• Top News
  • Kabar Desa
  • Peta Situs
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Jurnalisme
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
  • Register
LINGKAR.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
LINGKAR.news
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
No Result
View All Result
LINGKAR.news

Beranda | Berita Jatim Hari Ini

Rantai Distribusi Pupuk Dipangkas, Situbondo Masih Tunggu Regulasi

by Ulfa Puspa
14-Jan-2025 15:41
in Berita Jatim Hari Ini
ILUSTRASI: Pekerja mengangkut karung pupuk urea di gudang lini 3 Jatibarang pupuk Kujang, Indramayu, Jawa Barat. (Antara/Lingkar.news)

ILUSTRASI: Pekerja mengangkut karung pupuk urea di gudang lini 3 Jatibarang pupuk Kujang, Indramayu, Jawa Barat. (Antara/Lingkar.news)

97
VIEWS
WhatsappFacebookTwitter

SITUBONDO, Lingkar.news – Kementerian Pertanian memangkas rantai pendistribusian pupuk subsidi langsung ke masing-masing gabungan kelompok tani (Gapoktan) dari sebelumnya melalui distributor dan kios pupuk.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, Dadang Aries Bintoro, mengemukakan bahwa sampai saat ini pemerintah daerah masih menunggu regulasi pendistribusian pupuk subsidi pada tahun ini.

“Sampai sekarang kami masih menunggu regulasinya, perintah Bapak Presiden dipangkas rantai distribusi pupuk, yakni dari Pupuk Indonesia (PI) langsung ke Gapoktan di masing-masing desa, tidak melalui distributor dan kios,” ujarnya, Selasa, 14 Januari 2025.

Sambut Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 443 Ribu Ton Pupuk Subsidi, Ini Rinciannya

Sambut Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 443 Ribu Ton Pupuk Subsidi, Ini Rinciannya

13 Oktober 2026
Pupuk Subsidi di Cianjur Aman hingga Maret 2027, Tebus Hanya Pakai KTP

Pupuk Subsidi di Cianjur Aman hingga Maret 2027, Tebus Hanya Pakai KTP

13 Oktober 2026

Selain itu, kata Dadang, peran masing-masing gabungan kelompok tani yang ada di tiap desa itu juga masih menunggu petunjuk teknis (juknis).

Ada 147 Regulasi, Pemerintah akan Pangkas Rantai Distribusi Pupuk Subsidi

Dadang belum bisa memastikan apakah gabungan kelompok tani itu akan dijadikan badan usaha semacam koperasi atau skema lainnya. Dia menyebut Menteri Koperasi juga bisa menjadikan Gapoktan menjadi koperasi.

“Informasinya Menteri Koperasi akan mengubah gabungan kelompok tani menjadi koperasi, sehingga bisa mendistribusikan pupuk subsidi pemerintah langsung disalurkan ke petani,” terangnya.

Pada awal 2025, menurutnya, pendistribusian pupuk subsidi masih menggunakan mekanisme lama, yakni melalui distributor dan kios, lalu didistribusikan ke petani.

“Januari tahun ini masih menggunakan pola pendistribusian seperti tahun sebelumnya, mungkin kami perkirakan antara Februari dan Maret. Intinya kami masih menunggu regulasi,” terangnya.

Informasi yang dihimpun, pada tahap pertama tahun 2025, Pemkab Situbondo menerima pupuk urea subsidi sebanyak 29.960 ton atau sekitar 85 persen dari usulan 35.000 ton pada tahun 2025.

Sedangkan pupuk NPK subsidi yang sudah diterima dari pemerintah pusat (Kementerian Pertanian) pada awal tahun ini sebanyak 23.000 ton atau 58 persen dari jumlah yang diusulkan pada tahun ini 40.000 ton.

Usulan pupuk subsidi jenis urea maupun NPK tersebut disesuaikan dengan tingkat serapan pupuk subsidi pada tahun 2024.

Wamentan Sudaryono Inginkan Pendistribusian Pupuk Secara Simpel

Pada tahun 2024, Situbondo mendapatkan alokasi pupuk urea subsidi sebanyak 30.487 ton dari pengusulan 34.000 ton, sedangkan untuk pupuk jenis NPK mengusulkan 41.000 ton, namun hanya mendapatkan alokasi 25.000 ton.

Tahun lalu, pupuk subsidi jenis urea 30.487 ton terserap 96 persen, sedangkan pupuk subsidi NPK 25.000 ton terserap 24.022 ton atau hampir 100 persen.

Pengusulan alokasi pupuk subsidi, baik jenis urea maupun NPK pada tahun 2025 sesuai dengan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) yang berjumlah 35.000 ton urea dan 40.000 ton NPK.

Sementara jumlah petani yang diusulkan melalui e-RDKK tahun ini bertambah menjadi sekitar 77.000 petani, sedangkan tahun sebelumnya 73.000 orang petani. (Lingkar Network | Anta – Lingkar.news)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: jatimKementanpupukpupuk subsidiSitubondo
Previous Post

Sikap Luthfi-Yasin Respons Andika-Hendi Cabut Gugatan Pilgub Jateng

Next Post

Pasar Hewan Imogiri Ditutup 2 Pekan Imbas Wabah PMK di Bantul

Kategori Terkait

ORADO Gresik menggelar ORADO Goes to Campus 2026 di UISI untuk mendorong pembentukan UKM Domino dan menjaring bibit atlet dari kalangan mahasiswa.
Kabupaten Gresik

ORADO Sasar Mahasiswa UISI Gresik, Dorong Pembentukan UKM Domino dan Penjaringan Atlet

by Basuki Rahardjo
17 Oktober 2026

ORADO Gresik menggelar ORADO Goes to Campus 2026 di UISI untuk mendorong pembentukan UKM Domino dan menjaring bibit atlet dari...

Read moreDetails
Karhutla Gunung Bromo menewaskan empat relawan, dua korban luka bakar serius dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

4 Relawan Meninggal dalam Karhutla Bromo, 2 Korban Luka Bakar Dirawat di RSUD Dr Soetomo

16 Oktober 2026
Bupati Jember Gus Fawait menerjemahkan arah kebijakan Presiden Prabowo melalui program Home Care hingga beasiswa bagi 20.000 mahasiswa.

Gus Fawait Terjemahkan Arah Kebijakan Prabowo ke Program Daerah, dari Home Care hingga Beasiswa

16 Oktober 2026
Bupati Jember Muhammad Fawait menetapkan ASN WFH pada 16 dan 19 Oktober 2026 untuk membantu mengurai antrean BBM di sejumlah SPBU Jember.

Bantu Urai Antrean BBM di SPBU, Pemkab Jember Terapkan Kebijakan WFH untuk ASN

16 Oktober 2026
Jember dijuluki Kuba-nya Indonesia di podcsat Total Politik, dengan produk cerutu yang menembus pasar ekspor 45 negara.

Dijuluki ‘Kuba-nya Indonesia’, Cerutu Jember Tembus Pasar Ekspor 45 Negara

16 Oktober 2026
Load More

Berita Pilihan

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi yang diusut KPK.
Nasional

Prabowo Copot Suharyanto, Lantik Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB

by Basuki Rahardjo
15 Oktober 2026

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi...

KPK menahan lima tersangka dugaan korupsi Dana Siap Pakai kebencanaan, salah satunya Bima Setyawan, adik Kepala BNPB Suharyanto.

KPK Tahan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai Bencana, Termasuk Adik Kepala BNPB Suharyanto

14 Oktober 2026
Gedung BNPB

OTT ke-22 KPK Sasar BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oktober 2026
BGN menutup permanen dua SPPG di Kota Semarang dan Kabupaten Batang, layanan 4.965 penerima manfaat MBG dialihkan ke SPPG terdekat.

BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jateng, Layanan MBG 4.965 Penerima Dialihkan

13 Oktober 2026
Tampak IPAL SPPG Kendal yang bermasalah. Ditemukan kala Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari melakukan sidak, Senin (12/10/2026). (Elza Nur / Lingkar.news)

Ditemukan IPAL SPPG Bermasalah di Kendal, Begini Kondisinya

12 Oktober 2026

Trending Hari Ini

  • Memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Blora menggelar aksi donor darah untuk kemanusiaan.

    Peringati HUT ke-25 Partai, DPC Demokrat Blora Gelar Aksi Donor Darah untuk Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Nonton Video Viral Lewat Yandex Browser Jepang atau Yandex Ru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat: Polisi Bisa Segera Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras dengan 2 Langkah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ledakan di Masjid Jember saat Tarawih, Kapolda Jatim Pantau Langsung Olah TKP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Instagram Youtube TikTok
LINGKAR.news

Lingkar News adalah web resmi dari Lingkar Media Group Network Meliputi Lingkar TV Lingkar Jateng, Lingkar Jatim, Lingkar Jogja dan Lingkar Jabar

Media Network Kami :

  • Berita Jateng Hari Ini
  • Berita Jabar Hari Ini
  • Berita Jatim Hari Ini
  • Berita Jogja Hari Ini
  • Papua
  • Berita Banten Hari Ini
  • Tentang Kami
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Developer

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya