KAB. SLEMAN, LINGKAR.NEWS – Asosiasi BUMKalma LKD Kabupaten Sleman menggelar sarasehan bertajuk “Harmonisasi Dua Dasawarsa: Merajut Kebersamaan, Melangkah dan Tumbuh Bersama” di The Cangkringan Jogja Villa & Hotel, Sleman, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 150 peserta dari unsur Panewu, Lurah, serta pengelola BUMKalma ini menjadi momentum refleksi dua dekade perjalanan lembaga ekonomi antar-kalurahan dalam memperkuat ekonomi masyarakat.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman menekankan pentingnya transformasi BUMKalma dari sekadar pelaksana program menjadi entitas bisnis yang profesional, akuntabel, dan kompetitif.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Sleman menegaskan bahwa keberhasilan BUMKalma kini bergantung pada pembentukan ekosistem ekonomi yang mampu mengintegrasikan akses pasar, teknologi, pembiayaan, serta kemitraan strategis lintas wilayah.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Sleman dalam paparannya menyatakan bahwa akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik dan mitra usaha.
Menurutnya, tata kelola yang transparan, mulai dari tertib administrasi hingga pengelolaan aset yang hati-hati, menjadi syarat mutlak agar BUMKalma mampu bertahan di tengah perubahan ekonomi yang dinamis.
Untuk memastikan keberlanjutan, pemerintah daerah telah merumuskan lima kunci sinergi, yakni satu arah, satu data, satu rencana aksi, satu ekosistem, dan satu komitmen.
Model ini dirancang untuk menyelaraskan visi antara pemerintah kalurahan, kapanewon, hingga pihak swasta dan akademisi dalam satu ekosistem kolaboratif. Selain itu, penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi agenda prioritas agar pengurus BUMKalma memiliki kemampuan manajerial dan kewirausahaan yang mumpuni.
Pemerintah Kabupaten Sleman juga telah menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan BUMKalma yang dimulai dari fase konsolidasi kelembagaan, penguatan kapasitas, hingga fase ekspansi pasar melalui digitalisasi.
Agenda kerja periode 2026–2027 akan difokuskan pada pemetaan potensi unit usaha serta pendampingan manajemen keuangan yang lebih intensif.
“Dari Sleman, perjalanan dua dasawarsa BUMKalma kini memasuki babak baru: merajut kekuatan antar-kalurahan, memperkuat ekonomi masyarakat, dan melangkah bersama menuju ekosistem bisnis kalurahan yang berkelanjutan dan berdaya saing,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan dalam penutupan sarasehan tersebut.
Penulis : Agung Margandhi / TAPM Kabupaten Sleman – Lokasi : (Cangkringan, Sleman)












