• Top News
  • Kabar Desa
  • Peta Situs
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Jurnalisme
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
  • Register
LINGKAR.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
LINGKAR.news
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
No Result
View All Result
LINGKAR.news

Beranda | Berita Jabar Hari Ini

Tembus 385 km perjam, Ini Fakta Kereta Cepat Jakarta Bandung

by Redaksi
25-Jun-2023 08:43
in Berita Jabar Hari Ini, Bisnis, News
Rangkaian kereta cepat tiba di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Rangkaian kereta cepat tiba di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

486
VIEWS
WhatsappFacebookTwitter

Bandung, LINGKAR.NEWS– Pembangunan infrastruktur transportasi yang menghubungkan daerah Jakarta hingga ke Bandung terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu, mulai dari zaman Hindia Belanda hingga era Indonesia.

Pada era Hindia Belanda, Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels membangun Jalan Raya Pos yang menghubungkan Jakarta ke Bandung dengan melewati Puncak (Bogor).

Kemudian pada era Presiden Soeharto, Jakarta ke Bandung bisa ditempuh lebih cepat dengan Jalan tol dari Jakarta, Cikampek, hingga ke Pasteur (Bandung). Pada zaman itu, infrastruktur jalan tol tersebut menjadi yang terpanjang di Indonesia.

Kasus Pelecehan di Unpas, Komisi X DPR Minta Tidak Ada Tebang Pilih

Kasus Pelecehan di Unpas, Komisi X DPR Minta Tidak Ada Tebang Pilih

15 Oktober 2026
Polresta Karawang melibatkan Tim Labfor Polda Jabar untuk menyelidiki penyebab kebakaran Kantor BPN Karawang.

Selidiki Kebakaran Kantor BPN Karawang, Polresta Libatkan Tim Labfor Polda Jabar

15 Oktober 2026

Lantas kini setelah beribu-ribu kilometer jalan tol terbangun di Indonesia pada era Presiden Joko Widodo, infrastruktur yang menghubungkan Jakarta ke Bandung pun tetap berkembang, yakni dengan dibangunnya Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Dibangun Kurang Lebih 5 Tahun

Proyek yang merupakan kerja sama antar-dua negara, yakni Indonesia dan Tiongkok melalui PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), itu pun kini hampir rampung setelah menempuh proses pembangunan selama kurang lebih 5 tahun.

Dengan begitu, Indonesia pun kini sudah selangkah lebih maju dibandingkan negara-negara lainnya di Asia Tenggara. Karana jika sudah diresmikan nantinya, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang punya kereta cepat di kawasan Asia Tenggara.

Sejak Mei 2023, proyek KCJB tengah menempuh proses pengetesan atau commisioning test. Rangkaian kereta cepat atau yang disebut electric multiple unit/comprehensive inspection train (EMU/CIT) itu pun sudah mondar-mandir Jakarta-Bandung setiap harinya.

Selama pengetesan itu pun, kecepatan EMU/CIT terus meningkat mulai dari 80 kilometer per jam, dan pada pertengahan Juni 2023 ini, sudah mencapai kecepatan di atas 350 kilometer per jam.

Konten-konten terkait proses tes kereta cepat itu pun kini tampak sudah hadir di media sosial. Hal itu tak lain merupakan bentuk antusiasme dari masyarakat yang sudah tak sabar menunggu peresmian dan pengoperasian kereta cepat tersebut.

Kecepatan Hingga 385 Km/Jam, Jakarta-Bandung hanya 30 menit

Rencananya pada tahap pertama, kereta cepat itu hanya akan dioperasikan dalam relasi Stasiun Halim (Jakarta Timur) hingga Stasiun Padalarang (Kabupaten Bandung Barat), walaupun infrastruktur itu telah dibangun hingga ke Stasiun Tegalluar (Kabupaten Bandung).

Pada pengetesan yang digelar pada Kamis (22/6), agenda itu dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta sejumlah pejabat lainnya termasuk pejabat PT KCIC dan pejabat PT Kereta Api Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Luhut menuturkan rangkaian kereta cepat yang dicobanya itu telah menempuh kecepatan maksimum yakni 385 kilometer per jam sehingga waktu perjalanan yang ditempuh pun lebih singkat dengan hanya memakan waktu sekitar 30 menit.

Meski melesat dengan kecepatan tinggi, Luhut menyebut perjalanan yang dialaminya itu terasa nyaman tanpa adanya gangguan. PT KCIC pun menyatakan kenyamanan dalam kecepatan tinggi itu merupakan hasil dari proses fine adjustment guna menghindari adanya gelombang pada rel kereta cepat.

Senada dengan Luhut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun berkata bahwa perjalanan Jakarta ke Bandung hanya memerlukan waktu singkat dengan menumpangi kereta cepat itu. Apalagi suasana di dalam kereta itu sangat tenang.

“Rasanya itu seperti baru masuk ke toilet, keluar-keluar sudah sampai di Padalarang,” kata Ridwan Kamil usai mengikuti tes kereta cepat.

Dengan tempo yang singkat, otomatis jarak antara Jakarta dan Bandung seperti sudah semakin dekat. Apalagi infrastruktur itu pun dilengkapi dengan sarana transportasi penunjang, yakni LRT dan Kereta Api Commuter Line Bandung Raya.

Harga Tiket Kabarnya Semurah Tiket Kereta Reguler

Sejauh ini, PT KCIC belum merilis secara resmi harga tiket kereta cepat itu untuk dibeli masyarakat. Namun dari kabar yang beredar, harga tiket itu tidak akan jauh seperti harga tiket Kereta Api Argo Parahyangan relasi Stasiun Gambir-Bandung.

Rencananya kereta cepat itu akan diresmikan pada 18 Agustus 2023. Di samping itu, Presiden Joko Widodo pun dikabarkan bakal mencoba kereta cepat itu dalam waktu dekat, atau sebelum 28 Juli 2023.

Setelah diresmikan, rencananya kereta cepat itu akan digratiskan untuk masyarakat selama sekitar 90 hari. Namun masyarakat pun perlu berlomba-lomba untuk mendapatkan tiket itu, atau istilahnya ticket war.

Dengan begitu, Ridwan Kamil mengatakan masyarakat dari berbagai kalangan bisa menjajal kenyamanan, kecanggihan, serta pengalaman menumpangi kereta cepat tersebut.

“Orang desa, anak kecil, yang mau piknik, asal bisa (menangi) ticket war untuk mencoba KCJB, selama 90 hari atas arahan Bapak Presiden, semua bisa merasakan,” kata dia.

Selain itu, Luhut juga berharap masyarakat yang tinggal di sekitar proyek KCJB untuk bisa sama-sama merasakan perjalanan kereta cepat itu yang merupakan hasil karya para pekerja Indonesia dan pekerja dari Tiongkok.

“Dengan harapan rakyat juga merasakan bagaimana kereta cepat ini, dan dari Jakarta itu coba LRT, dan coba kereta cepat, sampai di Padalarang,” kata Luhut.

Sebuah Awal untuk Mengoneksikan Pulau Jawa dengan kereta cepat

Walaupun belum 100 persen, Pemerintah tampaknya sudah memiliki visi untuk memperluas cakupan moda transportasi itu. Namun dengan syarat pembangunan KCJB itu menjadi transfer teknologi agar Indonesia ke depannya bisa secara mandiri membangun kereta cepat itu.

Saat ini sekitar 400 hingga 600 orang asal Indonesia tengah mengikuti pelatihan di Tiongkok untuk mampu memelihara dan mengoperasikan kereta cepat itu.

Selain itu, Luhut juga menargetkan ke depannya ada hilirisasi berbagai sektor yang bisa menunjang pengembangan kereta cepat dengan tangan pekerja Indonesia.

Adapun Ridwan Kamil mengatakan kereta cepat itu rencananya bakal diperpanjang hingga ke Surabaya. Rutenya yakni Jakarta-Bandung-Kertajati-Yogyakarta-Solo-Surabaya.

Sejauh ini Kereta Cepat Jakarta-Bandung diproyeksikan beroperasi sebanyak 68 kali perjalanan setiap harinya, dengan kapasitas 600 penumpang dalam setiap perjalanan.

Di sisi lain, kereta cepat yang ada di Indonesia itu termasuk salah satu kereta tercepat di dunia, bahkan mengalahkan TGV (kereta cepat Prancis). Ridwan kamil menyebut hal itu karena teknologi yang dikembangkan oleh Tiongkok untuk proyek itu pun cukup mutakhir.

Jadi, kereta cepat yang akan segera hadir di Indonesia itu menjadi sebuah lompatan dan kebanggaan. Walaupun dalam prosesnya banyak pro dan kontra, hasil akhir yang menentukan.

“Sebuah pembelajaran perlu pengorbanan. Jadi saya meyakini kereta api cepat tahap dua akan jauh lebih murah, jauh lebih cepat, dan dinamis,” kata mantan Wali Kota Bandung itu. (ARA – LINGKAR.NEWS)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: BandungBandung Hari IniBerita Jabar Hari iniJabar Hari IniKereta Cepat
Previous Post

Piala Dunia U-17 bakal Digelar Di Indonesia, Gibran:Solo Siap!

Next Post

Gubernur jatim ajak warga manfaatkan Libur Idul Adha untuk berwisata

Kategori Terkait

Polda Jateng menetapkan lima tersangka dalam kasus penygoplosan LPG 3 kg di Pati dan penimbunan 10.206 liter solar bersubsidi di Cilacap.
Berita Jateng Hari Ini

Polda Jateng Bongkar Pengoplosan LPG 3 Kg di Pati dan Penimbunan 10.206 Liter Solar di Cilacap

by Basuki Rahardjo
17 Oktober 2026

Polda Jateng menetapkan lima tersangka dalam kasus penygoplosan LPG 3 kg di Pati dan penimbunan 10.206 liter solar bersubsidi di...

Read moreDetails
KPK membuka kemungkinan menjemput paksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid setelah dua kali tidak hadir dalam pemeriksaan sebagai saksi.

KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid Usai 2 Kali Mangkir Pemeriksaan

17 Oktober 2026
Dugaan Korupsi Klaten, Bupati Terima Rp245 Juta dari Tambang Galian C

Dugaan Korupsi Klaten, Bupati Terima Rp245 Juta dari Tambang Galian C

17 Oktober 2026
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (kiri) berjalan menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Bupati Klaten Resmi Ditahan KPK, Langsung Diborgol!

16 Oktober 2026
KPK mengungkap dugaan aliran dana siap pakai BNPB senilai Rp148 miliar ke perusahaan terafiliasi adik eks Kepala BNPB Suharyanto.

KPK Ungkap Dana Siap Pakai Rp148 Miliar Mengalir ke Perusahaan Afiliasi Adik Eks Kepala BNPB

16 Oktober 2026
Load More

Berita Pilihan

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi yang diusut KPK.
Nasional

Prabowo Copot Suharyanto, Lantik Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB

by Basuki Rahardjo
15 Oktober 2026

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi...

KPK menahan lima tersangka dugaan korupsi Dana Siap Pakai kebencanaan, salah satunya Bima Setyawan, adik Kepala BNPB Suharyanto.

KPK Tahan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai Bencana, Termasuk Adik Kepala BNPB Suharyanto

14 Oktober 2026
Gedung BNPB

OTT ke-22 KPK Sasar BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oktober 2026
BGN menutup permanen dua SPPG di Kota Semarang dan Kabupaten Batang, layanan 4.965 penerima manfaat MBG dialihkan ke SPPG terdekat.

BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jateng, Layanan MBG 4.965 Penerima Dialihkan

13 Oktober 2026
Tampak IPAL SPPG Kendal yang bermasalah. Ditemukan kala Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari melakukan sidak, Senin (12/10/2026). (Elza Nur / Lingkar.news)

Ditemukan IPAL SPPG Bermasalah di Kendal, Begini Kondisinya

12 Oktober 2026

Trending Hari Ini

  • SMPN 2 Sulang melantik 30 Agen Kece dan menggelar deklarasi antiperundungan untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.

    Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman, SMPN 2 Sulang Lantik 30 Agen Kece dan Deklarasi Antiperundungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Nonton Video Viral Lewat Yandex Browser Jepang atau Yandex Ru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Bantul Bentuk Tim Gabungan Cegah Penimbunan Bahan Pokok Jelang Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat: Polisi Bisa Segera Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras dengan 2 Langkah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Instagram Youtube TikTok
LINGKAR.news

Lingkar News adalah web resmi dari Lingkar Media Group Network Meliputi Lingkar TV Lingkar Jateng, Lingkar Jatim, Lingkar Jogja dan Lingkar Jabar

Media Network Kami :

  • Berita Jateng Hari Ini
  • Berita Jabar Hari Ini
  • Berita Jatim Hari Ini
  • Berita Jogja Hari Ini
  • Papua
  • Berita Banten Hari Ini
  • Tentang Kami
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Developer

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya