Cirebon, Lingkar.news – Balai Yasa Mekanik Cirebon Prujakan menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api di seluruh Pulau Jawa. Fasilitas utama milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang berlokasi di Jalan Kesambi Nomor 2, Kota Cirebon, Jawa Barat ini, fokus menangani perawatan berkala hingga pengujian fungsi Mesin Perawatan Jalan Rel (KPJR) guna memastikan stabilitas jalur tetap terjaga.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menekankan bahwa peran fasilitas ini sangat krusial dalam mendukung operasional kereta api yang aman bagi masyarakat.
“Perjalanan kereta api yang aman memerlukan kondisi rel yang stabil dan sesuai standar teknis. Mesin perawatan jalan rel membantu menjaga kondisi tersebut. Karena itu, setiap mesin perlu dipastikan andal sebelum kembali digunakan di lintas,” kata Anne, Jumat (17/07/2026),
Anne menjelaskan bahwa setiap mesin perawatan memiliki spesialisasi fungsi, mulai dari mengoreksi geometri rel hingga mengatur kepadatan batu balas. Hal ini menjadi kunci utama agar jalur kereta api tetap layak dilalui.
“Setiap mesin mempunyai fungsi yang berbeda. Ada mesin yang mengoreksi posisi rel, memadatkan batu balas, menata material di sekitar bantalan, dan membantu pekerjaan pada wesel. Seluruh fungsi tersebut saling mendukung agar jalur tetap aman dilewati kereta api,” ujar Anne.
Sebagai kesimpulan, keandalan operasional kereta api sangat bergantung pada prosedur perawatan mesin yang ketat, didukung oleh kompetensi teknis para pekerja yang tersertifikasi.
“Keandalan mesin sangat bergantung pada ketelitian dan kompetensi pekerja. Setiap tahapan harus dilakukan sesuai prosedur, mulai dari pemeriksaan awal, perbaikan komponen, pemasangan, hingga pengujian sebelum mesin dinyatakan siap digunakan,” kata Anne.
Dalam menutup penjelasannya, Anne menegaskan bahwa seluruh aspek di Balai Yasa Mekanik Cirebon Prujakan merupakan upaya preventif untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api.
“Keselamatan perjalanan dibangun dari banyak pekerjaan yang berlangsung di belakang layar. Kesiapan rel di lapangan, keandalan mesin perawatan, kompetensi pekerja, serta disiplin dalam setiap proses menjadi bagian yang saling terhubung untuk menjaga perjalanan kereta api di seluruh Jawa,” tutup Anne.
Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis












