MALAKA, LINGKAR.NEWS – Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, menggelar prosesi penyambutan meriah bagi Sr. Ma. Selviana Ade Bria, SASMP, yang baru saja mengikrarkan Kaul Kekal dalam Kongregasi SASMP, Jumat (11/9/2026). Kegiatan yang dipimpin oleh RD. Jonatas Nahak dan RD. Marianus Tubani Nainaif ini berlangsung khidmat di Aula Pastoran Paroki sebelum diarak menuju kediaman keluarga di Desa Saenama, Kecamatan Rinhat.
Prosesi penyambutan dilakukan melalui dua tahapan, yakni tata cara gerejawi oleh pihak paroki dan dilanjutkan dengan prosesi adat oleh keluarga besar Uma Naisore dan Umalanain. Sr. Selviana Ade Bria merupakan putri pertama asal Desa Saenama yang memutuskan hidup selibat dan mengabdikan diri sebagai biarawati Katolik, sehingga kepulangannya disambut dengan penuh keharuan oleh pihak keluarga dan umat setempat.
Dalam sambutannya, Pastor Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar, RD. Yonas Nahak, menyampaikan apresiasi dan profisiat atas pencapaian Sr. Selvy. “Kami mengucapkan selamat datang dan profisiat atas kaul kekal Sr. Selvy. Kami mendoakan agar beliau senantiasa diberikan keteguhan dalam menjalani panggilan sebagai biarawati Katolik,” ujar RD. Yonas Nahak.
Sr. Selvy, SASMP, mengaku terharu atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak paroki maupun keluarga besarnya. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sempat meminta agar penyambutan tidak dilakukan secara berlebihan, namun keluarga telah mempersiapkan acara tersebut jauh-jauh hari. “Saya sangat terharu dan tidak menyangka akan disambut begitu meriah. Saya tidak tahu harus berkata apa, karena sebelumnya saya sudah berkoordinasi dengan keluarga untuk tidak membesarkan acara ini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sr. Selvy juga berbagi kisah mengenai perjalanan panggilannya yang penuh tantangan, mulai dari masa aspiran hingga novisiat. Ia menceritakan momen-momen sulit saat harus membatasi komunikasi dengan keluarga, termasuk saat kehilangan anggota keluarga dan mengetahui adik kandungnya juga memilih jalan hidup membiara. Ia menegaskan bahwa berkat motivasi dari seorang pastor, ia mampu bertahan dengan memegang teguh motto hidupnya yang terambil dari Kitab Filipi 4:13, yakni “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”
Penulis : Marianus Manuni / Pendamping Desa – Lokasi : (Desa Saenama, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka)












