GUNUNG KIDUL, LINGKAR.NEWS – Pemerintah Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul, menggelar Musyawarah Kalurahan (Muskal) Laporan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Kalurahan akhir masa jabatan periode 2018–2026 pada Jumat (17/7/2026). Forum yang dipimpin oleh Ketua Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal) tersebut menjadi momentum evaluasi komprehensif atas capaian kinerja Lurah Kampung, Suparna, S.E., selama delapan tahun memimpin.
Kegiatan yang berlangsung tertib dan partisipatif ini dihadiri oleh 62 peserta, termasuk Panewu Ngawen Agus Sumaryono, unsur Pendamping Desa, Babinkamtibmas, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam forum tersebut, Lurah memaparkan realisasi program kerja tahunan yang mencakup pembangunan infrastruktur fisik hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat sebagai wujud akuntabilitas publik.
Suparna, S.E., menegaskan bahwa penyampaian laporan ini merupakan bentuk komitmen Pemkal Kampung dalam menjaga transparansi kepada masyarakat. "Laporan pertanggungjawaban di akhir masa jabatan ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan wujud keterbukaan dan rasa tanggung jawab Pemkal Kampung kepada seluruh warga. Keterlibatan aktif masyarakat serta tingginya partisipasi perempuan dalam Muskal ini menjadi bukti bahwa iklim demokrasi dan semangat gotong royong di Kalurahan Kampung berjalan dengan sangat baik," ujar Suparna.
Tingginya antusiasme warga terlihat dari daftar hadir yang mencatat keterwakilan perempuan sebanyak 21 orang. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam Muskal ini dinilai menjadi indikator keberhasilan komunikasi antara pemerintah kalurahan dengan warga selama masa jabatan 2018–2026. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan mengedepankan prinsip musyawarah untuk mufakat dalam meninjau capaian pembangunan yang telah direalisasikan selama delapan tahun terakhir.
Penulis : Eko Widodo (Pendamping Desa) – Lokasi : (Desa Kampung, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul)












