SEMARANG, Lingkar.news – Wali Kota (Walkot) Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menurunkan tim investigasi untuk menelusuri kebenaran isu penjualan harimau di Semarang Zoo yang saat ini ramai beredar di media sosial.
Agustina menyampaikan bahwa dirinya telah meminta Asisten II dan Inspektorat untuk melakukan pengecekan lapangan.
“Kita lagi melakukan investigasi, kemarin saya sudah minta asisten II dan Inspektorat untuk melihat dari dekat, itu dijual atau ditukar dengan hewan lain,” ujarnya, Kamis, 18 Desember 2025.
Agustina menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berkomitmen mengedepankan keterbukaan dalam menyikapi isu yang berkembang di masyarakat.
Ia juga mengimbau warga juga agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya.
Menurut, informasi yang beredar masih belum pasti dan beragam versinya. Ia membuka kemungkinan bahwa pengurangan jumlah harimau terjadi karena adanya kerja sama berupa pertukaran satwa dengan lembaga konservasi lain.
“Isunya kan masih simpang siur. Bisa saja ada kerja sama dengan pihak lain diganti dengan binatang lain. Saya sudah minta tim untuk turun,” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang Hernowo Budi Luhur mengatakan pihaknya masih melakukan proses investigasi.
Ia juga sedang menelaah dokumen resmi yang disampaikan oleh pengelola Semarang Zoo.
“Ya, ini kita sedang proses penelusuran. Kita sedang melihat dari dokumen yang saya baca itu ada pertukaran satwa, dari yang kita miliki dengan kebun binatang yang lain,” katanya.
Hernowo menjelaskan bahwa berdasarkan dokumen yang dipelajarinya, terdapat mekanisme pertukaran satwa antara Semarang Zoo dengan kebun binatang lain.
Pertukaran tersebut, lanjutnya, telah mengantongi izin dari Balai Konservasi, dan nilai satwa yang ditukar dinilai setara.
Ia mencontohkan, terdapat harimau yang dipertukarkan dengan satwa lain seperti kapibara. Saat ini, jumlah harimau yang tersisa di Semarang Zoo tercatat sebanyak empat ekor.
“Semarang Zoo diketahui sudah melakukan pertukaran satwa dengan Ragunan, Jember Mini Zoo dan Rahmat Zoo & Park Sumatra,” katanya.
Selain itu, Hernowo menyebutkan bahwa Semarang Zoo tercatat telah melakukan pertukaran satwa dengan sejumlah lembaga, di antaranya Taman Margasatwa Ragunan, Jember Mini Zoo, serta Rahmat Zoo & Park Sumatra.
Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Rosyid












