Lingkar.news – Nanda Fatimatuz Zahro, merupakan gadis kelahiran Kudus, 17 Agustus 2002. Gadis berusia 20 tahun ini adalah seorang mahasiswa semester lima dari program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Muria Kudus (UMK).
Nanda sapaan akrabnya ini menyukai baca puisi sejak ia duduk di bangku sekolah dasar. Sejak iseng mengikuti lomba baca puisi saat itu, ia merasa ketagihan dan tertarik terhadap puisi. Sejak saat itu ia sangat mengenal dunia sastra, dan menurutnya puisi bisa membangkitkan kepekaan dan instuisi diri.
Ia meraih peringkat pertama di ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) pada lomba baca puisi se-Jawa Tengah 2022.
Prestasi itu tidaklah instan didapatkan Nanda. sejak SD hingga sampai berkuliah, ia sering mengikuti event-event untuk berpuisi dan berpidato di depan panggung. Dengan melakoni hal tersebut menjadikan ia sebagai pribadi yang lebih percaya diri.
Saat masih Mts dan MA ia sering mengikuti ikut vent lomba dan kegiatan teater. Alasan inilah ia memutuskan untuk berkuliah di jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Selain teater, Nanda juga ingin mengembangkan diri di bidang publik speaking. Karena itu, ia mengikuti UKM Broadcasting untuk mengasah keterampilannya berbicara di depan umum. Dalam kiprahnya di bidang teater dan sastra, berbagai prestasi dan kejuaraan baik lokal maupun tingkat nasional pernah diraihnya. Di antaranya Juara 1 MSQ Se eks Karesidenan Pati, Juara 1 Puisi Religi Putri Porsema se-Kabupaten Kudus 2017, Juara 2 Lomba Baca Puisi Festival Bulan Bahasa Indonesia 2017, Juara 1 Puisi Religi Putri Porsema se-Kabupaten Kudus 2019, Juara 1 Lomba Baca Sajak Piala Bambang Sadono Tingkat Kabupaten, Juara 2 Lomba Geguri66tan Kwarcab Kudus, Juara 1 Lomba Pidato B. Jawa Kwarcab Kudus dan terbaru Juara 1 Lomba Baca Puisi Peksimida Jawa Tengah 2022.
Ke depannya nanda berharap, bakat dan potensi yang dimiliki semakin berkembang, sehingga bisa disalurkan ke berbagai wadah. Ia pun akan terus berusaha untuk konsisten dan fokus di bidang yang sedang ia geluti, yakni seni teater, sastra dan public speaking. (Lingkar Network | Lingkar.news)













