• Top News
  • Kabar Desa
  • Peta Situs
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Jurnalisme
  • Redaksi
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
  • Register
LINGKAR.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
LINGKAR.news
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
No Result
View All Result
LINGKAR.news

Beranda | Berita Jateng Hari Ini

Investigasi Perum Punsae, Kementerian PKP Temukan Sejumlah Pelanggaran

by Ulfa Puspa
02-Mei-2025 10:42
in Berita Jateng Hari Ini
Tim Direktorat Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melakukan pemeriksaan dan investigasi di Perumahan Subsidi Punsae, di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. (Hesty Imaniar/Lingkar.news)

Tim Direktorat Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melakukan pemeriksaan dan investigasi di Perumahan Subsidi Punsae, di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. (Hesty Imaniar/Lingkar.news)

383
VIEWS
WhatsappFacebookTwitter

KABUPATEN SEMARANG, Lingkar.news – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menginvestigasi temuan di Perumahan Subsidi Ungaran Asri Regency (Punsae), Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP, Aziz Andriansyah, menemukan banyak kejanggalan dan sejumlah pelanggaran serius, baik dari sisi teknis dan administrasi di perumahan Punsae.

“Selama kunjungan dan pemeriksaan kami tanggal 28—29 April 2025, ada banyak hasil temuan yang berhasil kami kumpulkan untuk diproses hukum. Yaitu, diantaranya pertama kondisi lokasi perumahan yang berada di dataran tinggi dengan kemiringan yang curam, serta di sisi tebing,” kata Aziz, Kamis, 1 Mei 2025.

Semarang Jadi Titik Perdana AHY Run 2026 untuk Sport Tourism

Semarang Jadi Titik Perdana AHY Run 2026 untuk Sport Tourism

18 Oktober 2026
Penyandang disabilitas tuli bersiap mengikuti eksibisi tartil Al-Qur’an pada ajang MTQ Nasional 2026 di Jateng. (Komdigi Jateng/Lingkar.news)

Perdana di MTQ Nasional! Disabilitas Tuli Ikut Lomba Tartil Al-Qur’an Isyarat

15 September 2026

Temuan lainnya yaitu tingkat kemiringan jalan masih cukup curam, kemudian potensi longsor yang terlihat pada beberapa unit rumah dekat tebing titik longsor.

“Lalu, temuan lainnya yaitu terdapat keluhan dari 63 warga penghuni perumahan subsidi ini, yang telah membeli dengan membayar lunas atau tunai kepada pengembang dari tahun 2017 hingga tahun 2018, namun pelaksanaan pembangunan tidak dilakukan sesuai
dengan perjanjian dan kegiatan transaksi pembayaran atau pelunasan rumah tidak dilaporkan kepada Bank Penyalur yaitu Bank BTN,” bebernya.

Parah! Sertifikat Rumah Subsidi Punsae Semarang Digadaikan Pengembang

Lantaran hal itu, kata Aziz, banyak warga tidak memperoleh sertifikat rumah walaupun sudah membayar lunas ke pihak pengembang perumahan.

“Tidak berhenti di situ saja, temuan lain yang kami dapatkan juga banyak rumah yang telah rusak parah akibat tanah longsor yang terjadi sebelumnya, sehingga kondisi ini membuat sebagian rumah tersebut tidak ada penghuninya karena warga menilai sangat membahayakan nyawa warga yang tinggal disana,” paparnya.

Dia menjelaskan, kondisi lingkungan yang sangat membahayakan itu mestinya pengembang melakukan penguatan struktur demi menjamin keselamatan dan keamanan warga.

“Sedangkan dari sisi teknis, tim kami juga mengecek komponen fisik bangunan seperti pondasi, kolom, balok, dan elemen arsitektur lainnya. Dan hasil analisisnya, ini menunjukkan spesifikasi bangunan tak sesuai standar kawasan perumahan bersubsidi yang ada, yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Aziz mengatakan pihaknya sudah menyerahkan hasil temuan dan investigasi ke pihak kepolisian.

“Semua temuan ini sudah kami serahkan kepada pihak kepolisian, dan harapan serta tugas kami tentu memastikan seluruh hasil temuan kami dari Kementerian PKP ini harus ditindak tegas dengan hukum yang berlaku di negara kita ini, karena khusus soal tidak diserahkannya sertifikat warga ini, adalah salah satu tindak pidana,” tegas Aziz.

Sementara itu PPK Pembangunan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Perkotaan Jawa Tengah II, M Ridwan, dari sejumlah temuan di Punsae ia menilai pengembang tidak hanya lalai secara teknis, tetapi juga mengabaikan seluruh keluhan dari warga.

“Keluhan dari konsumen atau warga yang tinggal disana ini sudah berkali-kali sudah disampaikan, tapi tidak digubris. Maka dari itu, pihak pengembang sangat wajib sekali bertanggunjawab terhadap hal ini,” ucapnya.

Ridwan menambahkan, pihak pengembang semestinya bertanggungjawab secara administrasi dan hukum.

“Investigasi dari Kementerian PKP ini bukan sekadar pengawasan, tapi juga sebagai dasar hukum bagi kepolisian untuk memproses pelanggaran yang terjadi di Perumahan Punsae ini, karena warga sudah sangat cukup bersabar, dan sekarang ini waktunya masalah ini di usut secara tuntas,” katanya.

Salah satu warga Perumahan Subsidi Punsae yang sudah melunasi pembayaran, Lutfiah, mengaku hingga kini belum menerima sertifikat rumah yang menjadi haknya.

“Kami beli di harga Rp 172 juta, rumah subsidi tapi ada kelebihan tanah. Dan kami melakukan pembayaran lunas bertahap dimana proses pelunasannya sampai delapan kali sejak tahun 2017 sampai 2020 sudah lunas rumah yang saya beli,” terangnya.

Lutfiah mengatakan mestinya setelah pelunasan pembayaran dan rumah selesai dibangun pihaknya mendapatkan sertifikat dalam kurun waktu tujuh bulan namun hingga kini belum ia terima.

“Baru di tahun 2020 rumah saya dibangun, dan saya bersama suami melunasi rumah yang saya beli itu. Setelah lunas, dan rumah jadi, mestinya diperjanjian dalam kurun waktu 7 bulan, sertifikat rumah sudah saya terima, namun dari tahun 2020 sampai sekarang 2025, sertifikat rumah saya ini belum juga ada ditangan saya,” tukasnya. (Lingkar Network | Hesty Imaniar – Lingkar.news)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: JATENGMenteri PKPperumahanSemarang
Previous Post

Prabowo Dukung UU Perampasan Aset Koruptor Disahkan

Next Post

Menkeu Buka Blokir Anggaran Rp86,6 Triliun dari 99 Kementerian/Lembaga

Kategori Terkait

Ilustrasi-Sejumlah kendaraan menembus hujan yang lebat. Info cuaca Jateng dua hari ke depan bisa cek di sini.
Berita Jateng Hari Ini

Info Cuaca Jateng Terkini: 27-29 Potensi Hujan Lebat!

by Anita Nawang
27 Oktober 2026

SEMARANG, Lingkar.news – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan penting terkait info cuaca Jateng, menyusul prediksi puncak hujan...

Read moreDetails
Sejumlah kepala daerah, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto, hadir dalam pembukaan Porprov Jateng 2026, belum lama ini. (Lingkar.news Network)

Porprov Jateng 2026 Ajang Seleksi Menuju PON 2028, Ini Kata Ketua DPRD Sumanto

27 Oktober 2026
Foto bersama atlet biliar dalam final Porprov Jateng 2026 di Kota Semarang, Selasa (27/10/20260. Ferdinand Lalihatu, atlet biliar asal Purworejo sukses menyabet emas. (Lingkar.news Network)

Ferdinand Lalihatu Rebut Emas Biliar Poprov Jateng 2026 untuk Purworejo

27 Oktober 2026
KTB dan Sun Star Motor Kudus menggelar Fuso Mosaic Campaign 2026 di Pati sebagai wujud komitmen mendukung perkembangan bisnis dan operasional pelaku usaha.

Fuso Mosaic Campaign 2026 di Pati Perkuat Kemitraan Bisnis dengan Pelanggan

27 Oktober 2026
Ketua DPRD Jateng Sumanto mendorong pembangunan embung dan infrastruktur air di lereng Gunung Lawu untuk mengantisipasi bahaya karhutla.

Sumanto Dorong Pembangunan Infrastruktur Pemadaman Antisipasi Kebakaran Gunung Lawu

27 Oktober 2026
Load More

Berita Pilihan

Ilustrasi-Sejumlah kendaraan menembus hujan yang lebat. Info cuaca Jateng dua hari ke depan bisa cek di sini.
Berita Jateng Hari Ini

Info Cuaca Jateng Terkini: 27-29 Potensi Hujan Lebat!

by Anita Nawang
27 Oktober 2026

SEMARANG, Lingkar.news – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan penting terkait info cuaca Jateng, menyusul...

Koordinator GERMAP, Cahaya Basuki alias Yayak Gundul. (Lingkar.news Network)

GERMAP Bakal Maraton ke 4 Instansi, Kawal Transparansi Anggaran Publik di Pati

26 Oktober 2026
Wakil Ketua KPK Johanis Tanak mengusulkan RUU Perampasan Aset mengatur perampasan harta pejabat yang tidak dilaporkan atau tidak sesuai LHKPN.

KPK Usul Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN Bisa Dirampas Negara

26 Oktober 2026
Menkeu Suahasil Nazara menegaskan gaji ASN, TNI, dan Polri tetap ditransfer langsung ke rekening masing-masing, bukan melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menkeu Tegaskan Gaji ASN Tetap Ditransfer Langsung ke Rekening, Bukan Lewat KDMP

23 Oktober 2026
TNI melalui Kapuspen Brigjen Muhammad Nas menyatakan akan berkoordinasi dengan KPK terkait dugaan dua prajurit aktif terlibat korupsi dana BNPB.

2 Prajurit Aktif Diduga Terlibat Korupsi Dana BNPB, TNI Koordinasi dengan KPK

22 Oktober 2026

Trending Hari Ini

  • Penyampaian Materi dan Diskusi PBJ di Desa

    Pemkab Gunungkidul Perkuat Kapasitas Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa di Kalurahan Ngeposari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi Inspiratif Nenek 77 Tahun di Kupang, Sisihkan Uang BLT Dana Desa untuk Perbaiki Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Nonton Video Viral Lewat Yandex Browser Jepang atau Yandex Ru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MK Minta Pemerintah dan DPR Segera Revisi Aturan Hak Keuangan Pejabat Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Instagram Youtube TikTok
LINGKAR.news

Lingkar News adalah web resmi dari Lingkar Media Group Network Meliputi Lingkar TV Lingkar Jateng, Lingkar Jatim, Lingkar Jogja dan Lingkar Jabar

Media Network Kami :

  • Berita Jateng Hari Ini
  • Berita Jabar Hari Ini
  • Berita Jatim Hari Ini
  • Berita Jogja Hari Ini
  • Papua
  • Berita Banten Hari Ini
  • Tentang Kami
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Developer

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya