KABUPATEN SEMARANG, LINGKAR.NEWS – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Bantul menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi 75 Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) di Taman Selocia, Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026).
Langkah strategis ini dilakukan guna memperkuat peran kader dalam mengawal konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting di tingkat kalurahan.
Kegiatan yang difasilitasi penuh oleh Dinas PMK Kabupaten Bantul ini turut dihadiri oleh unsur Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM), serta Koordinator Provinsi.
Fokus utama pertemuan ini adalah meningkatkan kompetensi teknis sekaligus membangkitkan militansi para kader dalam menjalankan tugas pengabdian sosial di masyarakat.
Sekretaris Dinas PMK Kabupaten Bantul, Supardi, S.Pd., MM., menegaskan bahwa KPM memegang peran krusial sebagai jembatan antara program pemerintah dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Menurutnya, kader bukan sekadar menjalankan fungsi administratif, melainkan garda terdepan dalam memastikan keluarga sasaran mendapatkan intervensi yang tepat.
"Kader tidak sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi penghubung antara program pemerintah dan kebutuhan nyata masyarakat. Melalui peran tersebut, kader diharapkan mampu membantu memastikan bahwa keluarga yang membutuhkan memperoleh perhatian dan dukungan sesuai dengan kondisi serta kebutuhannya," ujar Supardi.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Provinsi Tenaga Pendamping Profesional (TPP), Murtodo, SH., M.Pd., menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam keberhasilan pembangunan desa. Ia menyebut bahwa dedikasi kader di lapangan merupakan kunci utama efektivitas program pemerintah.
"Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kalurahan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga oleh kekuatan partisipasi masyarakat dan dedikasi para kader di lapangan," tegas Murtodo.
Dalam pelaksanaan tugasnya, KPM bertanggung jawab mulai dari pendataan sasaran, identifikasi kebutuhan, hingga pemantauan program.
Melalui penguatan kapasitas ini, para kader diharapkan lebih tangguh dalam menghadapi tantangan di lapangan, sehingga target penurunan stunting di Kabupaten Bantul dapat tercapai secara optimal melalui keterpaduan langkah dan komitmen yang berkelanjutan.
Penulis : Murtodo, SH., M.Pd / Koordinator Provinsi TPP – Lokasi : (Kabupaten Semarang)











