Bekasi, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengapresiasi program revitalisasi sekolah guna menciptakan lingkungan belajar lebih berkualitas di tengah kondisi keterbatasan kemampuan fiskal daerah.
“Terima kasih Pak Presiden atas bantuan revitalisasi sekolah yang semakin menunjang terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi para siswa,” kata Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat menghadiri open house SDN Bojongsari 04 hasil revitalisasi, Sabtu (17/10/2026).
Ia meminta agar fasilitas yang telah dibangun melalui program revitalisasi dapat dijaga dan dirawat bersama sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Asep mengaku pembangunan sarana pendidikan merupakan bagian penting menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung proses pembelajaran. Oleh karenanya, hasil pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh warga sekolah.
Asep menyebut 35 sekolah dasar negeri mendapatkan bantuan revitalisasi pemerintah dengan alokasi Rp20,82 miliar sepanjang 2025. Tahun ini, 21 sekolah menerima bantuan serupa dengan sembilan sekolah di antaranya berstatus telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pagu Rp9,5 miliar.
Sementara untuk jenjang SMP, terdapat 18 sekolah penerima bantuan revitalisasi dengan pagu anggaran Rp16,24 miliar sepanjang 2025 dan tahun ini 20 sekolah mendapatkan bantuan revitalisasi dengan alokasi Rp18,27 miliar.
“Saya selaku Plt. Bupati bersama masyarakat Kabupaten Bekasi dan jajaran pendidikan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia yang telah memperhatikan pendidikan di Kabupaten Bekasi,” katanya.
Asep berharap revitalisasi yang dilakukan tidak berhenti pada pembangunan fisik tetapi turut memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan semangat siswa dalam menuntut ilmu.
Menurutnya, sekolah merupakan ruang penting bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang sehingga lingkungan sekolah yang baik perlu didukung dengan kedisiplinan, kepedulian serta komitmen seluruh warga sekolah.
Dukungan Dinas Pendidikan dan Pihak Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Imam Faturochman mengatakan ketersediaan sarana dan prasarana secara memadai semakin mendorong terciptanya budaya sekolah yang aman dan nyaman, tinggal butuh komitmen seluruh warga sekolah untuk menjaga serta merawatnya.
“Seluruh warga sekolah supaya merawat fasilitas hasil revitalisasi ini agar dapat digunakan secara optimal dalam mendukung proses pembelajaran. Mohon bangunan ini dijaga dengan baik para guru maupun siswa,” ucap dia.
Plt. Kepala SDN Bojongsari 04 Amih Suarsih mengapresiasi kehadiran Plt. Bupati Bekasi dalam kegiatan open house sebab kunjungan itu menjadi kesempatan bagi pihak sekolah untuk berdialog dan menyampaikan berbagai kebutuhan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, baik dari sisi sarana maupun prasarana.
“Mengenai open house ini, ada tiga ruang kelas baru yang dibangun pemerintah pusat. Dengan kehadiran Pak Bupati, kami jadi bisa menyampaikan aspirasi menyangkut sejumlah kebutuhan pendukung seperti lapangan dan panggung seni. Harapannya, apa yang sudah kami sampaikan tadi, semoga bisa direalisasikan tahun depan,” kata dia.
Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis













