• Top News
  • Kabar Desa
  • Peta Situs
  • Pedoman Media Siber
  • Citizen Jurnalisme
  • Redaksi
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
  • Register
LINGKAR.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
LINGKAR.news
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata
No Result
View All Result
LINGKAR.news

Beranda | Berita Jatim Hari Ini | Kabupaten Gresik

PAD Tembus 38,73 Persen, Pemetaan Potensi Jadi Andalan Pemkab Gresik

by Satria
11-Okt-2026 19:35
in Kabupaten Gresik, Berita Jatim Hari Ini
Pemetaan Potensi

Kunjungan studi tiru Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, di Ruang Graita Eka Praja, Kantor Pemkab Gresik, Sabtu (10/10/2026).

108
VIEWS
WhatsappFacebookTwitter

GRESIK, Lingkar.news – Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap total pendapatan Kabupaten Gresik meningkat dari 32,91 persen pada 2021 menjadi 38,73 persen pada 2025. Untuk mengoptimalkan penerimaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mengandalkan pemetaan potensi ekonomi wilayah sebagai dasar penyusunan strategi pajak daerah.

Strategi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman dalam kunjungan studi tiru Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, di Ruang Graita Eka Praja, Kantor Pemkab Gresik, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan itu membahas pemungutan pajak daerah, retribusi daerah, dan pengelolaan barang milik daerah.

Washil menjelaskan, optimalisasi pendapatan daerah perlu dimulai dengan memahami karakteristik dan potensi ekonomi masing-masing wilayah. Menurutnya, strategi peningkatan pajak tidak dapat disamaratakan karena setiap daerah memiliki struktur ekonomi, aktivitas usaha, dan potensi penerimaan yang berbeda.

Pemkab Gresik

Pemkab Gresik Benahi Layanan Informasi Publik, Keterbukaan Anggaran Jadi Sorotan

15 Oktober 2026
Portal Perlinsos Digital

Pemkab Gresik Kenalkan Portal Perlinsos Digital untuk Pendataan Bansos

14 Oktober 2026

“Strategi optimalisasi pajak daerah harus berangkat dari pemahaman terhadap struktur ekonomi daerah. Potensi pajak selalu mengikuti karakteristik ekonomi wilayah, sehingga pendekatan yang diterapkan harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah,” terang Washil.

Ia mengatakan, perekonomian Gresik ditopang oleh kawasan industri nasional, aktivitas pelabuhan dan logistik, perdagangan dan jasa, pertumbuhan kawasan permukiman, serta sektor pertambangan dan konstruksi. Berbagai aktivitas tersebut menjadi dasar pemerintah daerah dalam mengidentifikasi sumber penerimaan pajak.

Pemkab Gresik melakukan pemetaan potensi pajak berdasarkan aktivitas ekonomi, kepadatan penduduk, konsentrasi usaha, serta infrastruktur wilayah. Hasil pemetaan digunakan untuk memperkirakan potensi penerimaan sekaligus mendukung perencanaan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Jangan langsung meniru strategi daerah lain tanpa memahami struktur ekonomi sendiri. Mulailah dengan mengenali potensi ekonomi daerah, kemudian tentukan strategi optimalisasi pajak yang paling sesuai,” tegasnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah Gresik mencapai 38,73 persen pada 2025, meningkat dibandingkan 32,91 persen pada 2021. Pada tahun yang sama, pajak daerah menjadi kontributor terbesar pembentukan PAD dengan porsi mencapai 70,89 persen.

Sejumlah sumber utama penerimaan pajak daerah meliputi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas tenaga listrik, serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Untuk meningkatkan penerimaan, Pemkab Gresik menjalankan sejumlah langkah, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penggalian potensi pajak melalui OPSIR, hingga monitoring dan evaluasi terhadap wajib pajak yang tidak taat. Pemerintah daerah juga melakukan sosialisasi dan penyuluhan untuk mendorong kepatuhan masyarakat.

Pemkab Gresik turut memberikan insentif berupa diskon hingga 80 persen untuk PBB-P2 dan BPHTB, menyelenggarakan undian berhadiah, serta menggelar kegiatan peningkatan kapasitas atau capacity building bagi pihak terkait.

Pemetaan Potensi Ekonomi Diperkuat dari Kebijakan

Penguatan kebijakan juga dilakukan melalui evaluasi Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang telah diubah melalui Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025. Selain itu, Pemkab mengevaluasi Peraturan Bupati Nomor 76 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pemungutan Pajak Daerah.

Dari sisi pelayanan, digitalisasi diterapkan untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Selama sekitar empat tahun terakhir, pelaporan dan pembayaran pajak secara daring dilakukan melalui Sistem Elektronik Pajak Daerah Lainnya (SEPADAN) dan Sistem Informasi Layanan Online Pajak Terintegrasi (SILOPINTER), disertai perluasan kanal pembayaran digital.

Washil menambahkan, pemutakhiran data menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendapatan daerah. Data yang akurat dapat membantu pemerintah memperbaiki pendataan wajib pajak, mengidentifikasi potensi penerimaan yang belum tergarap, serta menyusun perencanaan pembangunan secara lebih tepat sasaran.

Ketua DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Syahrul Munir juga menekankan pentingnya pembaruan data untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah. Menurutnya, data potensi pendapatan dan kebutuhan belanja yang akurat dapat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan keuangan.

“Ketika kita mampu mengoreksi dan memperbarui data, baik terkait potensi pendapatan maupun kebutuhan belanja, peluang untuk meningkatkan pendapatan daerah akan semakin terbuka. Pemutakhiran data juga dapat mengubah komposisi fiskal daerah,” ungkap Munir.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo Shafar menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemkab Gresik dan DPRD Gresik. Ia mengatakan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerahnya untuk mempelajari strategi pengelolaan pajak, retribusi, dan barang milik daerah yang diterapkan di Gresik.

“Kami ingin belajar dari pengalaman Kabupaten Gresik, terutama dalam pengelolaan pajak, retribusi, dan barang milik daerah. Harapannya, praktik baik yang kami peroleh dapat diadaptasi dan diterapkan di Kabupaten Nagekeo,” jelasnya.

Shafar berharap, hasil studi tiru tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Pemkab Nagekeo untuk mengembangkan kebijakan pengelolaan keuangan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerahnya.

Penulis: HMS

Editor: Redaksi

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari LINGKAR.NEWS
Tags: Berita GresikGresik Hari IniGresik Terkini
Previous Post

405 Siswa Sekolah Rakyat Gresik Dapat Dukungan Akademik dan Keagamaan

Next Post

Menpora: Penonton MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157 Ribu, Nilai Ekonomi Rp5 Triliun

Kategori Terkait

Karhutla Gunung Bromo menewaskan empat relawan, dua korban luka bakar serius dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya.
Berita Jatim Hari Ini

4 Relawan Meninggal dalam Karhutla Bromo, 2 Korban Luka Bakar Dirawat di RSUD Dr Soetomo

by Basuki Rahardjo
16 Oktober 2026

Karhutla Gunung Bromo menewaskan empat relawan, dua korban luka bakar serius dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Read moreDetails
Bupati Jember Gus Fawait menerjemahkan arah kebijakan Presiden Prabowo melalui program Home Care hingga beasiswa bagi 20.000 mahasiswa.

Gus Fawait Terjemahkan Arah Kebijakan Prabowo ke Program Daerah, dari Home Care hingga Beasiswa

16 Oktober 2026
Bupati Jember Muhammad Fawait menetapkan ASN WFH pada 16 dan 19 Oktober 2026 untuk membantu mengurai antrean BBM di sejumlah SPBU Jember.

Bantu Urai Antrean BBM di SPBU, Pemkab Jember Terapkan Kebijakan WFH untuk ASN

16 Oktober 2026
Jember dijuluki Kuba-nya Indonesia di podcsat Total Politik, dengan produk cerutu yang menembus pasar ekspor 45 negara.

Dijuluki ‘Kuba-nya Indonesia’, Cerutu Jember Tembus Pasar Ekspor 45 Negara

16 Oktober 2026
Pemkab Gresik

Pemkab Gresik Benahi Layanan Informasi Publik, Keterbukaan Anggaran Jadi Sorotan

15 Oktober 2026
Load More

Berita Pilihan

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi yang diusut KPK.
Nasional

Prabowo Copot Suharyanto, Lantik Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB

by Basuki Rahardjo
15 Oktober 2026

Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto di tengah kasus korupsi...

KPK menahan lima tersangka dugaan korupsi Dana Siap Pakai kebencanaan, salah satunya Bima Setyawan, adik Kepala BNPB Suharyanto.

KPK Tahan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai Bencana, Termasuk Adik Kepala BNPB Suharyanto

14 Oktober 2026
Gedung BNPB

OTT ke-22 KPK Sasar BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oktober 2026
BGN menutup permanen dua SPPG di Kota Semarang dan Kabupaten Batang, layanan 4.965 penerima manfaat MBG dialihkan ke SPPG terdekat.

BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jateng, Layanan MBG 4.965 Penerima Dialihkan

13 Oktober 2026
Tampak IPAL SPPG Kendal yang bermasalah. Ditemukan kala Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari melakukan sidak, Senin (12/10/2026). (Elza Nur / Lingkar.news)

Ditemukan IPAL SPPG Bermasalah di Kendal, Begini Kondisinya

12 Oktober 2026

Trending Hari Ini

  • Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    Resep Garang Asem Ayam Tanpa Santan, Makanan Tradisional Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Nonton Video Viral Lewat Yandex Browser Jepang atau Yandex Ru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polresta Bandung Selidiki 13 Kios Ambruk di Pasar Bersih Soreang, 1 Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MK Minta Pemerintah dan DPR Segera Revisi Aturan Hak Keuangan Pejabat Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satgas ODC Tangkap Narapidana Anggota KKB di Dekai Yahukimo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Instagram Youtube TikTok
LINGKAR.news

Lingkar News adalah web resmi dari Lingkar Media Group Network Meliputi Lingkar TV Lingkar Jateng, Lingkar Jatim, Lingkar Jogja dan Lingkar Jabar

Media Network Kami :

  • Berita Jateng Hari Ini
  • Berita Jabar Hari Ini
  • Berita Jatim Hari Ini
  • Berita Jogja Hari Ini
  • Papua
  • Berita Banten Hari Ini
  • Tentang Kami
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Developer

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Hukum
  • Metropolitan
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Banten
    • Yogyakarta
    • Papua
    • Maluku
    • Sulawesi Tengah
    • Nusa Tenggara Barat
  • Kabar Desa
  • Lainnya
    • Artikel
    • Bisnis
    • Budaya
    • Dunia
    • Finansial
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Pesona
    • Resep
    • Tekno
    • Wisata

© 2022 Lingkar News Mendalam dan Terpercaya