• Top News
  • Kabar Desa
  • Peta Situs
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Jurnalisme
  • Redaksi
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
  • Register
LINGKAR.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
LINGKAR.news
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
No Result
View All Result
LINGKAR.news

Beranda | Berita Jatim Hari Ini

Sumenep KLB Campak, Kemenkes: Bisa Dicegah dengan Imunisasi

by Ulfa Puspa
26-Agu-2025 14:57
in Berita Jatim Hari Ini
Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim meninjau pelaksanaan imunisasi campak TK Rumah Kita, Sumenep, Senin, 25 Agustus 2025. (Antara/Lingkar.news)

Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim meninjau pelaksanaan imunisasi campak TK Rumah Kita, Sumenep, Senin, 25 Agustus 2025. (Antara/Lingkar.news)

191
VIEWS
WhatsappFacebookTwitter

SUMENEP, Lingkar.news – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 46 kejadian luar biasa (KLB) campak pada 42 kabupaten/kota di 14 provinsi, salah satunya di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Direktur Imunisasi Kemenkes Prima Yosephine menyampaikan hingga 24 Agustus 2025 terdapat total 2.139 kasus suspek atau dugaan campak di Sumenerp. Dari dua ribuan kasus suspek itu terdapat 205 kasus positif dengan angka kematian mencapai 17 kematian.

Prima menjelaskan campak merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang sangat menular dan ditandai dengan ruam kulit di seluruh tubuh dan gejala seperti flu yang disebabkan oleh virus rubella.

Ada Bukti Video! Pemkot Malang Desak Polisi Usut Kebakaran TPA Supit Urang

Ada Bukti Video! Pemkot Malang Desak Polisi Usut Kebakaran TPA Supit Urang

25 Oktober 2026
Total 259 Kopdes di Gresik Rampung Dibangun, Kesiapan Operasional Tunggu Verifikasi

Total 259 Kopdes di Gresik Rampung Dibangun, Kesiapan Operasional Tunggu Verifikasi

25 Oktober 2026

“Penyakit ini sangat menular, bahkan penularannya itu lebih cepat kalau dibandingkan dengan Covid-19, jadi sangat-sangat menular,” ucap Prima dalam konferensi pers mengenai penanganan KLB Campak yang dipantau dari Sumenep pada Selasa, 26 Agustus 2025.

Walaupun merupakan penyakit menular, Prima menjelaskan bahwa campak dapat dicegah melalui imunisasi.

Oleh karena itu pihaknya mengimbau orang tua ataupun para pengasuh tidak boleh menunda waktu bagi anaknya untuk mendapatkan imunisasi campak di fasilitas kesehatan terdekat.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya orang tua dan para pengasuh, untuk segera membawa anak ke fasilitas posyandu, puskesmas, atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat lainnya yang memberikan layanan imunisasi,” tuturnya.

Kemenkes telah memasukkan imunisasi campak dalam Program Imunisasi Nasional. Dalam program itu terdapat tiga kali waktu imunisasi yang meliputi usia anak 9 bulan, 18 bulan, dan pada saat berada di kelas 1 sekolah dasar.

Prima menjelaskan bahwa pemberian imunisasi campak pada anak dilakukan minimal sebanyak dua kali yakni di usia anak mencapai 9 bulan dan 18 bulan.

Imunisasi tersebut harus dilakukan guna mencegah penyebaran kasus campak pada anak, mengingat saat ini sejumlah provinsi telah mengalami KLB campak.

“Memang perlu diberikan imunisasi agar secara aktif nak itu membentuk sendiri antibodi terhadap campak,” ucapnya.

Pada Senin, 25 Agustus 2025 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur menggelar imunisasi masal untuk menangani KLB campak.

“Pelaksanaan imunisasi masal ini melibatkan tenaga medis dari 26 puskesmas di Kabupaten Sumenep dan langkah ini sebagai upaya untuk menangani penyebaran kasus campak,” kata Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim saat meninjau pelaksanaan imunisasi di TK Rumah Kita, Sumenep.

Wabup menjelaskan, imunisasi masal campak kali ini menyasar anak usia 1 hingga 4 tahun dengan jumlah total sasaran sebanyak 78.569 anak se-Kabupaten Sumenep.

“Kami juga mengajak para orang tua untuk tidak khawatir dengan imunisasi ini, karena imunisasi terbukti sangat efektif mencegah campak,” ucapnya.

Para orang tua diminta untuk tidak menunda imunisasi demi kebaikan dan melindungi anak dari penyakit campak.

“Prinsip lebih baik mencegah dari pada mengobati harus kita gunakan, demi kebaikan dan masa depan yang lebih baik,” katanya.

Imunisasi masal campak di Sumenep ini akan berlangsung selama 21 hari, yakni mulai 25 Agustus hingga 14 September 2025.

Jurnalis: Rara
Editor: Ulfa Puspa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: jatimKEMENKESKementerian KesehatanKesehatanPemkab SumenepSumenep
Previous Post

Penyakit ISPA di Tangerang Tembus 300 Kasus Setiap Bulan

Next Post

DPR Sahkan Kementerian Haji dan Umrah, Siapa Menterinya?

Kategori Terkait

Kabar Gembira! Jatim Park Rilis Pusat Layanan Wisata Terpadu di Kota Batu Malang
Berita Jatim Hari Ini

Kabar Gembira! Jatim Park Rilis Pusat Layanan Wisata Terpadu di Kota Batu Malang

by Saiful Muhlis
27 Oktober 2026

Malang, Lingkar.news - Jawa Timur Park Group menghadirkan Tourism Service Center (TSC) sebagai pusat layanan wisata terpadu yang menyediakan informasi...

Read moreDetails
PEPARPEDA Jatim 2026

Lepas 187 Atlet ke POPDA dan PEPARPEDA Jatim 2026, Gresik Bidik Prestasi Lebih Tinggi

27 Oktober 2026
Pemkab Gresik

Pemkab Gresik Targetkan 442.390 KK Terdata dalam Perlinsos Digital

26 Oktober 2026
Bupati Gresik

Lantik Pengurus Baru, Bupati Gresik Minta ASLINMAS Bantu Warga yang Kesulitan

26 Oktober 2026
Ada Bukti Video! Pemkot Malang Desak Polisi Usut Kebakaran TPA Supit Urang

Ada Bukti Video! Pemkot Malang Desak Polisi Usut Kebakaran TPA Supit Urang

25 Oktober 2026
Load More

Berita Pilihan

Ilustrasi-Sejumlah kendaraan menembus hujan yang lebat. Info cuaca Jateng dua hari ke depan bisa cek di sini.
Berita Jateng Hari Ini

Info Cuaca Jateng Terkini: 27-29 Potensi Hujan Lebat!

by Anita Nawang
27 Oktober 2026

SEMARANG, Lingkar.news – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan penting terkait info cuaca Jateng, menyusul...

Koordinator GERMAP, Cahaya Basuki alias Yayak Gundul. (Lingkar.news Network)

GERMAP Bakal Maraton ke 4 Instansi, Kawal Transparansi Anggaran Publik di Pati

26 Oktober 2026
Wakil Ketua KPK Johanis Tanak mengusulkan RUU Perampasan Aset mengatur perampasan harta pejabat yang tidak dilaporkan atau tidak sesuai LHKPN.

KPK Usul Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN Bisa Dirampas Negara

26 Oktober 2026
Menkeu Suahasil Nazara menegaskan gaji ASN, TNI, dan Polri tetap ditransfer langsung ke rekening masing-masing, bukan melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menkeu Tegaskan Gaji ASN Tetap Ditransfer Langsung ke Rekening, Bukan Lewat KDMP

23 Oktober 2026
TNI melalui Kapuspen Brigjen Muhammad Nas menyatakan akan berkoordinasi dengan KPK terkait dugaan dua prajurit aktif terlibat korupsi dana BNPB.

2 Prajurit Aktif Diduga Terlibat Korupsi Dana BNPB, TNI Koordinasi dengan KPK

22 Oktober 2026

Trending Hari Ini

  • Pembahasan materi dan diskusi tentang tata kelola keuangan BUMDes..

    Perkuat Tata Kelola Keuangan, Kapanewon Nglipar Fasilitasi Pengelola BUMKal Gunakan Aplikasi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi Inspiratif Nenek 77 Tahun di Kupang, Sisihkan Uang BLT Dana Desa untuk Perbaiki Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dijuluki ‘Kuba-nya Indonesia’, Cerutu Jember Tembus Pasar Ekspor 45 Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Nonton Video Viral Lewat Yandex Browser Jepang atau Yandex Ru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Instagram Youtube TikTok
LINGKAR.news

Lingkar News adalah web resmi dari Lingkar Media Group Network Meliputi Lingkar TV Lingkar Jateng, Lingkar Jatim, Lingkar Jogja dan Lingkar Jabar

Media Network Kami :

  • Berita Jateng Hari Ini
  • Berita Jabar Hari Ini
  • Berita Jatim Hari Ini
  • Berita Jogja Hari Ini
  • Papua
  • Berita Banten Hari Ini
  • Tentang Kami
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Developer

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya