KOTA BENGKULU, Lingkar.news – Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Bengkulu telah memeriksa 50 orang saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pertambangan batu bara yang melibatkan PT Ratu Samban Mining.
Pemeriksaan saksi dilakukan setelah penyidik menetapkan Sonny Adnan, mantan Direktur PT Ratu Samban Mining, sebagai tersangka pada awal 2026.
“Terkait perkara dengan tersangka SA sektor tambang sudah 50 saksi diperiksa termasuk pemeriksaan WNA inisial WS,” kata Pelaksana Harian Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bengkulu, Deni Agustian, Jumat (20/2/2026).
WNA Australia Diperiksa sebagai Saksi
Pada Jumat, penyidik juga memeriksa warga negara Australia, Wilfred, yang diketahui pernah menjadi konsultan pada Kantor Wilfred Scultz tahun 2012.
Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami informasi serta memperkuat alat bukti dalam proses penyidikan yang masih berjalan.
Menurut Deni, keterangan saksi diharapkan membantu penyidik menguraikan konstruksi perkara secara komprehensif dan proporsional.
Ia menegaskan penanganan perkara ini merupakan bagian dari komitmen Kejati Bengkulu dalam mengawal tata kelola sektor sumber daya alam agar berjalan sesuai ketentuan hukum.
“Proses penyidikan dilaksanakan secara profesional, transparan, dan berlandaskan asas praduga tidak bersalah,” ujarnya.
Kerugian Negara Capai Rp1,3 Triliun
Dalam perkara ini, Kejati Bengkulu telah menetapkan sejumlah tersangka, termasuk mantan Bupati Bengkulu Utara dua periode (2006–2016), Imron Rosyadi.
Imron ditetapkan sebagai tersangka ke-15 dalam kasus dugaan korupsi pertambangan batu bara yang diduga merugikan keuangan negara hingga Rp1,3 triliun.
Selain itu, Kejati telah menetapkan dua tersangka lainnya, yakni Sonny Adnan, mantan Direktur PT Ratu Samban Mining; serta Fadillah Marik, mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Bengkulu tahun 2007.
Sejumlah Terdakwa Sudah Disidangkan
Beberapa terdakwa lainnya telah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Bengkulu, yaitu:
- Edhie Santosa – Direktur PT Ratu Samban Mining
- Bebby Hussy – Komisaris PT Tunas Bara Jaya
- Saskya Hussy – General Manager PT Inti Bara Perdana
- Julius Soh – Direktur Utama PT Tunas Bara Jaya
- Agusman – Marketing PT Inti Bara Perdana
- Sutarman – Direktur PT Inti Bara Perdana
- David Alexander – Komisaris PT Ratu Samban Mining
- Sunindyo Suryo Herdadi – Kepala Inspektur Tambang Kementerian ESDM (Apr 2022–Jul 2024)
- Nazirin – Inspektur Tambang Bengkulu
- Awang dan Andy Putra – keluarga Bebby Hussy
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki













