta unit di Jateng sebagai penggerak ekonomi di level bawah, sekaligus naik kelas ke skala yang lebih besar.
“Sehingga perlu ada pendampingan, modal, kemudian pemasaran, dan lain sebagainya,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng juga terus mendorong ekonomi kreatif (ekraf) di wilayah tersebut, mengingat sektor ekraf bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Pengembangan 1.000 Desa Wisata
Di sektor pariwisata, Gubernur memastikan pengembangan lebih dari 1.000 desa wisata tidak berhenti pada pembentukan semata, melainkan diperkuat melalui pembinaan teknis, pengelolaan, pendanaan, hingga promosi.
“Seribu desa wisata sudah kita ciptakan. Tidak bisa kita lepas begitu saja. Harus ada pembinaan teknis, penguatan pemasaran, pendanaan, pengelolaan, dan promosi,” katanya.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki













