Lombok Tengah, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menggelar bursa kerja atau job fair untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Dalam kegiatan ini, sebanyak 1.282 lowongan pekerjaan dibuka bagi para pencari kerja.
Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, saat membuka kegiatan tersebut di Bencingah Agung Masmirah, Rabu (14/10/2026), menyatakan bahwa acara ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran.
“Kegiatan ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam mengurangi pengangguran dan mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung,” kata Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri.
Pameran bursa kerja yang dijadwalkan berlangsung hingga 16 Oktober 2026 ini menghadirkan 57 perusahaan dan pelaku usaha yang bergerak di 13 kategori bidang industri.
“Pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di dunia kerja yang terus berkembang,” ujarnya.
Dalam arahannya, Bupati berpesan kepada seluruh pencari kerja agar senantiasa memiliki mentalitas yang kuat dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kompetitif. Ia menegaskan bahwa aspek profesionalitas kini melampaui sekadar kepemilikan ijazah formal.
Menurutnya, dunia kerja modern tidak hanya mempertimbangkan ijazah formal, tetapi juga kompetensi profesional, etos kerja, kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, serta penguasaan teknologi.
Lalu Pathul Bahri juga memaparkan perkembangan ekonomi daerah terkait realisasi investasi yang mencapai angka signifikan. “Realisasi investasi di Kabupaten Lombok Tengah telah mencapai sekitar Rp7 triliun, melampaui target awal sebesar Rp3 triliun,” tuturnya.
Ia berharap, kegiatan serupa di masa mendatang dapat direncanakan lebih matang agar skala partisipasi perusahaan dapat ditingkatkan, sehingga peluang kerja bagi masyarakat semakin terbuka luas.
“Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, kegiatan ini juga menjadi sarana penyampaian informasi berbagai program ketenagakerjaan dan peningkatan kompetensi,” tambahnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Tengah, Abdul Qodir, menambahkan bahwa job fair ini berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan antara kebutuhan tenaga kerja di sektor swasta dengan masyarakat pencari kerja.
Berdasarkan data penyelenggara, sektor pariwisata dan perhotelan mendominasi partisipasi perusahaan dengan jumlah 24 entri atau mencapai 42,1 persen dari total perusahaan yang terlibat. Sektor keuangan, perdagangan, dan alih daya menyumbang masing-masing 10,5 persen.
Selanjutnya, sektor perdagangan dan otomotif berkontribusi sebesar 8,8 persen, diikuti oleh sektor jasa dan layanan telekomunikasi.
“Komposisi tersebut menunjukkan beragam peluang pekerjaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat, baik lulusan baru maupun tenaga kerja berpengalaman,” kata Abdul Qodir.
Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis











