SLEMAN, LINGKAR.NEWS – Progres pendaftaran akun Learning Management System (LMS) eHDW di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatatkan capaian positif dengan total 510 akun terdaftar hingga 27 Oktober 2026.
Meski demikian, proses aktivasi akun masih perlu dipercepat mengingat sebanyak 125 akun atau 24,51 persen di antaranya masih berstatus nonaktif, sementara 385 akun lainnya telah aktif.
Data rekapitulasi menunjukkan pendaftaran tersebut melibatkan unsur Tenaga Pendamping Keluarga (TPK), Kader Pembangunan Manusia (KPM), Kader Posyandu, serta perangkat desa di empat kabupaten.
Kabupaten Gunungkidul mencatatkan jumlah pendaftaran tertinggi dengan 277 akun, disusul Kulon Progo 122 akun, Sleman 65 akun, dan Bantul 46 akun. Dari sisi persentase aktivasi, Gunungkidul memimpin dengan capaian 85,20 persen, diikuti Kulon Progo 68,85 persen, Bantul 58,70 persen, dan Sleman 58,46 persen.
Koordinator Provinsi Tenaga Pendamping Profesional (TPP) DIY, Murtodo, S.H., M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada jumlah pendaftaran, tetapi pada pemanfaatan sistem secara berkelanjutan.
"Optimalisasi LMS eHDW diharapkan tidak berhenti pada tahap pendaftaran akun, tetapi berlanjut pada pemanfaatan materi pembelajaran untuk meningkatkan kapasitas kader dan mendukung pelaksanaan konvergensi pencegahan stunting di tingkat kalurahan," ujar Murtodo.
Berdasarkan unsur sasaran, KPM menjadi kelompok dengan jumlah pendaftaran terbanyak yakni 155 akun, disusul admin atau perangkat desa 131 akun, TPK 119 akun, dan Kader Posyandu 105 akun.
Adanya akun nonaktif pada setiap unsur tersebut menjadi catatan evaluasi bagi masing-masing kabupaten untuk segera melakukan verifikasi data dan identifikasi kendala teknis.
Murtodo menambahkan, percepatan aktivasi harus segera dilakukan melalui penguatan peran admin kalurahan dan pendampingan intensif bagi pengguna.
Langkah ini krusial agar seluruh pengguna dapat mengakses materi pembelajaran digital guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan serta percepatan penurunan stunting di wilayah DIY secara optimal.
Penulis : Murtodo, SH., M.Pd / Koordinator Provinsi TPP – Lokasi : (Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman)












