BANTUL, LINGKAR.NEWS – Tim Tenaga Ahli (TA) Pemberdayaan Masyarakat bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMD) Kabupaten Bantul melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lentera Desa di Desa Donotirto, Kecamatan Jetis, pada Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau efektivitas serta akuntabilitas pemanfaatan dana investasi sebesar Rp236.000.000 yang dialokasikan ke dalam empat unit usaha strategis.
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, dana tersebut dikelola untuk unit usaha domba konsumsi, perbaikan kolam gurameh, budidaya kambing super, serta budidaya ikan gurameh.
Tenaga Ahli Kabupaten Bantul, Ir. Agus Dwi Praptono, menyatakan bahwa progres dari masing-masing unit usaha menunjukkan hasil yang bervariasi.
"Unit usaha domba konsumsi menjadi sektor paling potensial dan telah menunjukkan keberhasilan nyata dengan membukukan laba bersih sebesar Rp5.200.000," ujar Agus Dwi Praptono dalam keterangannya.
Sementara itu, unit usaha budi daya kambing super saat ini masih dalam tahap pengembangan dan belum memberikan kontribusi pendapatan.
Manajemen BUMDes telah mengambil langkah strategis dengan menjalin kemitraan bersama pihak ketiga guna mengoptimalkan hasil di masa depan. Namun, tim evaluasi mencatat adanya stagnasi pada unit usaha budidaya dan perbaikan kolam gurameh.
Menanggapi kondisi tersebut, tim gabungan mendorong pengurus BUMDes Lentera Desa untuk segera melakukan evaluasi teknis, terutama terkait pola pemeliharaan dan manajemen air pada unit perikanan.
Pihak Dinas PMD dan TA Kabupaten Bantul menekankan pentingnya intervensi khusus agar alokasi dana yang telah dikucurkan dapat memberikan dampak ekonomi yang optimal bagi masyarakat Desa Donotirto.
Penulis : Ir. Agus Dp / Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat – Lokasi : (Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta)












