• Top News
  • Kabar Desa
  • Peta Situs
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Jurnalisme
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
  • Register
LINGKAR.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
LINGKAR.news
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
No Result
View All Result
LINGKAR.news

Beranda | Pesona

Westiani Agustin, Penggagas Pembalut Kain Ramah Lingkungan

by Kontri UIN SOLO
22-Sep-2022 17:09
in Pesona
Westiani Agustin (Dok. Pribadi Westiani Agustin/Lingkar.news)

Westiani Agustin (Dok. Pribadi Westiani Agustin/Lingkar.news)

348
VIEWS
WhatsappFacebookTwitter

Lingkar.news – Stigma perempuan sebagai kontributor sampah pembalut sekali pakai sudah melekat di masyarakat Indonesia. Seperti halnya Westiani Agustin (45) seorang penggagas Kantor Biyung (yang bermakna Ibu) pada 2018 sebagai bentuk social enterprise.

Ia bersama kedua anaknya, Ken (17) dan Sang ( 20). Ini juga berangkat dari keinginan untuk berkontribusi mengurangi beban ‘Ibu Bumi’.

Sebelumnya, Ani sapaan akrabnya  pernah mendapati seorang sutradara film independen yang akrab dengan isu-isu lingkungan malah memilih foto seorang pria menunjukkan celana dalam perempuan sebagai contoh sampah yang dibuang masyarakat ke sungai.

Profil Dr. Muh. Fachri, Dari Lurah Hingga Jabat Dirjen Pemberdayaan KP2MI

Profil Dr. Muh. Fachri, Dari Lurah Hingga Jabat Dirjen Pemberdayaan KP2MI

4 Desember 2025
Wali Kota Semarang Agustin Terima Piala Women’s Inspiration Awards 2025

Wali Kota Semarang Agustin Terima Piala Women’s Inspiration Awards 2025

1 Mei 2025

Tentu gambar itu merendahkan salah satu gender. Aktivis lingkungan laki-laki menganggap mereka menyelamatkan lingkungan, sedangkan perempuan merusak lingkungan. Kenapa pakaian dalam yang diangkat. Kenapa, misalnya tidak menunjukkan bungkus plastik kresek atau kemasan produk dari perusahaan besar.

Setelah bertahun-tahun bergelut dalam isu pendidikan lingkungan, Ani bersama kedua anaknya itu bekerja sama untuk proyek home schooling yang dapat menjadi salah satu sumber pemasukan bagi keluarga, sekaligus berdampak ke orang lain. Produksi pertama lahir pada 2018 setelah melakukan riset selama sekitar 2 tahun.

Membuat pembalut kain dipilih, karena setidaknya ada sekitar 70 juta perempuan Indonesia mengalami menstruasi aktif. Dengan asumsi, masing-masing perempuan memakai pembalut 20 lembar per bulan, akan ada 1,4 miliar pembalut sekali pakai dan berakhir menjadi sampah.

Dari hitungan tersebut, maka dalam setahun ada 16,8 miliar pembalut. Jumlah tersebut bila dijabarkan luasannya bisa mencapai 378 kilometer persegi atau setara Kota Semarang.

Saat memulai bisnis sosial pada 2018, Ani mengaku, peminat pembalut kain masih sangat sepi. Ia hanya menawarkan ke lingkaran pergaulan terdekat, termasuk juga menawarkan produk melalui media sosial. Namun pada 2019, Ani menuturkan lembaganya terbantu dengan tren zero waste.

Konsumen tidak mikir repotnya mencuci pembalut kain, yang penting zero waste. Mereka ganti semua yang sekali pakai. Namun pada 2020, bisnis itu ikut terdampak pandemi, bahkan berkurang hingga 70 persen, sehingga mau tidak mau penjualan melalui medsos menjadi jalan utama.

Seiring berjalannya waktu, Ani bukan hanya “menjual” pembalut kain, tapi juga memberikan pelatihan dan edukasi mengenai kesehatan reproduksi, cara membuat sendiri pembalut kain hingga bagaimana memproduksi pembalut kain secara massal.

Ani dapat membuat klasifikasi pasang pasar. Pasar pertama adalah 20 persen perempuan kelas menengah maupun menengah atas yang memiliki akses ke internet dan media sosial, sehingga memiliki informasi, kesadaran terhadap lingkungan maupun rasa kritis terhadap penggunaan pembalut kain.

Selanjutnya kelompok pasar 80 persen yang berasal dari kelas menengah maupun menengah bawah, yaitu perempuan yang kurang akses terhadap informasi, namun punya memori mengenai penggunaan pembalut kain oleh ibu atau nenek mereka.

Pasar 20 persen ini memang target dia agar mereka mau membeli pembalut, sedangkan yang 80 persen yang harus juga digarap agar mendapat edukasi lingkungan dan kesehatan reproduksi serta bisa membuat sendiri pembalut kain.

Ani menggaris bawahi misi utama usahanya sebagai gerakan socio enterprise adalah mengumpulkan profit dari penjualan produk berupa pembalut kain dan pelatihan untuk selanjutnya melakukan ‘misi sosial’ dengan profit tersebut.

Sebagai seorang sociopreneur perempuan, Ani terpilih menjadi salah satu dari 9 perempuan Indonesia penerima pelatihan dalam program ‘Deepening Impact of WomenActivators’ (DIWA) untuk Women Social Entrepreneurs (WSEs) dari organisasi Ashoka Indonesia Tahun 2022. (Lingkar Network | Lingkar.news)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: pesonaSosok inspiratif
Previous Post

Minibus Tabrak Angkot di Sukabumi, 3 Orang Tewas di Tempat

Next Post

Galeri Seni Menara Kenalkan Potensi Desa Wisata Kudus Lewat Lukisan

Kategori Terkait

Libatkan Berbagai Kalangan, 670 Penari Pecahkan Rekor MURI Tari Lajur Caping Kalo
Artikel

Libatkan Berbagai Kalangan, 670 Penari Pecahkan Rekor MURI Tari Lajur Caping Kalo

by Nisa Hafidzotus S
26 September 2026

Pemkab Kudus saat memecahkan Rekor MURI Tari Lajur Caping Kalo yang digelar di Halaman Pendopo Kabupaten Kudus, Sabtu (26/9/2026). (Dok....

Read moreDetails
GKBRAA Paku Alam Tekankan Kualitas, Bukan Kuantitas Waktu dengan Anak

GKBRAA Paku Alam Tekankan Kualitas, Bukan Kuantitas Waktu dengan Anak

10 Desember 2025
Kucing Prabowo Bobby Kertanegara Sabet Penghargaan dari Google Indonesia

Kucing Prabowo Bobby Kertanegara Sabet Penghargaan dari Google Indonesia

12 Desember 2024
Upaya Gaet Wisatawan, Pemkot Solo Gelar Urban Fashion

Upaya Gaet Wisatawan, Pemkot Solo Gelar Urban Fashion

18 November 2024
Menakjubkan! Perajin Ambon Sulap Limbah Tulang Ikan jadi Jam Dinding

Menakjubkan! Perajin Ambon Sulap Limbah Tulang Ikan jadi Jam Dinding

18 September 2024
Load More

Berita Pilihan

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi yang diusut KPK.
Nasional

Prabowo Copot Suharyanto, Lantik Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB

by Basuki Rahardjo
15 Oktober 2026

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi...

KPK menahan lima tersangka dugaan korupsi Dana Siap Pakai kebencanaan, salah satunya Bima Setyawan, adik Kepala BNPB Suharyanto.

KPK Tahan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai Bencana, Termasuk Adik Kepala BNPB Suharyanto

14 Oktober 2026
Gedung BNPB

OTT ke-22 KPK Sasar BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oktober 2026
BGN menutup permanen dua SPPG di Kota Semarang dan Kabupaten Batang, layanan 4.965 penerima manfaat MBG dialihkan ke SPPG terdekat.

BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jateng, Layanan MBG 4.965 Penerima Dialihkan

13 Oktober 2026
Tampak IPAL SPPG Kendal yang bermasalah. Ditemukan kala Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari melakukan sidak, Senin (12/10/2026). (Elza Nur / Lingkar.news)

Ditemukan IPAL SPPG Bermasalah di Kendal, Begini Kondisinya

12 Oktober 2026

Trending Hari Ini

  • SMPN 2 Sulang melantik 30 Agen Kece dan menggelar deklarasi antiperundungan untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.

    Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman, SMPN 2 Sulang Lantik 30 Agen Kece dan Deklarasi Antiperundungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Nonton Video Viral Lewat Yandex Browser Jepang atau Yandex Ru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Bantul Bentuk Tim Gabungan Cegah Penimbunan Bahan Pokok Jelang Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat: Polisi Bisa Segera Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras dengan 2 Langkah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Instagram Youtube TikTok
LINGKAR.news

Lingkar News adalah web resmi dari Lingkar Media Group Network Meliputi Lingkar TV Lingkar Jateng, Lingkar Jatim, Lingkar Jogja dan Lingkar Jabar

Media Network Kami :

  • Berita Jateng Hari Ini
  • Berita Jabar Hari Ini
  • Berita Jatim Hari Ini
  • Berita Jogja Hari Ini
  • Papua
  • Berita Banten Hari Ini
  • Tentang Kami
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Developer

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya