Bandung, Lingkar.news – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyiagakan sekitar 1.500 personel gabungan untuk mengamankan penyelenggaraan turnamen Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, yang dibuka pada Sabtu (25/07/2026).
Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Teddy Suhendyawan Syarif menyatakan bahwa ribuan personel tersebut berasal dari berbagai instansi terkait untuk memastikan stabilitas keamanan selama turnamen berlangsung.
“Ada sekitar 1.500 personel dari berbagai unsur. Kami juga didukung oleh TNI, pemerintah daerah, Brimob, serta beberapa polres, yakni Polres Cimahi dan Polrestabes Bandung,” ujar Teddy di Bandung, Jumat (24/7/2026).
Guna mengoptimalkan pengamanan, pihak kepolisian telah melakukan simulasi melalui tactical wall game (TWG). Langkah ini diambil agar seluruh personel memiliki pemahaman yang mendalam mengenai tugas, tanggung jawab, dan posisi masing-masing di lapangan.
“Ini memang wajib kita lakukan supaya para pelaksana di lapangan paham terkait bagaimana mereka harus bertindak dan bagaimana posisi masing-masing,” ungkapnya.
Strategi pengamanan dibagi dalam beberapa sektor; Polrestabes Bandung bertanggung jawab atas keamanan lokasi pertandingan, sementara Polres Cimahi berfokus pada pengamanan penginapan, tempat latihan, hingga rute kedatangan peserta. Selain itu, Polda Jabar menerapkan sistem pemeriksaan tiga lapis bagi penonton, mulai dari gerbang stadion hingga zona satu.
Terkait kehadiran Presiden, Teddy menjelaskan bahwa prosedur tetap pengamanan VVIP tetap dijalankan meski belum ada kepastian mengenai kehadiran kepala negara. Pihaknya juga menekankan pentingnya sinergi antara panitia, aparat, dan suporter untuk menjaga ketertiban.
“Yang jelas kami belum mengetahui apakah beliau datang atau tidak. Ada utusan dari pusat untuk memastikan penyelenggaraan pertandingan ini berjalan dengan baik,” tegasnya.
Polda Jabar berharap melalui koordinasi yang matang dan kepatuhan penonton terhadap aturan, seluruh rangkaian turnamen Piala Presiden 2026 dapat berlangsung kondusif, aman, dan nyaman bagi seluruh pihak.
Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis












