• Top News
  • Kabar Desa
  • Peta Situs
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Jurnalisme
  • Redaksi
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
  • Register
LINGKAR.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
LINGKAR.news
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
No Result
View All Result
LINGKAR.news

Beranda | Berita KP2MI

KP2MI dan FPPI Perkuat Pemberdayaan Perempuan PMI, dari Migrasi Aman hingga Kemandirian Ekonomi

by Basuki Rahardjo
16-Okt-2026 14:22
in Berita KP2MI, News
KP2MI dan FPPI bekerja sama memperkuat kemandirian ekonomi perempuan PMI melalui literasi keuangan, kewirausahaan, dan pendampingan keluarga.

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) menandatangani Nota Kesepahaman di Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

184
VIEWS
WhatsappFacebookTwitter

JAKARTA, Lingkar.news – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memperkuat pemberdayaan perempuan pekerja migran Indonesia (PMI) melalui kerja sama dengan Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI).

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman di Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026. Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas perempuan PMI, memperkuat ekonomi keluarga, dan mendorong kesejahteraan masyarakat di daerah asal.

Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI, Dr. Muh. Fachri, S.STP., M.Si., mewakili Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin dalam penandatanganan tersebut.

KP2MI dan Kemenperin menyiapkan 1.066 calon PMI melalui program SMK Go Global dengan pelatihan berbasis permintaan serta kebutuhan dunia usaha.

KP2MI dan Kemenperin Siapkan 1.066 Calon PMI Terampil untuk Bersaing di Pasar Kerja Global

15 Oktober 2026
Serah terima jenazah di rumah duka di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

BP3MI Jawa Barat Kawal Pemulangan Jenazah Pekerja Migran Asal Indramayu dari Dubai hingga Pemakaman

15 Oktober 2026

Fachri menegaskan, kerja sama ini bukan sekadar seremoni kelembagaan, melainkan komitmen untuk menghadirkan pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi perempuan PMI dan keluarga mereka.

“Pemberdayaan bukan sekadar memberikan bantuan, pelatihan, atau modal usaha. Pemberdayaan yang sesungguhnya adalah mengubah seseorang dari yang semula rentan menjadi berdaya, dari yang semula bergantung menjadi mandiri, dan dari penerima manfaat menjadi pelaku utama perubahan dalam kehidupannya,” tegas Fachri.

Menurutnya, keberhasilan tata kelola pekerja migran tidak cukup diukur dari jumlah PMI yang ditempatkan di luar negeri. Aspek keselamatan kerja, pelindungan, pengelolaan penghasilan, dan peningkatan kesejahteraan keluarga juga menjadi indikator penting.

KP2MI Dorong Pemberdayaan PMI di Setiap Tahap Migrasi

Fachri menjelaskan, pemberdayaan PMI perlu dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari sebelum keberangkatan, selama bekerja di luar negeri, hingga setelah kembali ke Indonesia.

Sebelum keberangkatan, calon PMI perlu memperoleh pembekalan keterampilan, pemahaman mengenai hak-hak pekerja, literasi keuangan, serta pengetahuan untuk mengenali risiko penipuan, eksploitasi, kekerasan, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Pembekalan tersebut penting agar calon PMI mampu mengambil keputusan secara tepat dan menghindari tawaran pekerjaan yang tidak aman maupun tidak prosedural.

Selama bekerja di luar negeri, PMI perlu mendapatkan akses terhadap informasi, layanan pengaduan, pendampingan, dan penguatan literasi keuangan. Pengelolaan remitansi atau uang yang dikirimkan kepada keluarga di Indonesia juga menjadi perhatian.

KP2MI mendorong agar remitansi tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga dimanfaatkan untuk membiayai pendidikan anak, membangun tabungan, melakukan investasi, dan mengembangkan usaha produktif.

Sementara itu, bagi PMI yang telah kembali ke Indonesia, pemberdayaan diarahkan pada proses reintegrasi, pemanfaatan keterampilan yang diperoleh di luar negeri, serta pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Dengan pendekatan tersebut, kepulangan ke tanah air diharapkan menjadi awal bagi kehidupan yang lebih mandiri dan produktif. PMI purna juga diharapkan dapat memperkuat ekonomi keluarga sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan di daerah asal.

Pemberdayaan Perempuan PMI Harus Melibatkan Keluarga

KP2MI menilai pemberdayaan perempuan PMI tidak cukup hanya berfokus pada pekerja migran, tetapi juga harus mencakup keluarga yang ditinggalkan.

Perempuan PMI kerap memikul tanggung jawab besar dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, membiayai pendidikan anak, membantu orang tua, dan membangun masa depan keluarga. Karena itu, keluarga perlu mendapatkan penguatan kapasitas agar mampu mengelola remitansi secara bijaksana dan menjaga ketahanan rumah tangga.

Pendampingan keluarga juga diperlukan untuk mendukung pengasuhan anak dan memastikan mereka memperoleh kesempatan pendidikan yang baik.

“Perempuan bukan sekadar objek yang harus kita lindungi. Perempuan adalah subjek pembangunan, pengambil keputusan, penggerak ekonomi keluarga, pemimpin komunitas, dan agen perubahan,” ujar Fachri.

Melalui kolaborasi dengan FPPI, KP2MI berharap dapat memperkuat edukasi migrasi aman, literasi keuangan keluarga PMI, kewirausahaan perempuan, serta pendampingan keluarga.

Kerja sama ini juga diarahkan untuk memperluas akses perempuan terhadap pasar, pembiayaan, dan jejaring usaha produktif. Organisasi perempuan dan komunitas diharapkan turut berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai risiko migrasi tidak aman sekaligus membuka peluang kemandirian ekonomi.

Desa Migran EMAS Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga PMI

Pemberdayaan perempuan PMI juga akan dihubungkan dengan pembangunan desa melalui program Desa Migran EMAS, yakni Desa Edukatif, Maju, Aman, dan Sejahtera.

Melalui program ini, desa didorong menjadi lingkungan yang mampu mempersiapkan calon PMI secara kompeten, mendukung migrasi aman, mendampingi keluarga PMI, serta mengoptimalkan pemanfaatan remitansi.

Program tersebut juga membuka ruang bagi PMI purna untuk mengembangkan usaha produktif dengan memanfaatkan keterampilan dan pengalaman yang diperoleh selama bekerja di luar negeri.

KP2MI ingin memastikan manfaat migrasi tidak berhenti pada peningkatan pendapatan individu, tetapi turut memperkuat ekonomi keluarga dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah asal.

Untuk mencapai tujuan tersebut, dukungan lintas sektor diperlukan. Pemerintah membutuhkan keterlibatan organisasi masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan komunitas perempuan agar program pemberdayaan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan.

KP2MI dan FPPI Wujudkan Program Konkret

Fachri berharap Nota Kesepahaman antara KP2MI dan FPPI ditindaklanjuti melalui program bersama yang konkret, terukur, dan berorientasi pada hasil. Dengan demikian, kerja sama tersebut tidak berhenti pada dokumen kelembagaan, tetapi memberikan manfaat nyata bagi perempuan PMI, keluarga, dan masyarakat di daerah asal.

Ia menegaskan, pelindungan dan pemberdayaan harus berjalan beriringan. Pelindungan diperlukan untuk memastikan PMI terhindar dari risiko dan eksploitasi, sedangkan pemberdayaan memberi mereka kemampuan, akses, dan kesempatan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri.

“Pelindungan tanpa pemberdayaan berisiko membuat seseorang terus bergantung pada bantuan. Pemberdayaan tanpa pelindungan berisiko membuat seseorang semakin rentan terhadap eksploitasi. Pelindungan yang terintegrasi dengan pemberdayaan akan melahirkan manusia yang mandiri, keluarga yang tangguh, dan masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, KP2MI menegaskan komitmennya untuk memperkuat pemberdayaan PMI secara menyeluruh, mulai dari persiapan sebelum keberangkatan, selama bekerja di luar negeri, hingga setelah kembali ke Indonesia.

Upaya tersebut diharapkan memastikan perempuan PMI tidak hanya terlindungi saat bekerja di luar negeri, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi dan mampu membangun masa depan yang lebih baik bagi keluarga serta masyarakatnya.

Penulis: Amelia Erisanna

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: Desa Migran EMASFPPIKP2MIPekerja Migran Indonesiapelindungan pekerja migranPemberdayaan Perempuan PMIremitansi PMI
Previous Post

OTT Bupati Klaten: KPK Sita Rp1,9 Miliar dalam Tong Biru dan Ungkap 5 Klaster Korupsi

Next Post

4 Relawan Meninggal dalam Karhutla Bromo, 2 Korban Luka Bakar Dirawat di RSUD Dr Soetomo

Kategori Terkait

Pemkab Blora mendorong kolaborasi BUMDes dan koperasi untuk memperkuat ekonomi desa melalui dana ketahanan pangan dan usaha produktif.
Berita Jateng Hari Ini

Pemkab Blora Dorong Sinergi BUMDes dan Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Desa

by Basuki Rahardjo
16 Oktober 2026

Pemkab Blora mendorong kolaborasi BUMDes dan koperasi untuk memperkuat ekonomi desa melalui dana ketahanan pangan dan usaha produktif.

Read moreDetails
TNI menyatakan tunduk pada putusan MK soal peradilan militer. Kemenkum mulai mengkaji revisi UU Nomor 31 Tahun 1997 dengan tenggat dua tahun.

TNI Patuh Putusan MK soal Peradilan Militer, Kemenkum Mulai Kaji Revisi UU

16 Oktober 2026
Karhutla Gunung Bromo menewaskan empat relawan, dua korban luka bakar serius dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

4 Relawan Meninggal dalam Karhutla Bromo, 2 Korban Luka Bakar Dirawat di RSUD Dr Soetomo

16 Oktober 2026
KPK menyita Rp1,9 miliar dalam OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan mengungkap lima klaster dugaan korupsi, termasuk pengadaan, perizinan, dan audit BPK.

OTT Bupati Klaten: KPK Sita Rp1,9 Miliar dalam Tong Biru dan Ungkap 5 Klaster Korupsi

16 Oktober 2026
KPK membawa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Kepala BPK Jateng Ahmad Luthfi ke Jakarta usai OTT.

KPK Bawa Bupati Klaten Hamenang dan Kepala BPK Jateng ke Jakarta, 10 Orang Diperiksa

16 Oktober 2026
Load More

Berita Pilihan

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi yang diusut KPK.
Nasional

Prabowo Copot Suharyanto, Lantik Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB

by Basuki Rahardjo
15 Oktober 2026

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi...

KPK menahan lima tersangka dugaan korupsi Dana Siap Pakai kebencanaan, salah satunya Bima Setyawan, adik Kepala BNPB Suharyanto.

KPK Tahan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai Bencana, Termasuk Adik Kepala BNPB Suharyanto

14 Oktober 2026
Gedung BNPB

OTT ke-22 KPK Sasar BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oktober 2026
BGN menutup permanen dua SPPG di Kota Semarang dan Kabupaten Batang, layanan 4.965 penerima manfaat MBG dialihkan ke SPPG terdekat.

BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jateng, Layanan MBG 4.965 Penerima Dialihkan

13 Oktober 2026
Tampak IPAL SPPG Kendal yang bermasalah. Ditemukan kala Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari melakukan sidak, Senin (12/10/2026). (Elza Nur / Lingkar.news)

Ditemukan IPAL SPPG Bermasalah di Kendal, Begini Kondisinya

12 Oktober 2026

Trending Hari Ini

  • Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Nonton Video Viral Lewat Yandex Browser Jepang atau Yandex Ru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati HUT ke-25 Partai, DPC Demokrat Blora Gelar Aksi Donor Darah untuk Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satgas ODC Tangkap Narapidana Anggota KKB di Dekai Yahukimo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polresta Bandung Selidiki 13 Kios Ambruk di Pasar Bersih Soreang, 1 Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Instagram Youtube TikTok
LINGKAR.news

Lingkar News adalah web resmi dari Lingkar Media Group Network Meliputi Lingkar TV Lingkar Jateng, Lingkar Jatim, Lingkar Jogja dan Lingkar Jabar

Media Network Kami :

  • Berita Jateng Hari Ini
  • Berita Jabar Hari Ini
  • Berita Jatim Hari Ini
  • Berita Jogja Hari Ini
  • Papua
  • Berita Banten Hari Ini
  • Tentang Kami
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Developer

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya