BLORA, Lingkar.news – Sebanyak 137 siswa SMAN 1 Tunjungan, Kabupaten Blora, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada Senin (7/9/2026).
Para siswa mulai mengalami gangguan pencernaan, seperti mual dan diare, sejak Senin sore hingga Selasa (8/9/2026) pagi.
Dugaan sementara mengarah pada menu ayam bersantan yang dikonsumsi para siswa setelah jam istirahat. Salah satu siswa, Adelia, mengaku mengalami sakit perut dan mual setelah pulang sekolah.
“Kemungkinan dari sayur santan ayam. Sampai tadi siang sudah sekitar empat kali keluar masuk kamar mandi,” ujar Adelia saat menunggu pemeriksaan medis.
Penanganan terhadap para siswa langsung dilakukan dengan pemeriksaan massal di sekolah. Sejumlah siswa yang membutuhkan perawatan lanjutan juga dirujuk ke klinik terdekat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, penanganan kasus ini dikawal langsung oleh Wakil Bupati Blora yang juga Ketua Satgas MBG Blora, Kepala Dinas Kesehatan Blora, jajaran TNI/Polri, pihak sekolah, serta didampingi oleh para orang tua murid.
Kepala Dinas Kesehatan Blora Edy Widayat mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap siswa yang mengalami gejala.
“Saat ini masih pendataan siswa untuk dilakukan pemeriksaan. Ada juga yang sudah dilarikan ke Klinik terdekat. Penyebab dugaan keracunan masih didalami dari menu kemarin,” jelas Edy.
Sebagai langkah antisipasi, pembagian menu MBG untuk Selasa (8/9/2026) dihentikan sementara. Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyuplai makanan tersebut juga dihentikan sementara hingga proses penyelidikan selesai.
Jurnalis: Subekan
Editor: Basuki












