KOTA YOGYAKARTA, LINGKAR.NEWS – Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (DPMKKPS) DIY menggelar rapat koordinasi pengelolaan potensi dan pengembangan Sistem Informasi Potensi Kalurahan (SINKal) di Ruang Rapat Manggala Praja, Kota Yogyakarta, Jumat (28/8/2026).
Pertemuan ini menegaskan bahwa SINKal harus bertransformasi dari sekadar instrumen pendataan menjadi basis strategis dalam menentukan arah pembangunan dan pemetaan potensi wilayah di seluruh kalurahan di DIY.
Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari jajaran DPMKKPS DIY, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) DIY, Tenaga Ahli Geospasial, hingga tim konsultan reformasi kalurahan.
Fokus utama forum ini adalah menyamakan persepsi agar data yang dihimpun dapat dipetakan secara sistematis, sehingga memberikan gambaran utuh mengenai sumber daya dan peluang ekonomi lokal yang dimiliki setiap kalurahan.
Koordinator Provinsi TAPM DIY, Murtodo, S.H., M.Pd., menekankan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah mengubah data mentah menjadi aksi nyata di lapangan. Menurutnya, pemetaan potensi tidak boleh berhenti pada proses inventarisasi administratif semata.
"Dari data menuju aksi. Inilah tantangan berikutnya dalam pengembangan SINKal. Pemetaan potensi tidak boleh berhenti pada proses inventarisasi. Data perlu terus diperbarui, dikelola, dan diterjemahkan menjadi informasi yang memiliki manfaat nyata bagi kalurahan," ujar Murtodo dalam keterangannya.
Kehadiran Tenaga Ahli Geospasial dalam pengembangan SINKal dinilai menjadi langkah krusial. Dengan pendekatan spasial, data potensi tidak lagi hanya berbentuk angka atau deskripsi tekstual, melainkan dapat divisualisasikan berdasarkan karakteristik wilayah.
Hal ini diharapkan mempermudah pemerintah kalurahan dalam menentukan prioritas pembangunan, mengarahkan program pemberdayaan masyarakat, serta memperkuat kemandirian ekonomi lokal.
Lebih lanjut, forum tersebut menyepakati bahwa keberhasilan SINKal ke depan akan sangat bergantung pada kualitas data yang berkelanjutan dan kemampuan para pihak dalam memanfaatkan informasi tersebut sebagai basis pengambilan keputusan.
SINKal diproyeksikan menjadi jembatan penting antara potensi lokal dengan perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan tepat sasaran.
Penulis : Murtodo, SH., M.Pd. / Koordinator Provinsi TPP – Lokasi : (Kota Yogyakarta)












